PENGARUH PANJANG SERAT TERHADAP KEAUSAN, KEKUATAN TARIK DAN IMPACT KOMPOSIT SERAT PELEPAH PISANG BERMATRIKS POLYESTER

Syaiful Anwar Sani(1*), Pramuko Ilmu Purboputro(2), Ngafwan Ngafwan(3)

(1) Universitas Muhammadiyah Surakarta
(2) Universitas Muhammadiyah Surakarta
(3) Universitas Muhammadiyah Surakarta
(*) Corresponding Author

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh antara panjang serat pelepah pisang 10 mm, 20 mm, 30 mm, 40 mm terhadap keausan, kekuatan tarik dan impact  komposit serat pelepah pisang dengan matrik polyester. Selain itu untuk meneliti jenis-jenis patahan yang terjadi pada pengujian impact dan tarik.

              Pada penelitian ini serat yang digunakan adalah serat pelepah pisang kepok dengan fraksi volume 50%, panjang serat 10 mm, 20 mm, 30 mm, 40 mm. Proses pembuatan spesimen menggunakan pressmold. Jenis matrik  yang digunakan adalah polyester BQTN 157, 1% hardener. Cetakan spesimen menggunakan kaca. Standart acuan untuk pembuatan dan pengujian spesimen yang digunakan yaitu ASTM D 256 untuk pengujian impact  dan ASTM D 638-03 type I untuk pengujian tarik, serta untuk pengujian keausan menggunakan metode ’’Ogoshi High Speed Universal Wear Testing Machine’’ (type OAT-U).

              Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa perbandingan panjang serat tidak begitu berpengaruh terhadap kekuatan impact. Spesimen dengan serat yang semakin panjang akan semakin tahan lama dalam menahan beban tarik karena serat yang panjang mempunyai struktur yang lebih sempurna yang terpasang sepanjang sumbu serat dan cacat internal pada serat lebih sedikit daripada material serat yang pendek. Semakin panjang serat maka tingkat keausannya semakin tinggi. Sedangkan serat yang pendek memiliki kerapatan dan kemampuan yang lebih dalam meredam gesekan dibandingkan serat yang panjang sehingga tingkat keausannya relatif rendah. Sehingga serat yang lebih pendek baik digunakan sebagai bahan kanvas rem. Jenis patahan yang terjadi adalah pull out fiber pada spesimen uji impact dan patah getas pada spesimen uji tarik.

Full Text:

PDF

References

Annual Book of Standards, 2002, ASTM D 638-02, “Standard Test Method For Tensile Properties of Plastic”, ASTM.

Annual Book of Standards, 2000, ASTM D 256-00, “Standard Test Method For Determining The Izod Impact Resistance Of Plastics”, ASTM.

Anonim, 1999 ‘’Otomotif Mesin Industri’’ Otomega SMK., Jakarta Hal 148.

Anonim.,Instruction Manual Ogoshi High Speed Universal wear Testing Machine (type OAT-U), Tokyo testing machine MFG.CO.LTD.

Diharjo K., Triyono T. 1999. Buku Pegangan Kuliah Material Teknik, UNS,Surakarta.

Gibson, Ronald F. 1994. ‘’Principles Of Composite Material Mechanics’’. New York : Mc Graw Hill,Inc.

Jones, 1975 ‘’Mechanics of composite material’’ 2nd edition, Taylor & Francis.inc.325 chesnut street philadelpia, PA 19106.

Kurniasari, H.D., 2008 ‘’Solidifikasi Limbah Alumina Dan Sand Blasting PT.Pertamina UP IV Cilacap Sebagai Campuran Bahan Pembuat Keramik’’ skripsi S-1, Teknik lingkungan, Universitas Islam Indonesia, Jogjakarta.

Waskito, T.A., Haroen, W.A., 2007 ‘’Peningkatan Standar Kanvas Rem Kendaraan Berbahan Baku Asbestos Dan Non Asbestos (Celulose) Untuk Keamanan’’ diakses tanggal 10 maret 2009 dari litbang.

http:/www.litbang.co.id/science/journal/2874847.

Wicaksono, jamasri, yudiono, H. 2006, ‘’Karakterisasi Kekuatan Bending Komposit Berpenguat Kombinasi Serat Kenaf Acak Dan Anyam’’skripsi. Teknik mesin., Universitas Negeri Semarang, Semarang.

Article Metrics

Abstract view(s): 717 time(s)
PDF: 836 time(s)

Refbacks

  • There are currently no refbacks.