ANALISIS PERILAKU PENCEGAHAN PENULARAN HIV/AIDS DENGAN PENDEKATAN HEALTH BELIEF MODEL (HBM) PADA WBP DI LAPAS KELAS IIA PADANG

Sri Mindayani, Hilda Hidayat

DOI: https://doi.org/10.23917/jurnal%20kesehatan.v0i1.7578

Abstract

Data prevalensi Surveilans Terpadu Biologis dan Perilaku Kementerian Kesehatan tahun 2011 ditemukan angka prevalensi HIV dan sifilis di kalangan narapidana yaitu 3% dan 5%. Adapun tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahuianalisis perilaku pencegahan penularan HIV/AIDS dengan pendekatan Health Belief Model (HBM) pada WBP dI LAPAS Kelas IIA Padang.Jenis penelitian ini adalah analitik dengan desain cross sectional. Penelitian ini dilaksanakan dari bulan Januari – September 2018 Lapas Kelas IIA Padang. Populasi penelitian berjumlah  dengan 1375 orang dan jumlah sampel sebanyak 100 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik simple random sampling. Pengumpulan data primer dilakukan dengan teknik wawancara menggunakan kuesioner. Analisis data meliputi analisis univariat, bivariat dan multivariat.Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara persepsi hambatan dan dorongan dengan perilaku pencegahan penularan HIV/AIDS pada WBP di Lapas Kelas IIA Padang. Hasil penelitian juga menunjukkan tidak adanya hubungan antara pengetahuan, persepsi keparahan, persepsi kerentanan, dan persepsi manfaat dengan perilaku pencegahan penularan HIV/AIDS pada WBP di Lapas Kelas IIA Padang.

Keywords

Perilaku; HIV/AIDS; Health Believe Model

Full Text:

PDF

References

Azwar, S. (2013). Sikap Manusia: Teori dan Pengukurannya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Barus, D,J. (2017). Hubungan Komponen Health Belief Model (HBM) dengan Penggunaan Kondom pada Pekerja Seks Komersil (PSK) di Wilayah Kerja Puskesmas Bandar Baru Tahun 2015. Jurnal Mutiara Kesehatan Volume 1 No. 2 Juni 2017

Enggrawati, I.H. (2015). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Pencegahan Penularan HIV/AIDS pada Waria Pekerja Seks Di Kabupaten Kudus Tahun 2015. Skripsi. Semarang: Universitas Negeri Semarang

Erniwaty. (2017). Hubungan Pengetahuan dan Sikap terhadap Perilaku Pencegahan HIV/AIDS pada Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan (LAPAS) 2A Pontianak Tahun 2016. Diakses dari www.jurnal.untan.ac.id pada tanggal 31 Juli 2018

Ghaffari M, Gharlipour Z, Rakhshanderou S. (2016). Related Factors of the Preventing Behaviors of HIV/AIDS among Young People: Apllying the Extended Health Believe Model (EHBM). Int J Pediatr. Vol. 4 N.8, Serial No. 32, Aug 2016

Gielen AC, Faden RR, O’Campo P, Kass K, Anderson J. (2016). Women’s protective sexual behaviors: a test of the Health Belief Model. AIDS Educ Prev 1994;6:1–11.

Handayani, Dwi.(2014).Perilaku Warga Binaan Pemasyarakatan dalam Pencegahan HIV/AIDS di Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas IIA Kota Bandar Lampung. Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro, Semarang. Skripsi. Diakses dari www.eprints.undip.ac.id pada tanggal 14 Agustus 2018

Kemenkes RI. 2017. Laporan Perkembangan HIV-AIDS dan Penyakit Infeksi Menular Seksual (PMS) Triwulan I Tahun 2017. Diakses dari: http://www.siha.depkes.go.id pada tanggal 1 Agustus 2018

----------------. (2011). Surveilans Terpadu Biologis Perilaku 2011. Jakarta

Kemenkumham. (2012). Pedoman Layanan Komprehensif HIV-AIDS & IMS di Lapas, Rutan, dan Bapas

Kristianti, S. dkk. (2012). Perilaku Penggunaan Kondom Pada Pelanggan WPS di Semampir Kediri. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia Vol. 7 / No. 1 / Januari 2012. Diakses dari: https://ejournal.undip.ac.id/index.php/jpki/article/viewFile/18776/13119pada tanggal 1 Desember 2019

Nurachmah, E. dan Mustikasari. 2009. Faktor pencegahan HIV/AIDS Akibat perilaku berisiko tertular pada siswa SLTP. Fakultas Ilmu Keperawatan, Universitas Indonesia, Depok, Indonesia. Makara, kesehatan, Volume 13, Nomor 2, Desember 2009: 63-68

Nuzzillah, N.A dan Sukendra, D.M. (2017). AnalisisPengetahuan dan SikapNarapidanaKasusterhadapPerilakuBerisikoPenularan HIV/AIDS. Jurnal of Health Education. JHE 2 (1) (2017)

Purba, E.K.A., dkk. (2011). Pengaruh Karakteristik Penghuni Lapas terhadap Tindakan Berisiko HIV/AIDS di Lapas Kelas IIB Lubuk Pakam. Diakses dari: http://www.download.portalgaruda.org pada tanggal 10 Mei 2018

Reseource Centre for Adolescent Pregnancy Prevention. (2005). Theories and Approaches: Health Believe Model. Diakses dari www.etr.org//recapp/theories/hbm/ pada tanggal 16 Agustus 2018

Resource Centre fo Adolescent Pregnancy Prevention. (2007). Diakses dari www.etr.org/recapp/theories/hbm/index.htm pada tanggal 16 Agustus 2018

S. Agha, A. Karlyn, and D. Meekers. (2001). The promotion of condom use in non-regular sexual partnerships in urban Mozambique. Health Policy and Planning, vol. 16(2),1pp. 44- 151.

Situmeang, Berliana, dkk. (2017). Hubungan Pengetahuan HIV/AIDS dengan Stigma terhadap Orang dengan HIV/AIDS di Kalangan Remaja 15-19 Tahun di Indonesia (Analisis Data SDKI Tahun 2012). Artikel Penelitian. Jurnal Epidemiologi Kesehatan Indonesia. Volume 1, Nomor 2 Juli 2017

Tarkang, E,E dan Zotor, F,B. (2015). Application of the Health Belief Model (HBM) in HIV Prevention: A Litetature Review. Central African Journal of Public Health 2015; 1 (1): 1-8

UNAIDS. 2017. UNAIDS Data 2017. Diakses dari: http://www.unaids.org pada tanggal Agustus 2018

Wulandari, dkk. (2016). Health Belief Model: Health Preventive Behavior of Sexually Transmitted Infection in Female Sex Workers in Surakarta. Journal of Health Promotion and Behavior (2016), 1 (2): 70-78

Article Metrics

Abstract view(s): 1793 time(s)
PDF: 900 time(s)

Refbacks

  • There are currently no refbacks.