REVITALISASI IDEOLOGI MUHAMMADIYAH DALAM PENGUATAN KADER PERSYARIKATAN

Muhammed Junaidi, Roudlotul Jannah

Abstract

Dampak buruk adanya globalisasi menimbulkan sifat individualisme, pragmatisme, dan hedonisme yang mana hal tersebut tidak sesaui dengan ajaran Al–Qur’an dan As – Sunnah. Muhammadiyah sesuai dengan ideologinya yang tertuang dalam Muqaddimah Anggaran Dasar adalah untuk mewujudkan masyarakat islam yang sebenar –benarnya tentu dituntut untuk mampu mengatasi persoalan tersebut. Muhammadiyah sebagai organisasi dakwah dan tajdid dituntut untuk selalu bersikap kritis terhadap masalah sosial yang timbul dimasyarakat. Tantangan Ghazwul Fikr juga menjadi hal yang harus diperhatikan oleh Muhammadiyah, sebab pemikiran suatu masyarakat, tidak bisa lepas dari cara pandang hidupnya. Dengan adanya beragam masalah yang ada baik itu dari segi perbenturan antara kebudayaan barat dan islam ataupun adanya tantangan Ghazwul Fikr bagi Muhammadiyah menimbulkan suatu kebingungan (Confusion) tersendiri pada masyarakat dalam tingkat tertentu. Dalam tingkat perdaban, dapat megakibatkan clash of civilization atau clash of world view, yakni berkaitan tentang cara pandang individu atau masyarakat. Dalam tingkat sosial dapat mengakibatkan pula adanya kekagetan budaya, sebab dalam hal ini pengaruh barat sering tidak sesuai dengan apa yang telah dipelajari dan dipahami oleh masyarakat pada umumnya. Dengan timbulnya bergam masalah di masyarakat, dalam hal ini patut dipertanyakan kembali mengenai ideologi Muhammadiyah yang seolah justru dianggap semakin melemah dan tidak mampu menyesuaikan dengan perkembangan zaman. Sehingga dalam hal ini diperlukan adanya peneguhan kembali ideologi Muhammadiyah pada warga Muhammadiyah di masa kini. Agar tidak tebawa oleh arus jaman yang tidak sesuai dengan ajaran Al – qur’an dan As – Sunnah

Keywords

Muhammadiyah; Ideologi Muhammadiyah; Globalisasi; Kader

Full Text:

PDF

References

Hidayat, Syamsul., Shobron, Sudarno., Shobahiya Mahasri. 2016, Studi Kemuhammadiyahan kajian Historis, Ideologis, dan Organisasi, Edisi VIII. Surakarta: Lembaga Pengembangan Al – Islam dan Kemuhammadiyahan ( LPIK ) Cetakan VIII

Huda, Sholihul. Ideologi Muhammadiyah : Varian Ideologi Keberagamaan di Muhammadiyah Dari Moderat Hingga Radikal, Islam Kontemporer: Jurnal Studi Keislaman/Vol. 1 No. 1 2016.

Jabrohim. 2010, Muhammadiyah Gerakan Kebudayaan Yang Berkemajuan. Yogyakarta : Pustaka Pelajar.

Nashir, Haedar. 2000, Revitalisasi Gerakan Muhammadiyah, Yogyakarta: Bigraf Publishing

Nashir, Haedar. 2006, Meneguhkan Gerakan Ideologi Muhammadiyah, Yogyakarta: Suara Muhammadiyah.

Santoso, Fattah., Maryadi. 2000, Muhammadiyah Pemberdayaan Umat?. Surakarta: Muhammadiyah University Press.

Normuslim. Problematika Dan Strategi Kaderisasi Dalam Muhammadiyah. 107-115 https://Fauziannor.Files.Wordpress.Com/2013/03/Problematika-Dan-Strategi-Kaderisasi-Dalam-Muhammadiyah.Pdf diakses tanggal 9 Nopember 2018

http://www.muhammadiyah.or.id/id/content-175-det-matan-keyakinan-dan-citacita-hidup.html diakses tanggal 9 Nopember 2018

https://www.wawasanpendidikan.com/2014/10/pengertian-dakwah-menurut-para-ahli.html diakses tanggal 9 Nopember 2018

Article Metrics

Abstract view(s): 213 time(s)
PDF: 118 time(s)

Refbacks

  • There are currently no refbacks.