Keterkaitan Kondisi Geomorfologi dengan Karakteristik Air Tanah Dangkal di Kecamatan Masarann Kabupaten Sragen Propinsi Jawa Tengah

S Suwarno

DOI: https://doi.org/10.23917/forgeo.v7i2.4802

Abstract

Di daerah penelitian pada saat musim kemarau lahan persawahan dalam keadaan bero (tidak ditanami) karena kekurangan air untuk irigasi, padahal daerahnya bertopografi datar, sehingga memungkinkan untuk memanfaatkan air tanah sebagai sarana irigasi, sedang di daerah dengan topografi bergelombang banyak sumur gali yang kering. Penelitian ini bertujuan untuk mengklasifikasikan daerah penelitian menjadi satuan bentuk lahan dan mencari keterkaitannya dengan karakteristik air tanah dangkal.
Metode yang digunakan yaitu interpretasi foto udara dengan didukung oleh peta topografi dan peta geologi serta cek lapangan, sehingga tersusun peta satuan bentuk lahan. Karakteristik air tanah dangkal meliputi kedalaman muka air tanah, koefisien transmisibilitas, koefisien permeabilitas, debit aliran air tanah, porositas batuan, fluktuasi muka air tanah, dan kualitas airtanah. Dari peta satuan bentuk lahan disusun peta hidromorfologi, dengan cara memasukkan data karakteristik air tanah dangkal.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, kondisi geomorfologi mempunyai keterkaitan dengan karakteristik air tanah dangkal yang tercermin pada satuan bentuk lahan dan satuan hidromorfologi. Pada setiap satuan bentuk lahan mempunyai karakteristik air tanah dangkal yang berbeda-beda baik kualitas tnaupun kuantitas. Satuan bentuk lahan tanggul alam potensi air tanahnya terbesar dan kualitasnya terbaik.

Full Text:

PDF

Article Metrics

Abstract view(s): 825 time(s)
PDF: 365 time(s)

Refbacks

  • There are currently no refbacks.