PENGARUH STATUS GIZI DAN TONSILITIS KRONIK TERHADAP PRESTASI BELAJAR PADA SISWA SEKOLAH DASAR

N Juni Triastuti, Fachroni Rahman, Muhammad Aji Akbar, Muhammad Shoim Dasuki, Retno Sintowati

DOI: https://doi.org/10.23917/biomedika.v7i1.1671

Abstract

Prestasi belajar merupakan kegiatan yang dilakukan secara sadar dan kontinyu pada seseorang hingga akan megalami perubahan tingkah laku secara keseluruhan artinya perubahan yang senantiasa bertambah baik, apabila prestasi belajar seseorang menurun kemungkinan disebabkan oleh banyak faktor, salah satunya adalah tonsilitis kronis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh status gizi dan tonsilitis kronis dapat berpengaruh terhadap prestasi belajar siswa. Penelitian ini merupakan studi kasus kontrol. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari 2015 di SD Negeri 1 Karangasem Surakarta dengan sampel anak kelas 4 sampai kelas 6 sebanyak 55 anak. Teknik sampling menggunakan purposive sampling. Data yang diperoleh dianalisis dengan uji Chi-Square dan uji regresi linear ganda. Sejumlah 55 siswa sekolah dasar mengikuti penelitian ini dimana diantaranya terdapat 26 siswa yang menderita tonsillitis kronis dan 29 siswa tanpa tonsillitis kronis. Selain itu didapatkan data bahwa 30 siswa memiliki status gizi yang baik dan 25 diantaranya memiliki status gizi yang buruk. Berdasarkan hasil analisis uji Chi –Square didapatkan bahwa nilai p value =0,001 untuk pengaruh antara status gizi terhadap prestasi belajar siswa, sementara itu didapatkan pengaruh antara tonsilitis kronis terhadap prestasi belajar dengan nilai p value sebesar 0,000. Sedangkan nilai Chi Square untuk pengaruh antara
status gizi terhadap tonsillitis didapatkan nilai p valuenya sebesar 0,000. Berdasarkan uji regresi linear ganda didapatkan nilai p<0,05 yang berarti bahwa status gizi dan tonsillitis secara bersama-sama dapat mempengaruhi prestasi belajar siswa. Terdapat pengaruh antara status gizi dan tonsilitis kronis dengan prestasi belajar pada siswa sekolah dasar.
Kata kunci: Status gizi, Tonsilitis Kronis, Prestasi Belajar

Full Text:

PDF

References

Arisman, 2007. Prosedur Penelitian (Suatu Pendekatan dan Praktis). Jakarta: Rineka Cipta.

Arisman, 2007. Gizi dalam Daur Kehidupan: Buku Ajar Ilmu Gizi. Jakarta: EGC.

Azwar, S., 2007. Tes Prestasi : Fungsi dan Pengembangan Pengukuran

Prestasi Belajar. Cetakan kesepuluh. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Balitbang Kemenkes RI, 2010. Badan Penelitian Dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Riset Kesehatan Dasar 2010 (Rikesdas).

Depkes RI, 2009. Analisis Situasi Gizi dan Kesehatan Masyarakat. Direktorat Jenderal Bina Kesehatan Masyarakat Direktorat Gizi Masyarakat Jakarta. Dinkes Kabupaten Luwu Utara. 2009. Tentang Gizi Buruk, Faktor-Faktor Terjadinya Gizi Buruk.

Desai S., Scannapieco F.A., Lepore M., Anolik R., Glick M., (2008). Disease of the Respiratory Tract. In: Greenberg M.S., Glick M., Ship J.A.,

(eds). Burket’s Oral Medicine. Hamilton, Ontario. Petrice Custance, 305 - 306.

Farokah, Suprihati, Suyitno S., (2007). Hubungan tonsilis kronik dengan prestasi belajar siswa kelas II sekolah dasar di kota semarang. Cermin Dunia Kedokteran;155:87-92

Hermani B, Fachrudin D, Syahrial, dkk, (2007). Tonsilektomi Pada Anak dan Dewasa. HTA Indonesia, hal. 25-1.

Hidayat, A. 2009. Metode Penelitian Keperawatan dan Teknik Analisis Data. Jakarta: Salemba Medika.

Hidayat, A. 2007. Metode Penenlitian kebidanan dan Teknik Analisis Data.

Jakarta: Salemba Medika. Hidayat, A.A., (2007). Metode Penelitian Kebidanan & Teknik Analisis Data. Jakarta: Salemba Medika

Huwae, 2005. Hubungan Antara Status Gizi dan Kadar Hb Dengan Prestasi Belajar Murid Sekolah Dasar di Daerah Endemis Malaria. Program

Sarjana Universitas Gajah Mada. Tesis.

Jackson, C., (2008). Disease of the Nose, Throat and nd Ear, 2 ed.. WB Saunders Co; 239-57.

Kargoshaie A. et al., (2009) The correlation between tonsil size and academic performance is not 34 a direct one, but the result of various factors. Acta Otorhinolaryngologica Italia ;29:258-255.

Moehji, S. 2007. Ilmu Gizi Pengetahuan Dasar Ilmu Gizi. Jakarta: Papas Sinar Suanti. Muchtadi, D. 2009. Pengantar Ilmu Gizi. Bandung:

Alfabeta.

Petrus. 2003. Status Gizi, intelegensi dan Prestasi Belajar Murid Sekolah Dasar Suku Bajau di Kecamatan Tinanggea Kabupaten Kendari.

Universitas Gajah Mada, Yogyakarta. Tesis.

Ristiyanti, 2014. Hubungan Antara Status Gizi dan Prestasi Belajar Murid SD Negeri di Kecamatan Tuntang Kabupaten Semarang. Program Sarjana Universitas Muhammadiyah Surakarta. Skripsi

Soenardi, T. 2007. Makanan Balita Untuk Tumbuh Sehat dan Cerdas Cetakan ke 12. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.

Sukardi, T. 2008. Peningkatan Profesionalisme Guru Mencermati Kualitas Sumber Daya Guru Sekolah Dasar di Eks. Karesidenan Banyumas.

(jurnal.ump.ac.id/index.php/khasanah/article/download/511/473 diakses

pada tanggal 18 Februari 2015).

Suhardjo. 2005. Perencanaan Pangan dan Gizi. Jakarta: Bumi Aksara.

Sunarto. 2009. Pengertian prestasi belajar. Fasilitator idola (online). Tersedia : http://sunartombs.wordpress.com/2009/01/05/pengertian-

prestasi-belajar/ diakses pada tanggal 25 Januari 2015).

Suryabrata S., (2007) Psikologi Pendidikan. Jakarta; Fajar Interpratama Offiset, hal: 66-54

Tricahyono. 2009. Hubungan Antara Status Gizi dan Prestasi Belajar di SD Kecamatan Tingkir Salatiga. Program Sarjana Universitas Muhammadiyah Surakarta. Skripsi.

Article Metrics

Abstract view(s): 621 time(s)
PDF: 1360 time(s)

Refbacks

  • There are currently no refbacks.