NILAI-NILAI KEBUDAYAAN DALAM MATAN KEYAKINAN DAN CITA-CITA HIDUP MUHAMMADIYAH

Sarbini Sarbini

Abstract

Muhammadiyah, founded by Ahmad Dahlan is a cultural forms, which reflected a critical attitude Ahmad Dahlan in 1912. This can be seen from a variety of social activities, modern school education, health care, compensation for orphans and the elderly as well as the issuance of the press, as well as in Islamic sermon. The forms of the empirical culture stored in Ahmad Dahlan thought within the framework of realization the spirit of the Islamic functional values.

Keywords

Muhammadiyah, culture, renewal

Full Text:

PDF

References

Abdullah, Taufik (ed). 1980. Agama, Etos Kerja dan Perkembangan Ekonomi. Jakarta: LP3ES.

______ 1996.Agama dan Perubahan Sosial. Jakarta:Grafindo Persada.

Abdurrohman, Dudung.1999. Metode Penelitian Sejarah . Jakarta: Logos Wacana Ilmu.

Abdullah, Nata. 2004. Metodologi Studi Islam,(Jakarta,PT Raja Grafindo Persadaa.

Akbar, Anwar Ali& Mas’ud. 2002. Muhammadiyah dan Harapan Masa Depan. Jakarta: Nuansa Madani.

Arifin, M.T. 1990. Muhammadiyah Potret Yang Berubah. Surakarta: Institut Gelanggang Pemikiran Filsafat Sosial Budaya dan Pendidikan.

Asya’arie, Musa. 2002. Dialektiga Agama Untuk Pembebasan Spritual. Yogyakarta ; LESFI.

Azra, Azyumardi. 1999. Renaisans Islam Asia Tenggara: Sejarah Wacana dan Kekuasaan. Bandung: Rosdakarya.

Barker, Chris. 2004, Cultural Studies: Teori & Praktik (terjemahan). Yogyakarta:

Kreasi Wacana

Baidhawy, Zakiyuddin. et.al.,2005. Reinvensi Islam Multicultural, Solo : PSB-PS UMS.

Berger, Athur Asa. 2005. Tanda-Tanda dalam Kebudayaan Kontemporer:

Suatu Pengantar Semiotika. Yogyakarta: Kreasi Wacana.

Damami, Mohammad. 2000. Akar Gerakan Muhammadiyah. Yogyakarta: Fajar Pustaka Baru.

Darban, Ahamad Adaby, 2000. Sejarah Kauman: Menguak Identitas Kampung Muhammadiyah. Yogyakarta. Tarawang.

Geerzt, Clifford. 1981. Abangan Santri dan Priyayi Dalam Masayrakat Jawa. Terj. Aswah Mahasin. Jakarta: Pustaka Jaya.

Habib, Ahmad. 2004. Konflik Antar Etnik di Pedesaan. Yogyakarta: LkiS.

Ibnu Chamim, Asykuri, et, al. 2003. Kamal, Pasha. Mustafa dan Ahmad Adaby Darban. 2003. Muhammadiyah Sebagai Gerakan Islam Dalam Perspektif Historis Dan Ideologis, Yogyakarta: LPPI Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.

Koentjaraningrat. 2002. Kebudayaan Mentalitas dan Pembangunan. Jakarta: Gramedia.

Kuntowijoyo. 2001. Muslim Tanpa Masjid. Bandung: Mizan.

________.1998. Identitas Politik Umat Islam. Bandung : Mizan.

_______ 2001. Paradigma Islam: Interpretasi Untuk Aksi. Bandung: Mizan.

Lubis, Arbiyah. 1993. Pemikiran Muhammadiyah Dan Muhammad Abduh: Suatu Studi Perbandingan. Jakarta: Bulan Bintang.

Mulkan, Abdul Munir. 1990. Warisan Intelektual K.H Ahmad Dahlan Dan Amal Usaha. Yogyakarta: Persatuan.

_______. 2000. Islam Murni Dalam Masyarakat Petani . Yogyakarta: Bentang Budaya.

_______. 2000. Menggugat Muhammadiyah, Yogyakarta : Fajar Pustaka Baru.

Nakamura, Mitsuo. 1980. Unsur Sufi dalam Muhammadiyah: Catatan dari Kancah. Dalam Prisma. No. 8. Tahun IX.

Nakamura. Mitsuo. 1983. Bulan Sabit Muncul Dari Balik Pohon Beringin : Studi Tentang Pergerakan Muhammadiyah di Kotagede, Yogyakarta : Gadjahmada University Press.

Nashir, Haedar. 2001. Ideologi Gerakan Muhammadiyah.Yogyakarta: Suara Muhammadiyah.

________, a. 2000. Dinamika Politik Muhammadiyah,Yogyakarta; CV Adipura.

________, b. 2000. Perilaku Politik Elit Muhammadiyah, Yogyakarta: Tarawang.

________, c. 2000. Revitalisasi Gerakan Muhammadiyah, Yogyakarta: BIGRAF Publising.

Suandi, Edi. dkk. Peny. 2000. Rekonstruksi Gerakan Muhammadiyah Pada Era Multiperadaban,Yogyakarta: UII Press.

Woodward, Mark R. 2004. Islam Jawa: Kesalehan Noematif Versus Kebatinan. Yogyakarta: LKiS.

Toynbee, Arnol, 1965. The Disintegrations of Civilization. New York, The Free Press.

Qodir, Zuly.dkk., 2005. Muhammadiyah Progresif. Yogyakarta : JIMM-LESFI

Article Level Metrics

Refbacks

  • There are currently no refbacks.