Pembelajaran Sejarah pada Program Kejar Paket C

Ranulin Windarsari, S. Sunardi, D. Djono

DOI: https://doi.org/10.23917/jmp.v12i3.5530

Abstract

This study is aimed to describe the implementation of learning history in kejar paket C
programs. This study uses the descriptive qualitative method. Data were collected by
interviews, documentation, and observation. Data analysis technique use qualitative
analysis inductive models with purposive sampling technique. The results of this
study are: first, planning learning history in kejar paket C program started from
in house training for educators in kejar paket C program which practiced in the
preparation of the learning device are appropriate to the curriculum; second, the
implementation of learning history in kejar paket C program involves three patterns
of learning consisting of 20% face-to-face interaction, 30% tutorials, and 50%
independent activity; third, constraints in the implementation of history learning in
kejar paket C program is the readiness of learners in receiving learning materials,
learning infrastructure, and the competence of educators in conveying the teaching
of history; fourth, evaluation of learning history in kejar paket C program is equal
to the formal school.

Keywords

learning history; non-formal education; equality kejar paket C program

Full Text:

PDF

References

Abdulhak, I. & Suprayogi, U. 2011. Penelitian Tindakan dalam Pendidikan Nonformal. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Agung S., L & Wahyuni, S. 2013. Perencanaan Pembelajaran Sejarah. Yogyakarta: Penerbit Ombak.

Aman. 2012. Pengembangan Model Evaluasi Program Pembelajaran Sejarah di SMA. Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan. 16 (2). 437-456.

Azhar. 2011. Model Pembelajaran Kewirausahaan pada PKBM Binaan SKB Kabupaten Temanggung. Jurnal Kependidikan. 41 (1), 11-22.

Ciptasari, D. R. 2015. Manajemen Program Pendidikan Kesetaraan Kejar Paket C “Harapan Bangsa” di UPTD SKB Ungaran Kabupaten Semarang. Journal of Non Formal Education and Community Empowerment, 4 (2), 115-120.

Daryanto. (2009). Panduan Proses Pembelajaran Kreatif dan Inovatif: Teori dan Praktik dalam Pengembangan Profesionalisme bagi Guru. Jakarta: AV Publisher.

Desmawati, L., Suminar, T., & Budiartati, E. 2011. Penerapan Model Pendidikan Kecakapan Hidup pada Program Pendidikan Kesetaraan di Kota Semarang. Semarang: UNNES.

Hamidah, S., Rahmawati, F., & Jaedun, A. 2013. Pembelajaran Soft Skills Terintegrasi Bagi Penumbuhan Karakter Pekerja Profesional Bidang Boga. Jurnal Kependidikan, 43 (2), 164-173.

Hermawan, I. K. D. 2012. Kinerja Pendidikan Kesetaraan sebagai Salah Satu Jenis Pendidikan Nonformal. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 18 (1), 65-84.

Jannah, M. 2013. Pendidikan Seumur Hidup dan Implikasinya. Jurnal Dinamika Ilmu, 13 (1). 1-16.

Miles, M.B. & Huberman, A. M. 2002. Analisis Data Kualitatif. Terj. Tjetjep Rohendi R. Jakarta: UI-Press.

Misco, T. & Petterson, N. C. 2009. An Old Fad of Great Promise: Reverse Chronology History Teaching in Social Studies Classes. Journal of Social Studies Research, 33 (1), 71-90.

Mulyasa, E. 2009. Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan: Sebuah Panduan Praktis. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Niron, M.D., Budiningsih, C.A., dan Pujiriyanto. Rujukan Integratif dalam Pelaksanaan Pendidikan Karakter di Sekolah Dasar. Jurnal Kependidikan, 43 (1), 19-31.

Patton, M. Q. 2009. Metode Evaluasi Kualitatif. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Puspawati, P. 2012. Penyusunan dan Pengembangan KTSP Program Pendidikan Kesetaraan. Diunduh di http://dikporasruweng.blogspot.co. id/2012/02/penyusunan-dan-pengembangan-ktsp.html diakses pada Jumat, 24 Juni 2016 pukul 13:31.

Retnawati, H., Kartowagiran, B, Hadi, S, dan Hidayati, K. (2011). Identifikasi Kesulitan Peserta Didik dalam Belajar Matematika dan Sains di Sekolah Dasar. Jurnal Kependidikan, 41 (2), 162-174.

Soepardjo. 2013. Kontribusi Status Sosial Ekonomi Keluarga dan Sikap Kebangsaan terhadap Prestasi Belajar Sejarah. Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan. 17 (1), 108-126.

Sugiyono. 2010. Memahami Penelitian Kualitatif. Bandung: CV. Alfabeta.

Supardi. 2014. Pendidikan Multikultural dalam Pembelajaran Sejarah Lokal. Jurnal Pembangunan Pendidikan: Fondasi dan Aplikasi, 2 (1), 91-99.

Sutisna, A. 2015. Pengembangan Model Bimbingan Teknis Berkelanjutan dalam Meningkatkan Kompetensi Tutor Paket C. Jurnal Ilmiah VISI PPTK PAUDNI, 10 (2), 93-101.

Sutopo, H. B. 2006. Metodologi Penelitian Kualitatif: Dasar teori dan Terapannya dalam Penelitian. Surakarta: Universitas Sebelas Maret.

Suyitno, I., Kamal, M., Sunoto, & Suherjanto, I. 2016. Teknik Pembelajaran Observasi Lingkungan Berbasis Kearifan Lokal. Jurnal Kependidikan. 46 (1), 14-28.

Tuahunse, T. 2009. Hubungan Antara Pemahaman Sejarah Pergerakan Nasional Indonesia dengan Sikap Terhadap Bela Negara. Jurnal Kependidikan. XXXIX (2), 21-34.

Waspodo, M. 2009. Peran Tutor dalam Pembelajaran dengan Pendekatan Andragogi. Jurnal Ilmiah VISI, 4 (1), 63-70.

Yin, R. K. 2002. Studi Kasus: Desain dan Metode. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Article Level Metrics

Refbacks

  • There are currently no refbacks.