HUBUNGAN DUKUNGAN SUAMI DAN KELUARGA DENGAN INTENSITAS NYERI PERSALINAN KALA I

Elika Puspitasari(1*)

(1) Program Studi Kebidanan Program Sarjana Terapan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta, Indonesia
(*) Corresponding Author

Abstract

Wanita dalam persalinan kala I didapatkan bahwa 60% primipara melukiskan nyeri akibat kontraksi uterus sangat hebat, 30% nyeri sedang. Pada multipara 45% nyeri hebat, 30% nyeri sedang, 25% nyeri ringan. Dukungan suami dan keluarga merupakan faktor eksternal dari support system dapat membantu mengurangi nyeri persalinan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan dukungan suami dan keluarga terhadap intensitas nyeri persalinan kala I. Desain penelitian menggunakan observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Analisa bivariat menggunakan uji statistik Spearman. Hasil analisa bivariat menunjukkan ada hubungan antara dukungan suami dan keluarga dengan intensitas nyeri persalinan Kala I dibuktikan dengan p-value < 0,05 (0,018). Nilai koefisien korelasi (-0,396) menunjukkan hubungan yang negatif dimana semakin tinggi dukungan suami dan keluarga maka semakin rendah intensitas nyeri persalinan yang dirasakan oleh ibu bersalin. Saran bagi bidan yang bertugas di ruang bersalin khususnya diharapkan dapat memberikan asuhan manajemen nyeri persalinan lebih variatif sehingga ibu bersalin dapat terbantu menemukan koping nyeri yang sesuai.

Keywords

dukungan suami; nyeri persalinan

Full Text:

PDF

References

Fajaryani, T., Sucipto, E., & Andari, I. D. (2015). Perbedaan Tingkat Nyeri Persalinan pada Ibu Bersalin Normal Kala I Primigravida dan Multigravida di BPM Ny.M Slerok Kota Tegal Tahun 2014, (09).

Hilmansyah. (2011). Peran Pendamping Selama Proses Persalinan. http://www.askep-askeb.cz.cc diakses tanggal 20 Agustus 2017

Hutahaean. (2009). Asuhan Keperawatan Dalam Maternitas dan Ginekologi. Salemba Medika. Jakarta. Hal. 63

Juwita, S., & Rahmah, H. (2014). Dukungan dan Partisipasi Suami Saat Persalinan, 1–10. Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Indonesia.

Magfuroh, A. (2012). Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Nyeri Persalinan Kala I Fase Aktif Di Ruang Bersalin Rumah Sakit Umum Kabupaten Tangerang. Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatulloh Jakarta.

Maslikhanah. (2011). Penerapan Teknik Pijat Effleurage sebagai Upaya Penurunan Nyeri Persalinan pada Ibu Inpartu kala I Fase Aktif. Tesis. Universitas 11 Maret.

Septi, D., Sumarni, & Eko, E. (2014). Pengaruh Dukungan Suami Dalam Proses Persalinan Dengan Nyeri Persalinan DI RSIA Bunda Arif Purwokerto. Bidan Prada : Jurnal Ilmiah Kebidanan, 5, No.1, 1–12. Akademi Kebidanan YLLPP Pusrwokerto.

Tini, A., & Wati, S. (2015). Hubungan Pendampingan Suami Dengan Intensitas Nyeri Persalinan Kala I di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta.

Yuliastuti, T., & Novita Nurhidayati. (2013). Pendampingan Suami dan Skala Nyeri Pada Persalinan Kala 1 Fase Aktif. Bidan Prada : Jurnal Ilmiah Kebidanan, 4(1), 1–14.

Article Metrics

Abstract view(s): 1902 time(s)
PDF: 2638 time(s)

Refbacks

  • There are currently no refbacks.