AGENESIS MOLAR TIGA ORANG TUA SEBAGAI FAKTOR RESIKO AGENESIS MOLAR TIGA ANAK

Juwita Raditya Ningsih, Doly Hasonangan, Ade Martha Dinata

Abstract

Agenesis gigi merupakan kondisi dimana gigi tidak dijumpai di dalam rongga mulut akibat ketiadaan benih gigi. Faktor genetik merupakan salah satu faktor yang dominan sebagai faktor resiko terjadinya agenesis gigi pada dari orang tua pada anak. Melalui penelitian ini untuk pertama kalinya akan dapat dilaporkan adanya hubungan antara status agenesis gigi molar tiga orang tua terhadap status agenesis molar tiga anak dan mengetahui berapa besar resiko kedua orang tua yang keduanya agenesis molar tiga memiliki anak yang agenesis molar tiga.
Data status agenesis disajikan dalam bentuk skala ordinal dan dianalisis non parametrik chi square untuk mengetahui ada tidaknya hubungan. Hasil perhitungan Odds Ratio menunjukkan angka 0,94 atau mendekati angka 1 (OR=1). Hal ini dapat diartikan bahwa terdapat risiko yang hampir sama bagi kedua orang tua agenesis gigi molar ketiga maupun salah satu orang tua agenesis gigi molar ketiga untuk memiliki anak dengan agenesis gigi molar ketiga.
Hasil analisis Chi-Square diketahui pada data crosstabulation (tabulasi silang) tidak memenuhi syarat untuk dilakukan uji analisis Chi-Square sehingga perlu dilakukan uji analisis alternatif Chi-Square yaitu uji analisis Fisher’s Exact Test. Hasil uji analisis Fisher’s Exact Test nilai significancy menunjukkan angka 1,000 yang berarti tidak terdapat hubungan antara status agenesis gigi molar tiga orang tua dengan status agenesis gigi molar tiga anak pada suku Jawa (P>0,05). Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah bahwasanya agenesis gigi molar tiga orang tua hanya berperan sebagai faktor resiko minimal terhadap terjadinya agenesis molar tiga anak.
Kata kunci: kelainan jumlah gigi, kelainan tumbuh kembang, variasi normal

Keywords

oral medicine

Full Text:

PDF

References

Abu-Hussein M, Watted N, Yehia M, Proff P, Iraqi F. Clinical Genetic Basis of Tooth Agenesis. IOSR J Dent Med Sci. 2015;14(12):2279–861.

Sujon MK, Alam MK, Rahman SA. Prevalence of third molar agenesis: Associated dental anomalies in non-syndromic 5923 patients. PLoS One. 2016;11(8):1–9.

Carter K, Worthington S. Predictors of Third Molar Impaction. J Dent Res. 2016;95(3):267–76.

Bei M. Molecular Genetics of Tooth Development. Curr Opin Genet Dev. 2009;19(5):504–10.

Haga S, Nakaoka H, Yamaguchi T, Yamamoto K, Kim Y-I, Samoto H, et al. A genome-wide association study of third molar agenesis in Japanese and Korean populations. J Hum Genet. 2013;58(12):799–803.

Salvi A, Giacopuzzi E, Bardellini E, Amadori F, Ferrari LIA, Petro GDE, et al. Mutation analysis by direct and whole exome sequencing in familial and sporadic tooth agenesis. Int J Mol Med. 2016;38:1338–48.

Williams MA, Letra A. The Changing Landscape in the Genetic Etiology of Human Tooth Agenesis. Genes (Basel). 2018;9(255).

Ye X, Attaie AB. Genetic Basis of Nonsyndromic and Syndromic Tooth Agenesis. J Pediatr Genet. 2016;5(4):198–208.

Coster PJ De, Marks LA, Martens LC, Huysseune A. Dental agenesis : genetic and clinical perspectives. J Oral Pathol Med. 2009;38:1–17.

Azzaldeen A, Watted N, Borbély AMP, Abu-Hussein M. Tooth Agenesis ; Aetiological Factors Abdulgani Azzaldeen , Nezar Watted , Abdulgani Mai , Péter Borbély ,. J Dent Med Sci. 2017;16(1):75–85.

Bozga A, RP S, D M. A study of prevalence and distribution of tooth agenesis. J Med Life. 2014;7(4):551–4.

Ckman BB, Wahlin YB. Variations in number and morphology of permanent teeth in 7-year-old Swedish children. Int J Paediatr Dent. 2001;11:11–7.

Goyal S, Verma P, Raj SS. Radiographic Evaluation of the Status of Third Molars in Sriganganagar Population – A Digital Panoramic Study. Malays J Med Sci. 2016;23(5):103–12.

Article Metrics

Abstract view(s): 1637 time(s)
PDF: 1717 time(s)

Refbacks

  • There are currently no refbacks.