PERBEDAAN PERUBAHAN WARNA ANTARA RESIN KOMPOSIT KONVENSIONAL, HIBRID, DAN NANOFIL SETELAH DIRENDAM DALAM OBAT KUMUR CHLORHEXIDINE GLUCONATE 0,2%

Noor Hafida Widyastuti, Nabila Amalia Hermanegara

Abstract

Latar Belakang : Resin komposit merupakan salah satu bahan restorasi yang sering digunakan dalam kedokteran gigi yang mampu menghasilkan warna bahan tumpatan sesuai dengan warna gigi asli. Resin komposit mempunyai sifat yaitu mudah menyerap cairan sehingga dapat menyebabkan terjadinya perubahan warna pada resin komposit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perubahan warna pada resin komposit setelah direndam dalam obat kumur chlorhexidine gluconate 0,2%. Penelitian ini menggunakan 27 sampel cetakan resin komposit yang berbentuk diskus dengan diameter 15 mm dan tebal 2 mm. Sampel dibagi dalam 3 kelompok variabel. Kelompok I resin komposit konvensional, kelompok II resin komposit hibrid, dan kelompok III resin komposit nanofil. Seluruh sampel direndam dalam 20 ml obat kumur chlorhexidine gluconate 0,2%dan diinkubasi dengan suhu 370C selama 24 jam. Sampel dilakukan pengukuran perubahan warna dengan menggunakan alat chromameter dan dihitung berdasarkan metode CIE L*a*b*. Data hasil penelitian yang diperoleh dianalisis menggunakan uji anova satu jalur dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan perubahan warna yang signifikan antara kelompok resin komposit konvensional, hibrid, dan nanofil yaitu p=0,000 (p<0,05) meskipun perbedaannya tidak dapat dilihat secara visual. Kesimpulan dari penelitian ini adalah resin komposit nanofil paling tahan terhadap perubahan warna dibandingkan resin komposit konvensional dan hibrid.

Keywords

resin komposit konvensional; resin komposit hibrid; resin komposit nanofil; chlorhexidine gluconate 0,2%; perubahan warna

Full Text:

PDF

References

Dewi, S.K., Yuliati, K., Munadziroh, E. 2012. Evaluasi Perubahan Warna Resin Komposit Hybrid Setelah Direndam Obat Kumur.Jurnal PDGI. 61 (1) : 5-9.

Anusavice, K.J. 2003. Buku Ajar Ilmu Bahan Kedokteran Gigi (terj). EGC. Jakarta.

Roberson, T.M., Heymann, H.O., dan Swift, E.J. 2006. Sturdevant’s Art and Science of Operative Dentistry. Ed 5th. Mosby : Missouri.

Gracia, A.H., Lozano, M.A.M., Vila, J.C., Escribano, A.B., dan Galve, P.F. 2006. Composite Resins : A Review of The Materials and Clinical Indications, Med Oral Patol Cir Bucal. 11 : 215-220.

Ibrahim, M.A.M., Bakar, W.Z.B., Husein, A. 2009. A Comparison of Staining Resistant of Two Composite Resins. J Archives of Orofacial Science. 4 (1) : 13-16.

Celik, C., Yuzugullu, B., Erkut, S., dan Yamanel, K. 2008. Effect of Mouth Rinses on Color Stability of Resin Composites. Eur J Dent. 2 : 247-253.

Fontes, S.T., Fernandez, M.R., de Moura C.M., dan Meireles, S.S. 2009. Color Stability of Nanofill Composite : Effect of Different Immersion Media. J. Appl. Oral Sci. 17 (5).

Mangundjaja, S., Nisa, R.K., Lasaryna, S., Fauziah, E., dan Mutya. 2009. Pengaruh Obat Kumur Khlorheksidin terhadap Populasi Kuman Streptococcus Mutans di dalam Air Liur. Pertemuan ilmiah tahunan perhimpunan mikrobiologi Indonesia. Denpasar Bali 27-28 Juni 2000.

Al-Shalan, T.A. 2009. In Vitro Staining of Nanocomposites Exposed to A Cola Beverage. Pakistan Oral & Dental Journal. 29 (1) : 79-84.

Effendi, M.C., Nugraeni, Y., Pratiwi, R.W. 2012. Pengaruh Lama Perendaman Terhadap Perubahan Warna Resin Komposit Nanohibrida Akibat Konsumsi Minuman Bersoda Aneka Warna dan Rasa.

Ertas, E., Guler, A.U., Yucel, A.C., Koprulu, H., dan Guler, E. 2006. Color Stability of Resin Composites after Immersion in Different Drink. J Dent. Mater., 25 (2) : 371-376.

Da Silva, E.M., Almeida, G.S., Poskus, L.T., dan Guimaraes, J.G.A. 2008. Relationship Between The Degree of Conversion, Solubility, and Salivary Sorption of Hybrid and a Nanofilled Resin Composite : Influence of The Light Activation Mode. J Appl Oral Sct. 16 (2) : 161-166.

Article Level Metrics

Refbacks

  • There are currently no refbacks.