Pengaruh Penambahan Leri dan Enceng Gondok, Klaras, Serta Kardus Terhadap Produktivitas Jamur Merang (Volvariella volvacea) pada Media Baglog

Suparti Suparti, Aninda Ayu Kartika, Devi Ernawati

DOI: https://doi.org/10.23917/bioeksperimen.v2i2.2491

Abstract

Jamur merang merupakan jamur pangan yang pertumbuhanhannya memerlukan media mengandung selulosa, hemiselulosa dan lignin. Limbah organik tersebut yaitu Leri,klaras, kardus dan enceng gondok. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruhpenambahan leri dan Limbah Organik (klaras,kardus dan  eceng gondok) terhadap produktivitas jamur merang pada media baglog. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) pola faktorial dengan 2 faktor dan 3 ulangan. Faktor 1 volume leri: (L1)50 ml dan (L2)100 ml. Faktor 2 jenis Media : (M1) Klaras, : (M2) Kardus, dan (M2) Enceng gondok.. Parameter yang diukur adalah berat basah  badan buah jamur merang.  Hasil analisis sebagai berikut:  produksi jamur merang yang ditumbuhkan dalam baglog yangditambahkan limbah organik terdiri atas klaras, kardus dan enceng gondok,  hasil yang terbaik, yaitu pada perlakuan:  M1L2(klaras 125 g dan penambahan air leri 100 ml) yaitu 67,51 g, M2L2 (media kardus  dengan penambahan air leri 100 ml) yaitu 75,00 g dan  perlakuan M3L1 (enceng gondok 125 g  +  leri 50 ml), yaitu 76,67 g. Sedangkan berat tubuh buah jamur merang paling rendah pada perlakuan M1L0 , yaitu 61,67 g, M2L0 (media kardus tanpa penambahan air leri) yaitu 56,67  g, dan M3L0 yaitu 60,67 g.

Keywords

leri; Eceng gondok; klaras; kardus; produktivitas jamur merang

Full Text:

PDF

References

Astawan, Made. 2004. Air Cucian Beras. http://scribd.com/doc/25950862/ Seminar-kimia. Diakses Sabtu, 24 Mei 2014.

Belewu. 2005. Cultivation of mushroom (Volvariella volvacea) on banana leaves. African Journal of Biotechnology Vol. 4 (12), pp. 1401-1403, December 2005.

Chazali, S. dan P. S. Pratiwi. 2010. Usaha Jamur Tiram Skala Rumah Tangga. Jakarta: Penebar Swadaya.

Chang, S.T. and P.G. Miles. 1987. Edible Mushroom and Their Cultivation. CRC Press. Boca Raton Florida

Houston,D.F. and G.O Kohler, 1982. Nutritional Propertes Of Rice. National

Academy Of Science Washington DC.

Howard RL, et. al. 2003: Lignocellulose biotechnology: issues of bioconversion and enzyme production. African Journal of Biotechnology, Volume 2, No.12, Page 602-619.

Herlina, Ninuk, dkk. 2010. Kajian Macam Media Tumbuh Terhadap Hasil Jamur Merang (Volvariella volvacea). Jurnal Ilmu Hayati, Volume 22, No.8, Halaman 51-57.Malang: Fakultas Pertanian. Universitas Brawijaya Malang.

Irawati, Metti, dkk. 1999. Campuran Kapas dan Kelaras Pisang Sebagai Media Tanam Jamur Merang. Jurnal Mikrobiologi Indonesia, Volume 4, No.1, Halaman 27-29. Bogor: Jurusan Biologi FMIPA Institut Pertanian Bogor.

Indriani, Yovita Hety. 1999. Membuat Kompos Secara Kilat. Jakarta: PT. Penebar Swadaya.

Irianto, Yuli. Dkk. 2008. Pertumbuhan, Kandungan Protein, dan Sianida Jamur Kuping (Auricularia polytricha) pada Medium Tumbuh Serbuk Gergaji dan Ampas Tapioka dengan Penambahan Pupuk Urea. Jurnal Bioteknologi, Volume 5, No. 2, Halaman 43-50. Surakarta: Jurusan Biologi FMIPA Universitas Sebelas Maret Surakarta.

Jalaludin, Samul Rizal. 2005. Pembuatan Pulp dari Jerami Padi Menggunakan Natrium Hidroksida. Jurnal Sistem Teknik Indusrti, Volume 6, No.5. Lhokseumawe: Jurusan Teknik Kimia Universitas Malikussalaeh Lhokseumawe.

Kalsum, Ummu, dkk. 2011. Efektifitas Pemberian Air Leri Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Jamur Tiram Putih (Pleurotus ostreatus). Jurnal Agroteknoogi, Volume 4, No.2, Halaman 86-92. Madura: Universitas Trunojoyo.

Mayun, Ida Ayu. 2007. Pertumbuhan Jamur Merang (Volvariella volvaceae) pada Berbagai Media Tumbuh. Jurnal Pertanian, Volume 3, No.3, Halaman 124-128. Denpasar. Fakultas Pertanian Universitas Udayana.

Nurhayati, Arin. 2008. “Efektifitas Penyiraman Ekstrak Kulit Kacang Hijau Dan Air Cucian Beras (Leri) Terhadap Pertumbuhan Sansiviera trifasciata”. (Skripsi S-1 Progdi Biologi). Surakarta: FKIP Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Puspaningrum, Indah. 2013. Produksi Jamur Tiram Putih (Pleurotus ostreatus)Pada Media Tambahan Molase Dengan Dosis Yang Berbeda. JurusanPendidikan Biologi. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Puspitarini, Margaret. 2011. Air cucian Beras Bisa Tumbuhkan Tanaman.http://kampus.okezone.com/read/2011/10/18/372/517127/air-cucian-beras-bisa-suburkan-tanaman.html. Diakses Senin, 24 Mei 2014.

Setyorini, Anggita Utomo. 2013. “Pengaruh Penambahan Limbah Ampas Tebu Dan Serabut Kelapa Terhadap Produktivitas Jamur Merang (Vovariella volvaceae)” (Skripsi S-1 Progdi Biologi). Surakarta: FKIP Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Suhardiman, P, 1980. Jamur Merang dan Mushroom.pusat PenelitianYayasan Sosial Tani Membangun,Jakarta.

Suharjo, Enjo. 2010. Bertanam Jamur Merang di Media Kardus, Limbah Kapas, dan Limbah Pertanian. Jakarta: PT AgroMedia Pustaka.

Sumiati, E, dan Diny Djuariah. 2007. Teknologi Budidaya dan Penanganan Pascapanen Jamur Merang, Volvariella volvacea. Balai Penelitian Tanaman Sayuran. Bandung.

Widiyastuti, B. 2008. Budidaya Jamur Kompos: Jamur Merang, Jamur Kancing. Jakarta: Penebar Swadaya.

Yuliani, farida. 2013. Pertumbuhan dan Produksi Jamur Merang (Volvariella volvaceae) yang Ditanam pada Media Jerami, Blotong, dan Ampas Tebu dengan Berbagai Frekwensi Penyiraman. (Skripsi S-1 Fakultas Pertanian). Kudus: UMK.

Zuyasna, Mariani Nasution, dan Dewi Fitriani. 2011. Pertumbuhan dan Hasil Jamur Merang Akibat Perbedaan Media Tanam dan Konsentrasi Pupuk Super A-1 (Agroteknologi Fakultas Pertanian). Universitas Syariah Kuala Darussalam. Aceh.

Article Metrics

Abstract view(s): 703 time(s)
PDF: 521 time(s)

Refbacks

  • There are currently no refbacks.