PENINGKATAN KETRAMPILAN MEDIA KOMUNIKASI DAN PERLUASAN KERJASAMA DALAM PENCEGAHAN NARKOBA OLEH POLDA DIY DAN BNNP YOGYAKARTA

Basuki - Basuki, Panji Dwi Ashrianto

DOI: https://doi.org/10.23917/warta.v20i2.4522

Abstract

Tingkat konsumsi narkoba dan sejensnya di Indonesia sudah sangat mengkhawatirkan. Kondisi Indonesia sudah dikategorikan sebagai “darurat narkoba”.  Tidak ada wilayah di Indonesia yang terbebas dari jeratan narkoba. Daerah Istimewa Yogyakarta masuk urutan kelima. Peringkat ini sudah mengkategorikan Jogjakarta dalam kategori “darurat narkoba”. Masyarakat harus dilindungi. Lembaga yang menjadi ujung tombak dari pencegahan dan penanggulangan dampak adalah Polri dan BNN. Penguatan dan dukungan terhadap dua lembaga ini perlu dilakukan. Prinsip mencegah penggunaan narkoba lebih baik dari rehabilitasi pecandu. Penggunaan dan penguasaan teknologi komunikasi belum banyak dipakai untuk sosialisasi pada masyarakat oleh kedua lembaga tersebut. Untuk itu perlu peningkatan ketrampilan  teknologi komunikasi oleh personil BNNP Yogyakarta dan Polda DIY. Hasil dari IbM ini adalah peningkatan: pertama,   peserta mampu dalam memetakan audience. Kedua, peserta mampu membuat konsep dan menuangkannya dalam skenario. Ketiga, peserta mampu  melakukan pengambila gambar. Keempat, peserta mampu melaksanakan produksi audio visual. Kelima, peserta mampu editing gambar. Keenam, peserta mampu memperluas jaringan kerjasama dengan berbagai media komunikasi  (termasuk mampu mengelola media sosial). Ketujuh, peserta mampu membuat press release. Adapun bentuk luaran dari IbM ini adalah film pendek, Iklan Layanan Masyarakat (ILM), portal web dan media social, MoU kerjasama antara BNNP DIY ataupun Polda DIY dengan media cetak dan elektronik di Yogyakarta.

 

Keywords

Ketrampilan, Media Komunikasi, Jaringan Kerjasama

Refbacks

  • There are currently no refbacks.