IDENTIFIKASI BAKTERI Escherichia coli PADA SAUS MAKANAN JAJANAN DI SEKITAR KAMPUS UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA

Devi Listiana Wardani, Zulia Setiyaningrum

DOI: https://doi.org/10.23917/jk.v12i2.9765

Abstract

Makanan yang tidak aman akan menjadi penyebab terjadinya gangguan kesehatan pada masyarakat salah satunya oleh perilaku higiene sanitasi yang buruk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keberadaan bakteri Escherichia coli pada saus makanan yang dijual di sekitar kampus Universitas Muhammadiyah SurakartaPerilaku higiene sanitasi yang buruk dapat meningkatkan kemungkinan adanya pencemaran makanan dan menjadikan makanan tersebut menjadi tidak aman untuk dikonsumsi. Metode yang digunakan adalah deskriptif observasional. Sampel penelitian terdiri dari 21 saus cabai makanan yang dijajakan di sekitar kampus Universitas Muhammadiyah Surakarta. Identifikasi bakteri Escherichia coli dilakukan di laboratorium dengan metode kualitatif melalui tahap pengkayaan, isolasi dan identifikasi melalui uji biokimia fermentasi karbohidrat, Sulfide Indole Motility dan Simmons Citrate. Semua pengujian dilakukan sebanyak 2 kali. Hasil menunjukkan dari 21 sampel saus terdapat 7 sampel yang menunjukkan adanya bakteri Escherichia coli. Perilaku higinene sanitasi.

Keywords

Escherichia coli; Makanan Jajanan; Saus

Full Text:

PDF

References

Agustina, F., Pambayun, R., Febry, F. (2009). Higiene dan Sanitasi Pada Pedagang Makanan Jajanan Tradisional di Lingkungan Sekolah Dasar di Kelurahan Demang Lebar Daun Palembang. Naskah Publikasi. Universitas Sriwijaya.

Aminah, S dan Hidayah, N. (2006). Pengetahuan Keamanan Pangan Penjual Makanan Jajanan Di Lingkungan Sekolah Kelurahan Wonogiri Kecamatan Semarang Selatan Kota Semarang. Jurnal Litbang Universitas Muhammadiyah Semarang. 4 (3): 18-25.

Arisman. (2009). Buku Ajar Ilmu Gizi Keracunan Makanan. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC.

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). (2016). Laporan Tahunan Badan POM RI Tahun 2015. Jakarta: Badan Pengawas Obat dan Makanan.

Badan Pusat Statistik. (2016). Provinsi Jawa Tengah dalam Angka. Jawa Tengah: Badan Pusat Statistik.

Fathonah, S. (2005). Higiene dan Sanitasi Makanan. Semarang: Unnes Press.

Garcia, T.E., Cerna, J.F., Thompson, M.R, Lopez-Saucendo, C. (2002). Faecal Contamination and Enterotoxigenic Escherichia Coli in Street-vended Chili Sauce in Mexico and Its Public Health Relevance. Epidemiology and Infection. 129(1): 223-226.

Gea, S.I. (2009). Hygiene Sanitasi dan Analisis Cemaran Mikroba yang Terdapat Pada Saus Tomat dan Saus Cabai Isi Ulang yang Digunakan Di Lingkungan Universitas Sumatera Utara Tahun 2009. Skripsi. Universitas Sumatera Utara.

Hastutiek, P dan Fitri, L.E. (2007). Potensi Musca domestica Linn. sebagai Vektor Beberapa Penyakit. Jurnal Kedokteran Brawijaya.13 (3): 125-136.

Huda, M dan Tuntun, M. (2015). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Jumlah Mikroba Pada Kecap Manis Isi Ulang Yang Digunakan Penjual Bakso Di Kecamatan Way Halim Kota Bandar Lampung. Jurnal Analis Kesehatan. 4(1): 355-365.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes). (2011). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor : 1096/Menkes/Per/VI/2011 tentang Higiene Sanitasi Jasa Boga. Jakarta: Menteri Kesehatan Republik Indonesia.

Kepriana, V. (2016). Hubungan Antara Higiene Dan Sanitasi Dengan Jumlah Angka Kuman Pada Sambal Di Warung Tenda Kota Pontianak Tahun 2016. Skripsi. Universitas Muhammadiyah Pontianak.

Mansaudah, K.L., Fatimah, Kojong, N. (2014). Analisis Cemaran Bakteri Coliform pada Saus Tomat Jajanan Bakso Tusuk yang Beredar di Manado. Jurnal Ilmiah Farmasi. 3(2): 37-44.

Radji, M. (2010). Buku Ajar Mikrobiologi : Panduan Mahasiswa Farmasi & Kedokteran. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC.

Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas). (2013). Laporan Hasil Riset Kesehatan Dasar 2013. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan.

Sucipto, C.D. (2016). Keamanan Pangan Untuk Kesehatan Manusia. Yogyakarta: Gosyen Publishing.

Universitas Muhammadiyah Surakarta. (2017). Mahasiswa. Diakses : 23 November 2017. Http://www.ums.ac.id/id/mahasiswa

Winarno, F.G. (2008). Kimia Pangan Dan Gizi Edisi Terbaru Cetakan 1. Bogor: M-Brio Press.

World Health Organization (WHO). (2011). Initiative to estimate the Global Burden of Foodborne Diseases: Information and publications. Diakses : 24 Mei 2017. Http://www.who.int/foodsafety/foodborne_disease/ferg/en/index7.html.

Article Metrics

Abstract view(s): 1859 time(s)
PDF: 2452 time(s)

Refbacks

  • There are currently no refbacks.