HUBUNGAN INTRAVESICAL PROSTATIC PROTRUSION DAN POST-VOID RESIDUAL URINE DENGAN LOWER URINARY TRACT SYMPTOMS PADA PASIEN KLINIS BENIGN PROSTATIC HYPERPLASIA TANPA RETENSI

Muhammad Eko Andaru, Wibisono Wibisono, Suharjo Wijanarko

DOI: https://doi.org/10.23917/biomedika.v10i1.5850

Abstract

Benign prostatic hyperplasia (BPH) merupakan salah satu tumor jinak yang sering ditemukan pada pria usia lebih dari 50 tahun yang dapat menyebabkan lower urinary tract symptoms (LUTS). LUTS merupakan kumpulan gejala dari bladder outlet obstruction (BOO). Konfigurasi anatomi prostat berupa intravesical prostatic protrusion (IPP) telah terbukti memiliki korelasi yang baik untuk menyebabkan BOO. Peningkatan signifikan volume post-void residual urine (PVR) adalah manifestasi klinis yang sering terdapat pada pasien dengan BPH. Saat ini di RSDM, LUTS masih menjadi standar dalam menentukan tata laksana BPH. Berdasarkan uraian di atas peneliti tertarik untuk melakukan penelitian hubungan IPP dan PVR dengan LUTS pada pasien klinis BPH tanpa retensi. Penelitian ini merupakan studi observasional analitik dengan desain cross sectional. Sampel penelitian adalah pasien klinis BPH tanpa retensi yang datang ke poliklinik selama periode penelitian, kemudian dilakukan pemeriksaan transabdominal ultrasonography (TAUS) untuk mengukur IPP dan volume PVR serta menilai skor IPSS untuk menilai derajat LUTS. Analisis data hubungan antara IPP dan PVR terhadap LUTS dilakukan dengan uji statistik parametrik regresi linier menggunakan software (α < 0,05). Penelitian dilakukan pada 13 pasien klinis BPH tanpa retensi, pada analisis bivariat dari hasil uji statistik antara IPP dengan LUTS didapatkan nilai r= 0,911 dan nilai p=0,000 (p<0,05), sedangkan PVR dengan LUTS didapatkan nilai r= 0,922 dan nilai p=0,000 (p<0,05), yang berarti bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara IPP dengan LUTS serta PVR dengan LUTS. Pada analisis multivariat, nilai koefisien regresi IPP, p=0,017 (p<0,05), sedangkan nilai koefisien regresi PVR, p=0,953 (p>0,05), Sehingga IPP lebih baik untuk memprediksi beratnya LUTS dibandingkan dengan PVR. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa, terdapat hubungan IPP dan PVR dengan LUTS pada pasien klinis BPH tanpa retensi.

Kata Kunci: benign prostatic hyperplasia, intravesical

Full Text:

PDF

References

Abrams P., Chapple C., Khoury S., Roehrborn C., & De la Rosette J. 2013. Evaluation and Treatment of Lower Urinary Tract Symptoms in Older Men. Jurnal of Urology, 189(1), 93-101.

Amole A.O., Kuranga S.A., & Oyejola B.A. 2004. Sonographic Assessment of Postvoid Residual Urine Volumes in Patients with Benign Prostatic Hyperplasia. Journal of the National Medical Association, 96(2), 234-239.

Bosch R.J., 2005. Post-void Residual Urine in the Evaluation of Men with Benign Prostatic Hyperplasia. World Journal of Urology, 13(1), 17-20.

Chia S.J., Heng C.T., Chan S.P., & Foo K.T. 2002. Correlation of Intravesical Prostatic Protrusion with Bladder Outlet Obstruction. Jurnal of Urology, 91, 371-374.

Dmochowski R.R. 2005. Bladder Outlet Obstruction: Etiology and Evaluation. Reviews in Urology, 7 (6), 3-13.

Elmissiry M.M., Ali A.G., Abdulfotooh A., Moussa A.A., & Ali G.A. 2014. Factors Determining the Amount of Residual Urine in Men with Bladder Outlet Obstruction: Could it be a Predictor of Bladder Contractility?. Arab Journal of Urology, 12, 214-218.

Hoo K.N.,Ayob M.A., Salim M.I.,Abduljabbar H.N., & Supriyanto E. 2014. Prostat Volume Measurement Using Transabdominal Ultrasound Scanning. Advances in Environment Biotechnology and Biomedicine, 4, 336-341

Jeong S.J., Park C.S., Hwang I.S., Kwak C., Cho J.Y., Kim S.W., et al. 2007. Can Intravesical Prostatic Protrusion Predict Bladder Outlet Obstruction?. Korean Journal of Urology, 53(7), 478-482. Lee A., Lee H.J., Lim K.B., Huang H.H., Ho H., & Foo K.T. 2015. Can Intravesical Prostatic Protrusion Predict Bladder Outlet Obstruction even in Men with Good Flow?. Asian Journal of Urology, 3, 39-43.

Lee L.S., Sim H.G., Lim K.B., Wang D., & Foo K.T. 2010. Intravesical Prostatic Protrusion Predicts Clinical Progression of Benign Prostatic Enlargement in Patients receiving Medical Treatment. International Journal of Urology, 17, 69-74.

Lim K.B., Ho H., Foo K.T., Wong M.Y., Fook-Chong S. 2006. Comparison of Intravesical Prostatic Protrusion, Prostate Volume and Serum Prostatic Specific Antigen in the Evaluation of Bladder Outlet Obstruction. International Journal of Urology, 13(12), 1509-13.

Mochtar A.C., Umbas R., Soebadi D.M., Rasyid N., Noegroho B.S., Poernomo B.B., et al. 2015. Panduan Penatalaksanaan Klinis Benign Prostatic Hyperplasia (BPH). Retrieved from Ikatan Ahli Urologi Indonesia (IAUI) website: http://www.iaui.or.id.

Presti J.C. 2008. Neoplasms of the prostate gland. In Tanagho E.A., & McAninch J.W. (Eds). Smith’s General Urology 17th ed. (pp.367-385). New York: Lange Medical Books, Mc Graw-Hill.

Reis O.L., Barreiro G.C., Baracat J., Prudente A., & D’Ancona C. 2008. Intravesical Protrusion of the Prostate as a Predictive Method of Bladder Outlet Obstruction. International Brazil Journal of Urology, 34 (5), 627-637.

Roehrborn C.G., & McConnell J.D. 2015. Etiology, Pathophysiology, Epidemiology, and Natural History of Benign Prostatic Hyperplasia. In Walsh P.C., Retik A.B., Vaughan E.D Jr., Wein A.J., et al (Eds). Campbell-Walsh Urology 11th ed. (pp.1297-1336). Philadelphia: Elsevier.

Terris M.K. 2015. Ultrasonography and biopsy of the prostate. In Walsh P.C., Retik A.B., Vaughan E.D Jr., Wein A.J., et al (Eds). Campbell-Walsh Urology 11th ed. (pp.3038-3054). Philadelphia: Elsevier.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.