Hubungan Antara Pertambahan Berat Badan Ibu Hamil dengan Berat Badan Lahir Bayi di Kabupaten Semarang

Anika Candrasari, Yusuf Alam Romadhon, Fiftin Desy Auliafadina, Arfa Bima Firizqina, Hasmeinda Marindratama

Abstract

Status gizi ibu hamil merupakan hal yang sangat berpengaruh besar
terhadap kesehatannya sendiri dan sebagai prediksi pregnancy outcome
untuk ibu dan status gizi bayi baru lahir. Ukuran antropometri ibu
hamil sangat mempengaruhi berat bayi yang akan dilahirkan. Bila
status gizi ibu sebelum hamil dalam kondisi baik maka ibu akan
melahirkan bayi yang sehat, cukup bulan dan berat badannya normal.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara antara
pertambahan berat badan ibu hamil dengan berat badan lahir bayi di
kabupaten Semarang. Penelitian ini merupakan penelitian
observasional analitik dengan pendekatan kohort retrospektif.
Penelitian dilakukan di beberapa Puskesmas wilayah kerja Kabupaten
Semarang pada bulan Oktober 2013. Data kemudian dianalisis dengan
uji korelasi Spearman dan uji regresi linier. Hasil uji korelasi Spearman
diperoleh nilai p 0,076 yang menunjukkan bahwa korelasi antara
pertambahan berat badan ibu hamil dan berat badan lahir bayi adalah
tidak bermakna. Hasil persamaan regresi linier pada uji ANOVA
didapatkan nilai p = 0,000. Nilai adjusted R square pada model
summary didapatkan hasil 0,111 yang berarti persamaan yang
diperoleh mampu menjelaskan berat badan lahir bayi sebesar 11,1%.
Sebesar 88,9% sisanya, dijelaskan oleh variabel lain yang tidak diteliti.
Kesimpulan penelitian ini adalah tidak terdapat hubungan antara
pertambahan berat badan ibu hamil dengan berat badan lahir bayi di
kabupaten Semarang.

Keywords

pertambahan berat badan ibu hamil; berat badan lahir bayi

Full Text:

PDF

References

Chairunita, Hardiansyah, Dwiriani, M.C. 2006. Model Penduga Berat Bayi Lahir

Berdasarkan Pengukuran Lingkar Panggul Ibu Hamil. Jurnal Gizi dan

Pangan. November. I (2).

Firdaus, T.T., Dewiastuti, M., dan Anisah. 2014. Hubungan Penambahan Berat

Badan Ibu dan Anemia dalam Kehamilan dengan Berat Badan Lahir Bayi

di Puskesmas Cimanggis. Jurnal Profesi Medika. Vol. 8, Nomor 1,

Januari- Juni 2014

Indreswari, M., Hardinsyah, & Damanik, M. R. M. (2008). Hubungan antara

Intensitas Pemeriksaan Kehamilan, Fasilitas Pelayanan Kesehatan dan

Konsumsi Tablet Besi dengan Keluhan Selama Kehamilan. Jurnal Gizi

dan Pangan Maret 2008.

Kusumawati, Y., & Mutalazimah. (2004). Hubungan Pendidikan Gizi Ibu

dengan Berat Bayi Lahir di RSUD Dr. Moewardi Surakarta. Infokes

Volume 8, No. 1

Muwakhidah dan Zulaekah, S. 2004. Hubungan Kenaikan Berat Badan Ibu

Hamil dengan Berat Bayi Lahir di RSUD dr. Moewardi Surakarta. Jurnal

Penelitian Sains & Teknologi. Vol 5, Nomor 1. 2004: 11-20.

PemKab Semarang. 2014. www.semarangkab.go.id. Diunduh tanggal 5 Juni

Senbanjo, I.O., Olayiwola, I.O., Afolabi, W.A., and Senbanjo, O.C. 2013.

Maternal and Child Under-nutrition in Rural and Urban Communities of

Lagos state, Nigeria: The Realtionship and Risk Factors. BMC Public

Health. 6: 286.

Soetjiningsih . 2012. Tumbuh Kembang Anak. Jakarta : EGC.

Supariasa, N. D. I., Bakri, B., & Fajar, I. (2002). Penilaian Status Gizi. Jakarta :

EGC.

Article Level Metrics

Refbacks

  • There are currently no refbacks.