KEADILAN GENDER DALAM RANAH KEPEMIMPINAN MUHAMMADIYAH (Studi Terhadap Struktur Kepengurusan di IMM Sleman Yogyakarta)

Muhammad Ridha Basri

Abstract

Muhammadiyah is a movement that introduced himself as a reform movement. One of which contains an autonomous organization since 1917 is Aisyiyah, as a representation of women in particular. This became evident that Muhammadiyah upholds degrees women and put them in strategic positions. In the long run, Muhammadiyah through the Legal Affairs Committee and Tajdid trying to rise decisions and edicts in favor of gender equality. Among them, women are allowed to go into politics and become involved in the leadership structure. Not only in the political field iconic public sphere, women are also allowed to lead in the realm of worship to become a priest prayer for the men in particular contekt. Essential staple of gender justice can be understood by the majority of cadres, especially in the PC. IMM Sleman period 2014-2015.

Keywords

Gender, Justice, Muhammadiyah, Women, Leader.

Full Text:

PDF

References

Al-Quran dan Terjemah Kemenag RI, penerbit SABIQ, Jakarta.

A. Athailah, dimuat di website PDM Medan, dengan judul Perbedaan Muhammadiyah dengan Wahabi.

Arivia, Gadis. Feminisme : Sebuah Kata Hati. 2006. Jakarta: Kompas.

Astuti, Dwi. Muhammadiyah dan Pemberdayaan Perempuan, (pdf) Program Studi Pendidikan Biologi Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Berger, Langit Suci: Agama sebagai Realitas Sosial. 1991. Jakarta: LP3ES.

Berger, Peter L. dan Thomas Luckman, Tafsir Sosial atas Kenyataan: Risalah tentang Sosiologi Pengetahuan. 1991. Jakarta: LP3ES.

Ceramah Wawan Gunawan Abdul Wahid di PCM Depok, Januari 2015.

Fatwa Majelis Tarjih dan Tajdid, http://www.fatwatarjih.com/2011/05/istri-berorganisasi.html.

Khotimah, Khusnul. “Diskriminasi Gender Terhadap Perempuan Dalam Sektor Pekerjaan”, Jurnal Studi Gender & Anak, Vol. 4 No.1 Jan-Jun 2009.

M. Quraish Shihab, Wawasan Al-Quran Tafsir Maudhu'i atas Pelbagai Persoalan Umat. Bandung: Mizan.

Masyhadi, Anang Rikza. Hadits-hadits Politik : Aktualisasi Sunnah Dalam Kehidupan Sosial Dan Politik. 2005. Yogyakarta: Surya Sarana Utama.

Mulkham, Abdul Munir. 1 Abad Muhammadiyah. 2010. Jakarta: Penerbit Buku Kompas.

Najwa, Nurun. Ilmu Ulumul Hadis, Jurusan Ilmu al-Quran dan Tafsir, Fakultas Ushuluddin UIN Sunan Kalijaga.

Nashir, Haedar. Suara Muhammadiyah 01 / 96 | 1 – 15 Januari 2011

Putra, Rahman. (Makalah) Muhammadiyah (Bukan) Gerakan Islam Berkemajuan; Kritik atas Gerakan Sloganistik.

Ropi, Jamhari Ismatu. Citra Perempuan Dalam Islam;

Pandangan Ormas Keagamaan. 2003. Jakarta: Gramedia Pustaka Agama.

Shobron, Sudarso. Studi Kemuhammadiyahan. 2008. Surakarta: LPID, 2008

Suryadi, kelas Kajian Kontemporer atas Hadis, Jurusan Ilmu al-Quran dan Tafsir, Fakultas Ushuluddin UIN Sunan Kalijaga.

Tanfidz Keputusan Muktamar Satu Abad Muhammadiyah (Muktamar Muhammadiyah Ke 46) Yogyakarta, 20-25 Rajab 1431 H / 3-8 Juli 2010 M

Wahid, Wawan Gunawan Abdul, “Membaca” Kepemimpinanperempuan Dalam RUU Kesetaraan dan Keadilan Gender dengan Perspektif Muhammadiyah. Musãwa, Vol. 11, No. 2, Juli 2012

Wirutomo, Paulus. Sistem Sosial Indonesia. 2012. Jakarta: Penerbit Universitas Indonesia.

http://www.muhammadiyah.or.id

http://aisyiyah.or.id

http://nasyiah.or.id

http://www.bantenposnews.com

Article Metrics

Abstract view(s): 403 time(s)
PDF: 361 time(s)

Refbacks

  • There are currently no refbacks.