EFIKASI DIRI DAN DUKUNGAN KELUARGA MENDORONG KEPATUHAN MINUM OBAT PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2

Arrini Fahamsya(1), Merry Tiyas Anggraini(2), Chamim Faizin(3*)

(1) Prodi S1 Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Semarang.
(2) Departemen Ilmu Kedokteran Keluarga, Fakultas Kedokteran, Universitas Muhammadiyah Semarang.
(3) Departemen Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran, Universitas Muhammadiyah Semarang.
(*) Corresponding Author

Abstract

ABSTRAK

Kepatuhan minum obat terhadap pengobatan DM tipe 2 dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu dukungan keluarga serta efikasi diri. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara efikasi diri serta dukungan keluarga terhadap tingkat kepatuhan minum obat antidiabetik oral pada pasien DM tipe 2. Metode yang digunakan yaitu desain analitik observasional dengan pendekatan cross sectional dengan jumlah sampel 78 sampel dari total sampling. Pengambilan data mempergunakan kuesioner Morisky Medication Adherence Scale-8 (MMAS-8), Diabetes Management Self Efficacy Scale (DMSES), dan kuesioner Dukungan Keluarga, yang kemudian dianalisis dengan uji korelasi rank spearman. Analisis data penelitian menghasilkan nilai koefisien korelasi antara efikasi diri terhadap kepatuhan minum obat sebesar 0,831 yang berarti sangat kuat dengan ρ value = 0,001 (ρ value <0,005). Koefisien korelasi antara dukungan keluarga terhadap kepatuhan minum obat sebesar 0,769 yang juga berarti sangat kuat dengan nilai ρ value = 0,001 (ρ value <0,005). Kesimpulan penelitian ini efikasi diri dan dukungan keluarga mendorong kepatuhan minum obat pasien DM tipe 2.

Kata Kunci : Kepatuhan Minum Obat, Efikasi Diri, Dukungan Keluarga, DM Tipe 2

 

ABSTRACT

Medication compliance is influenced by several factors, one of which is self-efficacy and family support. The aim of this study was to analyze the relationship between self-efficacy and family support on the level of medication compliance to taking oral hypoglycemic drugs in patients DM type 2. This study used observational analytics cross sectional design with 78 persons as sample qualified using total sampling. Data were collected by using Morisky Medication Adherence Scale-8 (MMAS-8), Diabetes Management Self Efficacy Scale (DMSES) and the family support questionnaire, then were analyzed using spearman rank correlation test. The result of this study showed the correlation coefficient value of self-efficacy and medication compliance was r= 0,831 which means very strong with ρ value = 0.001 (ρ value <0.005). Family support and medication compliance was r= 0,769 which means very strong with ρ value = 0.001 (ρ value <0.005). The conclusion of this study was self-efficacy and family support encourage medication adherence in type 2 DM patients. Type 2.

Keywords: Medication Compliance, Self Efficacy, Family Support, DM Type 2

References

Andanalusia, M., Athiyah, U. and Nita, Y. 2019. Medication adherence in diabetes mellitus patients at Tanjung Karang Primary Health Care Center, Mataram. Journal of basic and clinical physiology and pharmacology. 30(6). Pp: 1–7. doi: 10.1515/jbcpp-2019-0287.

Almira, N., Arifin, S., dan Rosida, L. 2019. Faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku kepatuhan minum obat anti diabetes pada penderita diabetes melitus tipe 2 di Puskesmas Cempaka Banjarmasin. Homeostasis. 2(1). Pp: 43–54.

Azwar. 2012. Metode Penelitian. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Baghikar, S., Benitez, A., Fernandez Piñeros, P., Gao, Y., and Baig, A. A. 2019. Factors Impacting Adherence to Diabetes Medication Among Urban, Low Income Mexican-Americans with Diabetes. Journal of Immigrant and Minority Health. 21(6). Pp: 1334–1341. doi: 10.1007/s10903-019-00867-9.

Dahlan, M.S. 2011. Statistik Untuk Kedokteran dan Kesehatan. Edisi 5. Jakarta: Salemba Medika.

Kurnia, A. 2018. Validitas dan Reliabilitas Kuesioner Diabetes Management Self Efficacy Scale ( DMSES ). Journals of Ners Community. 09(02). Pp: 156–60.

Masruroh, N. L. Pangastuti, A.F., Melizza, N., and Kurnia, A.D. 2021. Level of knowledge and family support toward medication adherence among patient with diabetes mellitus in malang, indonesia. Indian Journal of Forensic Medicine and Toxicology. 15(1). Pp: 1406–13. doi: 10.37506/ijfmt.v15i1.13610

Pamungkas, R. A., Rohimah, S. dan Zen, D. N. 2020. Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kepatuhan Berobat Pada Penderita Hipertensi Di Wilayah Kerja Puskesmas Ciamis Tahun 2019. Jurnal Keperawatan Galuh. 2(1). doi: 10.25157/jkg.v2i1.3577.

Rosyida L., Priyandani, Y., Sulistyarini, A., dan Nita, Y. 2015. Kepatuhan Pasien pada Penggunaan Obat Antidiabetes dengan Meode Pill-Count dan MMAS-8 di Puskesmas Kedurus Surabaya. Jurnal Farmasi Komunitas. 2(2). Pp: 36–41.

PERKENI. 2019. Pedoman pengelolaan dan pencegahan diabetes melitus tipe 2 dewasa di Indonesia 2019. Perkumpulan Endokrinologi Indonesia. Available at: https://pbperkeni.or.id/wp-content/uploads/2020/07/Pedoman-Pengelolaan-DM-Tipe-2-Dewasa-di-Indonesia-eBook-PDF-1.pdf.

Shao, Y. Liang, L., Shi, L., Wan, C., and Yu, S. 2017. The Effect of Social Support on Glycemic Control in Patients with Type 2 Diabetes Mellitus: The Mediating Roles of Self-Efficacy and Adherence. Journal of Diabetes Research. 2017. doi: 10.1155/2017/2804178.

Sutarto, S., Fauzi, Y.S., Indriyani, R., Sumekar D.Y., dan Wibowo, A. 2019. Efikasi Diri pada Kepatuhan Minum Obat Anti Tuberkulosis (OAT). Jurnal Kesehatan. 10(3). Pp: 405-12. doi: 10.26630/jk.v10i3.1479

Article Metrics

Abstract view(s): 234 time(s)
PDF (Bahasa Indonesia): 165 time(s)

Refbacks

  • There are currently no refbacks.