PENGARUH MAT PILATES EXERCISE TERHADAP FLEKSIBILITAS TUBUH

Bambang Trisnowiyanto

Abstract

"> Otot yang tidak lentur mengakibatkan penurunan lingkup gerak sendi, sehingga menurunkan aktivitas gerak dasar manusia sehari-hari seperti duduk ke berdiri, berjalan, membungkuk, meraih sesuatu ke depan dan mengangkat beban. Fleksibilitas punggung berfungsi saat membungkuk dan mengangkat beban. Dengan meningkatnya fleksibilitas akan memperbaiki kemampuan fungsi gerak tubuh serta mengurangi risiko cidera akibat retriksi otot. Fleksibilitas dapat ditingkatkan dengan latihan Pilates. Mengetahui pengaruh latihan mat
Pilates terhadap peningkatan fleksibilitas tubuh. Eksperimen kuasi dengan rancangan one group pre–post test with control, dengan penentuan subjek melalui kriteria inklusi dan eksklusi. 30 orang wanita berusia 30 hingga 50 tahun, yang terdiri dari 13 orang kelompok latihan mat Pilates dan 17 orang kelompok control. program mat Pilates exercise selama 50 menit setiap sesi latihan sebanyak 2 kali perminggu selama 6 minggu. Fleksibilitas badan dengan themodified schober test (MST). uji homogenitas dengan
mann-whitney p= 0,702 (p>0,05). Uji beda kelompok perlakuan dengan wilcoxon p= 0,001 (p<0,05), uji beda pada kelompok kontrol
p= 0,552 (p>0,05). Latihan mat Pilates selama 50 menit, 2 kali perminggu selama 6 minggu mampu meningkatan fleksibilitas tubuh wanita usia 20-50 tahun.

Keywords

latihan mat Pilates, fleksibilitas tubuh.

Full Text:

PDF

Article Level Metrics

Refbacks

  • There are currently no refbacks.