POTENSI EKSTRAK SIRSAK (Annona muricata) SEBAGAI LARVASIDA PENGENDALI POPULASI Aedes albopictus

Dyah Ayu Widyastuti, Praptining Rahayu, Lussana Rossita Dewi

DOI: https://doi.org/10.23917/bioeksperimen.v5i1.7991

Abstract

Aedes albopictus dilaporkan memiliki potensi yang besar untuk menyebarkan virus dengue penyebab DBD di Indonesia. Habitat yang beragam di area terbuka serta area distribusi yang luas menjadikan jenis ini cenderung sulit dikendalikan, padahal pengendalian jumlah populasi nyamuk vektor menjadi salah satu tindakan preventif terbaik untuk mencegah meluasnya penyebaran virus dengue. Pengendalian vektor dilakukan dengan memutus siklus hidupnya pada fase larva dengan larvasida sehingga jumlah populasi dapat terkendali, namun, penggunaan larvasida masih didominasi
oleh produk dengan bahan dasar senyawa kimia yang dapat menimbulkan resistensi pada vektor target, mencemari lingkungan, dan memiliki resiko toksik terhadap organisme non-target, seperti manusia dan hewan lainnya. Berdasarkan fakta tersebut, studi ini bertujuan untuk menganalisis potensi senyawa bioaktif pada sirsak (Annona muricata) untuk dikembangkan sebagai larvasida alami pengendali jumlah populasi Ae. Albopictus. Ekstrak A. muricata telah banyak diteliti dan terbukti memiliki kandungan senyawa bioaktif seperti acetogenin, alkaloid, dan flvonoid yang bersifat
toksik bagi serangga. Banyak penelitian telah membuktikan bahwa ekstrak senyawa bioaktif dari A. muricata efektif sebagai larvasida untuk serangga famili Culicidae, termasuk Ae. aegypti dan Culex quinquefasciatus. Lebih baiknya jika ada data kuantitatif bukti efektif. Hasil tersebut menunjukkan adanya potensi ekstrak A. muricata juga bersifat toksik bagi anggota Culicidae yang lain, yaitu Ae. albopictus.

Keywords

Acetogenin; Alkaloid; Flavonoid; Aedes albopictus; Annona muricata

References

Agustina, E. (2013). Pengaruh Media Air Terpolusi Tanah Terhadap . Jurnal Biotik, Vol. 1, No. 2, Hal. 67-136.

Carneiro, T. C., Rua, A. V., Vezaille, M., Yebakima, A., Girod, R., Goindin, D., . . . Failloux, A. B. (2016). Diffrential Susceptibilities of Aedes aegypti and Aedes albopictus from the Americas to Zika Virus. PLOS Neglected Tropical Diseases , Vol 10 (3) : hal 1-11.

Elagbar, Z. A., Naik, R. R., Shakya, A. K., & Bardaweel, S. K. (2016). Fatty Acids Analysis, Antioxidant and Biological Activity of Fixed Oil of Annona muricata L. Seeds. Journal of Chemistry, 1-7.

Farajollahi, A., & Nelder, M. P. (2009). Changes in Aedes albopictus (Diptera: Culicidae) Populations in New Jersey and Implications for Arbovirus Transmission. Journal of Medical Entomology, 46(5):1220-1224. 2009, Vol 46(5):1220-1224.

Fenisenda, A., & Rahman, A. O. (2016). Uji Resistensi Nyamuk Aedes aegypti terhadap Abate (Temephos) 1 % di Kelurahan Mayang Mangurai Kota Jambi pada Tahun 2016. JMJ (Jambi Medical Journal), Volume 4, Nomor 2 Hal: 101 –105 .

Gavamukulya, Y., Abou-Ellela, F., Wamunyokoli, F., & AEL-Shemy, H. (2014). Phitochemical screening, anti oxidant activity and in vitro anticancer potential of ethanolic and water leave extracts of Annona muricata (Graviola). Asian Pacifi Journal of Tropical Medicine, Vol 7 (Suppl 1) : S355-S363.

