Kajian Linguistik dan Sastra, Vol 26, No 1 (2014)

STUDI TENTANG PERKEMBANGAN BAHASA INDONESIA DI TIONGKOK DAN DAMPAK KESARJANAAN TIONGKOK BAGI PENGAJARAN BAHASA INDONESIA

Sudaryanto Sudaryanto

Abstract


Perkembangan bahasa Indonesia di Republik Rakyat Tiongkok (RRT)
dari tahun ke tahun semakin signifikan. Pada tahun 1970-an, tercatat baru tiga
universitas yang memiliki Jurusan Bahasa Indonesia. Tiga puluh tahun kemudian,
tercatat enam universitas yang membuka Jurusan Bahasa Indonesia, sehingga total
kini terdapat sembilan universitas di Tiongkok yang menaungi Jurusan Bahasa
Indonesia seperti dikemukakan oleh Xiaoqiang (2014). Kesembilan universitas
itu tersebar di berbagai wilayah kota dan provinsi, seperti Kota Beijing, Kota
Tianjin, Kota Shanghai, Provinsi Guangdong, Provinsi Guangxi, dan Provinsi
Yunnan. Perkembangan yang signifikan itu tentunya tidak terlepas dari dampak
besar para sarjana Tiongkok dalam pengembangan pengajaran bahasa Indonesia.
Mereka, antara lain, melakukan usaha penerbitan berupa (1) penerjemahan, (2)
perkamusan, dan (3) penulisan buku, dan menghadiri seminar internasional, baik
di dalam negeri maupun di luar negeri.

Kata kunci: bahasa Indonesia, Tiongkok, dampak kesarjanaan