PERANCANGAN DAN PEMBUATAN ALAT PENGUKUR GETARAN MEKANIS MENGGUNAKAN PIEZZO ELECTRIC SENSOR BERBASIS ARDUINO MIKROKONTROLLER

TARMUJI TARMUJI

DOI: https://doi.org/10.23917/emitor.v15i2.2060

Abstract

Perkembangan teknologi diindonesia berkembang sangat pesat, baik teknologi dalam bidang transportasi, pertanian, komunikasi, industri, dll. Dalam bidang industri hampir semua proses produksi dilakukan dengan menggunakan mesin. Dengan adanya alat pendukung tersebut akan mempermudah dan mempercepat proses produksi. Namun dalam kenyataanya mesin-mesin yang digunakan dalam proses produksi tersebut tidak mampu digunakan secara terus-menerus. Mesin merupakan serangkaian komponen yang saling berkaitan satu dengan yang lainya. Jika satu komponen mengalami kerusakan atau keausan, tidak menutup kemungkinan untuk komponen mesin lainya menerima dampak negative dari mesin yang mengalami kerusakan. Pengecekan mesin juga harus dilakukan secara berkala untuk menjaga performa mesin agar proses produksi tetap berjalan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya getaran yang dihasilkan dari kinerja mesin.

Pada penelitian ini menggunakan Arduino Mega 2560 sebagai pengontrol utama. Sensor piezzo electric sebagai inputan pembaca getaran. Lcd 16x2 sebagai layar penampil. Dua buah tombol yang masing-masing digunakan sebagai tombol play dan pause. Baterai lippo 12 volt digunakan sebagai catu daya utama. Pengguna dapat menggunakan alat ukur ini dengan cara meletakkan sensor pada mesin atau alat lain yang akan dilakukan pengukuran, maka hasil pengukuran akan langsung ditampilkan pada LCD display.

Hasil penelitian ini didapatkan prosentase selisih rata-rata pengukuran frekuensi dan amplitudo terhadap oscilloscope dengan empat metode pengukuran. Pengukuran pertama dengan tanpa penghalang didapatkan selisih rata-rta 0,644 % untuk frekuensi dan 0,786 % untuk amplitudo. Pengukuran kedua dengan menggunakan busa sebagai penghalang didapatkan 0,004 % untuk frekuensi dan 1,416 % untuk amplitudo. Pengukuran ketiga dengan menggunakan kardus sebagai penghalang didapatkan 1,930 % untuk frekuensi dan 1,202 % untuk amplitude. pengukuran keempat dengan menggunakan kain sebagai penghalang didapatkan 1,796 % untuk frekuensi dan 3,418 % untuk amplitudo. 

Keywords

Arduino, piezzo electric, pengukur getaran

Full Text:

PDF

References

Djuandi, Ferri. 2011. Pengenalan Arduino.

Evans, brian w. 2007. Arduino programing notebook

Faizal, Ahmad. 2012. Belajar Menggunakan Arduino. Yogyakarta:Graha ilmu

Rahman, Fatkhur. 2007. Rancang Bangun Pendeteksi Level Getaran Menggunakan Sensor GEOFON dengan Penampil Borland Delphi 7.0 Pada Monitor Komputer. Semarang: Tugas Akhir, Universitas Diponegoro

Ridho Widi Sanjaya, Muhammad. 2014. Smartbox Pendeteksi Dan Penanggulangan Kebocoran Tabung Gas Lpg Berbasis Arduino Mega 2560. Surakarta : Tugas Akhir, Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Santosa, H. 2012. Apa itu Arduino, http://hardi-santosa.blog.ugm.ac.id /2012/06/23/apa-itu-arduino/, 07 januarai 2015, 11.00 WIB.

Udianto, Ungguh. 2013. Purwarupa Sistem Pemantauan Getaran Jembatan Menggunakan Sensor Accelerometer. Yogyakarta: Tugas Akhir, Universitas Gajah Mada

Article Metrics

Abstract view(s): 1592 time(s)
PDF: 1404 time(s)

Refbacks

  • There are currently no refbacks.