Higa, Y., Yen, N. T., Kawada, H., Son, T. H., Hoa, N. T., & Takagi, M. (2010). Geographic Distribution of Aedes aegypti and Ae. albopictus Collected from Used Tires in Vietnam.

Journal of the American Mosquito Control Association, 26(1):1-9. 2010., Vol 26(1):1-9.

Honório, N. A., Castro, M. G., Barros, F. S., Magalhães, M. d., & Sabroza, P. C. (2009). Th spatial distribution of Aedes aegypti and Aedes albopictus in a transition zone, Rio de Janeiro, Brazil.Cad. Saúde Pública, Rio de Janeiro, Vol 25(6):1203-1214.

Jamal, S. A., Susilawaty, A., & Azriful. (2016). Efektivitas Larvasida Ekstrak Kulit Pisang Raja (Musa paradisiaca var. Raja) Terhadap Larva Aedes sp. Instar III . Higiene, Vol 2, No 2, Hal : 67 - 73.

Komansilan, A., Suriani, N. W., & Lawalata, H. (2017). Test Toxic Tuba Root Extract as a Natural Insecticide on Larvae of Aedes aegypti Mosquito Vector of Dengue Fever. International Journal of ChemTech Research , Vol.10 No.4, pp 522-528.

Liu, Z., Zhou, T., Lai, Z., Zhang, Z., Jia, Z., Zhou, G., . . . Chen, X.-G. (2017). Competence od Aedes aegypti, Ae. albopictud and Culex quinquefasciatus Mosquitoes as Zika Virus Vectors, China. Emerging Infectious Diseases, Vol. 23, No. 7, hal 1085-1091.

Massarolli, A., Pereira, M. J., & Foerster, L. A. (2017). Annona crassiflra Mart. (Annonaceae): effect of crude extract of seeds on larvae of soybean looper Chrysodeixis includens (Lepidoptera: Noctuidae). Bragantia, Campinas, Vol. 76, n. 3, p.398-405.

Noshirma, M., & Willa, R. W. (2016 ). Larvasida Hayati yang Digunakan Dalam Upaya Pengendalian Vektor Penyakit Demam Berdarah di Indonesia. Sel , Vol. 3 No. 1 : 31-40 .

Ravaomanrivo, L. H., Razafilandrava, H. A., Raharimalala, F. N., Rasaohantaveloniaina, B., Ravelonandro, P. H., & Mavingui, P. (2014). Efficy of Seed Extract Annona squamosa and Annona muricata (Annonaceae) for Control of Aedes albopictus and Culex quinquefasciatus (Cilicidae). Asian Pasifi Journal of Tropical Biomedicine , Vol 4(10): 787-795.

Shad, A., & Andrew, J. (2017). Larvicidal efficy of ethanolic extracts of Annona squamosa (Annonaceae) over the fiarial vector, Culex quinquefasciatus Say (Culicidae) . Journal of Entomology and Zoology Studies , Vol 5(1): 373-377.

Siswarni, M., Nurhayani, & Sinaga, S. D. (2016). Ekstraksi asetogeni dari daun dan biji Sirsak (Annona muricata L.) dengan Pelarut Aseton. Jurnal Teknik Kimia USU, Vol. 5, No. 2 hal.1-4.

Sumekar, D. W., & Nurmaulina, W. (2016). Upaya Pengendalian Vektor Demam Berdarah Dengue,Aedes aegypti L. Menggunakan Bioinsektisida. Majority , Volume 5, Nomor 2, hal. 131-135.

Tellez, A. V., Montalvo-Gonzales, E., Yahia, E. M., & Obledo-Vazquez, E. N. (2018). Annona muricata: A comprehensive review on its traditional medicinal uses, phytochemicals, pharmacological activities, mechanisms of action and toxicity. Arabian Journal of Chemistry, Vol 11 hal 662-691.

Article Metrics

Abstract view(s): 39 time(s)
PDF (Bahasa Indonesia): 30 time(s)

Refbacks

  • There are currently no refbacks.