TIME-OUT: ALTERNATIF MODIFIKASI PERILAKU ANAK ADHD (ATTENTION DEFICIT/HYPERACTIVITY DISORDER)

DM. Ria Hidayati, eny purwandari

DOI: https://doi.org/10.23917/indigenous.v0i0.4749

Abstract

Penelitian ini memberikan alternatif terapi bagi anak ADHD dengan menggunakan modifikasi perilaku yang disebut time out. Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan efektivitas time out dalam penanganan perilaku anak ADHD dan faktor pendukung keberhasilan aplikasi time out pada anak ADHD. Subjek penelitian ini adalah 2 orang anak yang secara positif menunjukkan gejala dan terdiagnosa ADHD, berusia 3-10 tahun, dan mengikuti terapi. Data didapatkan melalui observasi dengan menggunakan lembar behavioral checklist dan open ended questionaire. Rancangan penelitian menggunakan pendekatan kasus tunggal dengan desain baseline majemuk dan menggunakan grafik yang dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan time out efektif dalam penanganan perilaku anak ADHD yang tampak dari penurunan secara bertahap pada frekuensi kemunculan perilaku yang ingin diubah  dan respon anak. Faktor keberhasilan metode ini terletak pada perbedaan usia yang menyebabkan perbedaan tahap perkembangan pada masing-masing manusia mencakup perkembangan kognitif, moral, dan pemrosesan informasi, dan peran ibu yang konsisten dan pelaksanan prosedur time out yang benar khususnya pemberian reward yang bertahap. 

References

Amrar, S. (2001). Reliabilitas Dan Validitas. Yogyakarta : Pustaka Pelajar

Ekowarni, E., Nanik. (2003). Terapi Modifikasi Perilaku, Diet, dan Obat untuk Penanganan Perilaku Hiperaktivitas pada Anak Dengan Gangguan Pemusatan Perhatian dan Hiperaktivitas. Anima, Indonesian Psychological Journal. Surabaya : Universitas Surabaya

Fabiano; G. (2003). An Evaluation of three.time-out procedures for children with attention Deficit/ hyperactivity disorder. Dikutip on line dari http://www.cat.inst.fr pada Februari 2009

Hadi,S. (1995). Statistika jilid II.Yogyakarta: Andi Offset.

.Judarwanto, W. (2008). Deteksi Dini ADHD (Attention Deficit/Hyperactivity Disorder). Dikutip on line dari http : //www.puterakembara.org/inforef.shtml/jurnal medis pada Januari 2009

Latipun. (2006). Psikologi Eksperimen. Malang: Universitas Muhammadiyah Malang Press.

Myers, R. (2008). ADHD and Young Children : Unlocking the Secret to Good Behavior. Dikutip on line dari http://www. Empoweringparent.com diakses Januari 2009.

Powers, M. D. (1983). Training Family Day Care Providers to Use Behavior Modiftcation Procedures: A Case Study. Dikutip on line dari http ://www.eric.ed.gov/ErlCWebportal/recor pada Januari 2009.

Sherman, W. M. (1990). Behavior Modification New York : Happer & Row Publisher.

Soekadji,S.(1983). Modifikasi Perilaku: Penerapan Sehari-Hari dan Penerapan Professional. Yogyakarta: Liberti.

Spiegler, M. D., Guevremont, D. C. (2003). Contemporary Behavior Therapy. Fourth Edition. USA: Thomas Learning, Inc.

Article Metrics

Abstract view(s): 3501 time(s)
PDF (Bahasa Indonesia): 1313 time(s)

Refbacks

  • There are currently no refbacks.