Studi Fenomenologi pada Lansia Pendiri Bank Sampah

Tsuraya Syarif

DOI: https://doi.org/10.23917/indigenous.v1i2.4981

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-fkator yang mengidentiifkasikan psykological wellbeing pada wanita lansia pendiri bank sampah. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, yang menjadi informan berjumlah 2 orang dan pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara dan observasi. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini adalah psychological wellbeing pada lansia mengarah pada aspek tujuan hidup, kecintaan lingkungan, dan otonomi. Faktor penentu yang paling banyak ditunjukkan dalam hasil ini adalah religiusitas, kepribadian, dan hubungan menikah.

Kata kunci : bank sampah, lansia , pendiri

References

Amawidyati & Utami. (2006). Religiusitas dan psychological well‐being pada korban gempa. Jurnal psikologi fakultas psikologi universitas gadjah mada. Volume 34, no. 2, 164 – 176 issn: 0215-8884

Bashar, Imam. (2006). hubungan antara kecenderungan hidup sehat dengan kepuasan hidup pada lansia. Jurnal HUMANITAS Vol. 3 No. 2 Agustus 2006 (hal 114-125)

Creswell, J. W. (2010). Research Design Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif, dan Mixed Edisi Ketiga. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Herdiansyah, H. (2010). Metodologi Penelitian Kualitatif (Untuk Ilmu-Ilmu Sosial). Jakarta : Salemba Humanika

Hutapea, Bonar. (2011). Emotional Intelegence dan Psychological Well-being pada Manusia Lanjut Usia Anggota Organisasi berbasis Keagamaan di Jakarta. Jurnal INSAN Vol. 13 No. 02, Agustus 2011 (hal 64-72).

Hurlock, E. (2004). Psikologi Perkembangan. Jakarta: Erlangga Press,

Snyder, C.R. (2007). Positive psycology: the scientific and practical explorations of human strengths. London: Sage Publication

Susanti, (2012). Hubungan Harga Diri dan Psychological Well-Being pada Wanita Lajang ditinjau dari Bidang Pekerjaan. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol.1 No.1

Putri, Pratidina. (2014). Self management abilities untuk meningkatkan subjective well being perempuan lansia di panti weda. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya. Vol. 3 N1 (hal 1-14)

Romer ae Andreas Motel-Klingebiel ae Martin J. Tomasik . (2007). Gender Differences in subjective Well Being: Comparing Societies with respect to Gender Equality. SosIndc Res Vol.85 (329-349)

Watson, D. (2005). Rethinking the mood and anxiety disorders: A quantitative hierarchical model for DSM-V.Journal of Abnormal Psychology. 2005; 114:522–536.10.1037/0021-843X.114.4.522 [PubMed:16351375]

Article Metrics

Abstract view(s): 308 time(s)
PDF (Bahasa Indonesia): 1976 time(s)

Refbacks

  • There are currently no refbacks.