PENGARUH EKSTRAK KULIT BUAH RAMBUTAN (Nephelium lappaceul L.) TERHADAP NEKROSIS SEL HEPAR TIKUS (Ratus novergicus) OBESITAS

Anisah Mahmudah, Amy Tenzer, Sri Rahayu Lestari

DOI: https://doi.org/10.23917/bioeksperimen.v4i1.5931

Abstract

Obesitas saat ini disebut sebagai “sindrom baru dunia” yang memerlukan terapi untuk mengatasinya. Terapi herbal adalah terapi yang paling banyak dilakukan penderita obesitas. Kulit buah rambutan mengandung polifenol yang
mempunyai aktivitas antioksidan dan berpotensi untuk dikembangkan sebagai obat terapi obesitas. Hepar dapat terkena efek samping obat karena bertanggung jawab melakukan metabolisme obat, termasuk karena pemberian ekstrak kulit buah rambutan. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pemberian ekstrak kulit rambutan (Nephelium lappaceum L.) terhadap nekrosis sel hepar tikus (Ratus norvegicus) obesitas. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan. Dua puluh empat tikus jantan strain wistar umur 14 minggu yang mengalami obesitas dikelompokkan secara acak menjadi 4 kelompok, diberi ekstrak kulit buah rambutan melalui sonde lambung dengan dosis 15, 30, dan 60 mg/kgbb dan kelompok kontrol diberi akuades. Setelah 12 minggu, tikus didekapitasi dan dikoleksi organ heparnya untuk dibuat
preparat histologi dengan pewarnaan Hemotoksilin-Eosin (HE). Tiap sayatan diamati dalam 3 lapang pandang, diamati 100 sel hepatosit, dihitung persentase sel yang mengalami nekrosis menggunakan hand tally counter. Analisis
data menggunakan analisis varian tunggal pada taraf kepercayaan 95%, dilanjutkan dengan uji BNT dengan taraf kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak kulit buah rambutan yang berpengaruh signifian terhadap nekrosis sel hepar tikus adalah 60 mg/kgbb, yaitu meningkatkan persentase piknosis, karyoreksis, karyolisis, serta total nekrosis

Keywords

obesitas, sel hepar, nekrosis, ekstrak kulit buah rambutan, antioksidan

Full Text:

PDF

References

Arisman. 2010. Buku Ajar Ilmu Gizi: Gizi dalam Daur Kehidupan. Jakarta: EGC.

Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM). 2000. Pedoman Pelaksanaan Uji Klinik Obat Tradisional. 1st ed. Jakarta: Departemen Kesehatan.

Bowen, I. D., Lockshin, R. 1981. Cell Death in Biology and Pathology. London: Chopman and Hill.

Campos, K.E., Volpato, G.T., Calderon, I.M.P., Rudge M.V.C., dan Damasceno, D.C. 2008. Effect of Obesity on Rat Reproduction and Th Development of Thir Adult Offpring. Brazillian Journal of Medical and Biological Research (2008) 41: 122-125 ISSN 0100-879X.

Derdemezis, C. S., Kiortsis, D. N., Tsimihodimos, V., Petraki, M. P., Vezyraki, P., Elisaf, M. S.,

dan Tselepis, A. D. 2011. Effect of Plant Polyphenols on Adipokine Secretion from Human SGBS Adipocytes. Biochemistry Research International Volume 1 (2), Article ID 285618, p131-136.

Dullo, A.C., Duret, C., Rohrer, B. 2002. Effiency of Green Tea Extract Rich in Catechin Polyphenols and Caffine in Increasing 24-h Energy Expendiative and Fat Oxidations in Human. Am J Clin Nutr. 70, 1040-1045.

Gibson, G., Skett, P. 1991. Pengantar Metabolisme Obat. Jakarta: UI-Press.

Guyton, A. C., Hall, J.E. 2007. Textbook of Medical Physiology. Jakarta: EGC Penerbit Buku Kedokteran.

Ho, C.C., Lai, Y.S., Wang D.Y., Chen Y.S., Lee J.H., Tang N.I., Chung J.G. 2005. Effcts of Ellagic Acid by Oral Administration on Distribution and Metabolism of 2-Aminuflorene in Sprague-Dawley Rats. In Vivo 19: 143-156.

IPTEKnet. 2005. Rambutan. ipteknet.go.id/rambutan.html (diakses pada tanggal 9 Agustus 2012).

Lestari, S. R.,Wulandari, N., dan Riawan, W. 2009. Uji Sitotoksisitas Ekstrak Etanol Kulit Buah Rambutan (Nephelium lappaeceum) sebagai Sumber Antioksidan Alami. Laporan Penelitian. Universitas Negeri Malang.

Moreno, D., Ilic, A. N., Poulev, D., Brasaemle, L., Fried, S. K. dan Raskin, I. 2003. Inhibitory

Effcts of Grape Seed Extract on Lipases. Nutrition, 19: 876-879

Naj. 2010. Gambaran Kasus Obesitas di Indonesia. (Online), (http://gambaran-kasus-obesitas-diindonesia.html?m=1, diakses pada tanggal 25 Juli 2012)

Ning, J., Hong, T., Yang, X.,Mei, S., Liu, Z. Liu, H. dan Cao, W. 2011. Insulin and Insulin signaling Plays a Critical Role in Fat Induction of Insulin Resistance in Mouse. Am J Physiol Endocrinol Metab. 301: E391-E401.

Papoutsi, Z., E. Kassi, A. Tsiapara, N. Fokialakis, G.P. Chrousus, dan P. Moutsatsou. 2005. Evaluation of Estrogenic/Antiestrogenic Activity of Ellagic Acid via the Estrogen Receptor Subtypes ERα and ERβ. J. Agric. Food Chem. 53:7715-7720.

Sakurai, T., Nishioka, H., Fujii, H., Nakano, N., Kizaki, T., Radak, Z., Izawa, T., Haga, S., dan Ohno, H. 2008. Antioxidative Effcts of a New Lychee Fruit-Derived Polyphenol Mixture, Oligonol, Converted into a Low-Molecular Form in Adipocytes. Biosci. Biotechnol. Biochem,72 (2), 463–476.

Setiawati, A., Suyatna, F.D., Gan, S. 2007. Pengantar Farmakologi. Jakarta: Departemen Farmakologi dan Terapeutik Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia

Soegih, R., dan Wiramihardja, K.K. 2009. Obesitas: Permasalahan dan Terapi Praktis. Jakarta:Sagung Seto.

World Health Organization. 2011. Obesity and Overweight. (Online) (http://www.who.int.int/

mediacentre/factsheets/fs311/en/index.html, diakses pada tanggal 9 Agustus 2012)

Zakim, D., Boyer, T. 1990. Hepatology-A Textbook of Liver Disease. Philadelphia: W.B. Saunders.

Zuo, Y., Chen, H., Dang, Y. 2001. Simultaneous Determination of Cathecins, Caffine, and

Gallic Acids in Green, Oolong, Black, and Pu-erh Teas using HPLC with a Photodide Array

Detector. Talanta, 57: 307-316

Refbacks

  • There are currently no refbacks.