WACANA RELASI KUASA DALAM KELUARGA PADA FILM NANTI KITA CERITA TENTANG HARI INI

Muhammad Ridho Muwahid Billah(1*), Filosa Gita Sukmono(2)

(1) 
(2) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
(*) Corresponding Author

Abstract

Keluarga adalah salah satu kategori ruang sosial yang bersifat dinamis. Transisi dari zaman ke zaman tentang kultur dan budaya dalam keluarga berubah-ubah. Namun tak sedikit menyisakan kultur dan budaya yang berkepanjangan. Dalam konteks film, keluarga di dalam film seraya cerminan apa yang terjadi di kehidupan sehari-hari dalam berkeluarga. Perpaduan antara konstruksi dan realitas keluarga digambarkan pada film sebagai sarana untuk memahami fenomena yang terjadi disamping kehidupan keluarga yang dinamis. Film Nanti Kita Cerita Tentang Hari ini mengangkat tentang realitas keluarga yang terjadi di hari ini. Film ini menceritakan tentang sebuah keluarga yang memiliki ketimpangan relasi antara ayah dan anggota keluarga yang lain. Penelitian ini bersifat kualitatif dengan menggunakan metode analisis wacana kritis Norman Fairclough untuk membongkar praktik kuasa Ayah pada anggota keluarga lainnya. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah dengan tida dimensi, teks, praktik diskursif dan praksis sosial. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui relasi kuasa dalam lingkup keluarga yang ada pada film Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa melalui tiga dimensi teks, relasi kuasa dalam keluarga di film Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini merupakan strategi distribusi kuasa Ayah dalam mendominasi kekuasaan terhadap anggota keluarga lainnya.

References

Afandi, A. K. (2012). Konsep Kekuasaan Michel Faucault. Teosofi: Jurnal Tasawuf Dan Pemikiran Islam, 2(1), 131–149.

Anggraini, T. R. (2018). Analisis Wacana Kritis Pada Koran Kompas Edisi 24 Mei 2012. Jurnal Bindo Sastra, 2(2), 253–261.

Antaranews. (2019). Angga Dwimas Sasongko sebut “NKCTHI” film yang personal. https://www.antaranews.com/berita/1216412/angga-dwimas-sasongko-sebut-nkcthi-film-yang-personal

Berger, A. A. (2018). Media Analysis Techniques. SAGE Publications. https://books.google.co.id/books?id=kbVItAEACAAJ

Beritabaik.id. (2020). Tayang 2 Januari Mendatang, Film “NKCTHI” Hadirkan Tema Keluarga. https://beritabaik.id/read?editorialSlug=film&slug=1577683336304-tayang-2-januari-mendatang-film-nkcthi-hadirkan-tema-keluarga

Bonafix, D. N. (2011). Videografi: Kamera dan Teknik Pengambilan Gambar. Humaniora, 2(1), 845. https://doi.org/10.21512/humaniora.v2i1.4015

Cronin, C. (1996). Bourdieu and Foucault on power and modernity. Philosophy & Social Criticism, 22(6), 55–85.

DI ARIP, B. N. (2021). Representasi Keluarga Modern Dalam Film “Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini.”

Elya, M. (2014). Analisis Wacana Kritis Dalam Perspektif Norman Fairclough. KOMUNIKA: Jurnal Dakwah Dan Komunikasi, Vol 8(No 1), 1–19. http://ejournal.iainpurwokerto.ac.id/index.php/komunika/article/viewFile/746/640

Foucault, M. (1997). Seks dan kekuasaan: sejarah seksualitas. Gramedia. https://books.google.co.id/books?id=5qwVAgAACAAJ

Haryatmoko, D. (2019). CRITICAL DISCOURSE ANALYSIS (ANALISIS WACANA KRITIS) Landasan Teori, Metodologi dan Penerapan. PT RajaGrafindo Persada.

Helmitalksfilms. (2020). [Review] Nanti Kita Cerita tentang Hari Ini.

Julia Ayu Gracia, Daniel Budiana, & M. W. (2021). Representasi Disfungsi Keluarga dalam Film Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini Pendahuluan.

Kincir. (2020). (REVIEW) Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini (2020).

Kompas. (2019). NKCTHI, Film Keluarga Pertama yang Digarap Angga Dwimas Sasongko.

Liputan6. (2020). Angga Dwimas Sasongko Menangis saat Menyutradarai NKCTHI.

Mudhoffir, A. M. (2014). Teori Kekuasaan Michel Foucault: Tantangan bagi Sosiologi Politik. Masyarakat: Jurnal Sosiologi, 75–100.

Nurbayati, N., Nurjuman, H., & Mustika, S. (2019). Konstruksi Media Tentang Aspek Kemanusiaan Pada Poligami (Analisi Isi Terhadap Film Surga Yang Tak DiRindukan). JRK (Jurnal Riset Komunikasi), 8(2).

Nurudin. (2001). Komunikasi propaganda. Remaja Rosdakarya. http://books.google.com/books?id=CJ_ZAAAAMAAJ

Putri, D. S. (2019). RELASI KUASA KELUARGA PENSIUNAN DI PERKOTAAN (Studi Kasus pada Ranah Domestik Keluarga yang Suaminya Pensiun di Kota Gresik). Universitas Airlangga.

Silvanari, T. A. (2021). Representasi Karakter Ayah pada Film NKCTHI : Nanti Kita Cerita tentang Hari Ini. 2, 55–72.

Sukmono, F. G. (2018). Dinamika Wacana Multikultur Dalam Film Indonesia Dengan Isu Minoritas Pasca 1998 (Analisis Wacana Kritis Film Gie, Tanda Tanya dan Soegija).

Susilawati, A. (2020). Film dan Reperesentasi Kepentingan Politik: Kasus Pemutaran Film “A Man Called Ahok” dan “Hanum & Rangga” Menjelang Pemilu 2019. JISPO Jurnal Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik, 10(1), 63–74. https://doi.org/10.15575/jispo.v10i1.4882

Theconversation. (2020). Melawan lupa: membaca pesan HAM dalam film NKCTHI.

Toni, A. (2017). Ideologi Film Garin Nugroho. Pantun: Jurnal Ilmiah Seni Budaya, 2(1), 11–30. https://jurnal.isbi.ac.id/index.php/pantun/article/view/749/450

Article Metrics

Abstract view(s): 190 time(s)
PDF (Bahasa Indonesia): 188 time(s)

Refbacks

  • There are currently no refbacks.