KONSEP INTEGRASI ILMU GHOYAH DAN ILMU WASILAH DALAM KURIKULUM PENDIDIKAN DI SEKOLAH (Studi Kasus di SMA Al-Irsyad Al-Islamiyyah Cilacap Tahun 2012-2013)

Opi Irawansah(1*),

(1) Dusun Kabuyit RT.03/08n Kecamatan Lopdi Sumbawa. Nusa Tenggara Barat
(*) Corresponding Author
DOI: https://doi.org/10.23917/profetika.v15i1.1970

Abstract

The study in this research was about the integration concept of ghoyah (goal) and wasilah (medium) science in the school education curriculum. The first purpose
of this research was identification of the integration concept of ghoyah (goal) and wasilah (medium) science that was applied at Al-Irsyad Al-Islamiyyah Senior High School
Cilacap. The second purpose of this research was identification of the main problem and
solution that had to be done in implementation of integration of ghoyah and wasilah science at Al-Irsyad Al-Islamiyyah Senior High School Cilacap. The method used in this research was qualitative research method. This method was used for case study at Al-Irsyad Al-Islamiyyah Senior High School Cilacap. The written data were books,
documents and magazines about integration concept of ghoyah and wasilah science.
Whereas the unwritten data were taken from Al-Irsyad Al-Islamiyyah Senior High
School Cilacap. The collection of data used observation, documentation and interview
methods. The data had been collected by those method were analyzed in the verbal form using coherence interpretation. The result this research showed that the integration of ghoyah and wasilah science was applied at Al-Irsyad Al-Islamiyyah Senior High School
Cilacap had some types. They were the integration of ghoyah and wasilah science in
preparation lesson plan, in implementing teaching-learning and extra curricular activities
and so on. According to researcher’s analysis, there were some things that could help
the process of integration of ghoyah and wasilah science in some activities above. The
first, teachers’ knowledge and capability in applying the integration concept of ghoyah
and wasilah science. The second, there was colaboration between teachers and parents
in supervising students’ activities out of school.
Key words: integration concept; goal science; medium science.

Studi dalam penelitian ini adalah mengenai konsep integrasi ilmu ghoyah
(tujuan) dan ilmu wasilah (sarana) dalam kurikulum pendidikan di sekolah. Tujuan
yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi konsep integrasi
ilmu ghoyah dan ilmu wasilah yang diterapkan di SMA Al-Irsyad Al-Islamiyyah
Cilacap, dan mengidentifikasi problem utama dan solusi yang harus dilakukan dalam
implementasi integrasi ilmu ghoyah dan ilmu sarana di SMA Al-Irsyad Al-Islamiyyah
Cilacap. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif yang merupakan studi kasus di SMA Al-Irsyad Al-Islamiyyah Cilacap.
Fenomena agama adalah fenomena
universal umat manusia. Selama ini belum
ada laporan penelitian dan kajian yang menyatakan bahwa ada sebuah masyarakat
yang tidak mempunyai konsep tentang
agama. Walaupun peristiwa perubahan
sosial telah mengubah orientasi dan makna
agama, hal itu tidak berhasil meniadakan
eksistensi agama dalam masyarakat. Sehingga kajian tentang agama selalu akan
terus berkembang dan menjadi kajian yang
penting dalam berbagai aspek kehidupan
manusia. Sebagaimana dalam ranah pendidikan, agama sangat penting untuk dikaji, karena apabila terjadi dikotomi antara
agama dan pendidikan maka sudah bisa
dipastikan pendidikan tersebut tidak bisa
optimal dan bahkan tidak akan sampai kepada tujuan yang sebenarnya. Maka dari
itu pendidikan tidak akan pernah terlepas
dari agama dalam prakteknya.
Undang-undang Sistem Pendidikan
Nasional No. 20 Tahun 2003, telah ditetapkan tujuan Pendidikan Nasional yaitu
untuk “Berkembangnya potensi peserta
didik agar menjadi manusia yang beriman
dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha
Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap,
kreatif, mandiri dan menjadi warga negara
yang demokratis serta bertanggung jawab
Kamus Besar Bahasa Indonesia menyebutkan bahwa definisi pendidikan adalah proses pengubahan sikap dan tata laku seseorang
atau kelompok orang dalam usaha
mendewasakan manusia melalui upaya pengajaran dan pelatihan.1
Apabila kita memperhatikan tujuan
dan makna pendidikan di atas, maka pada
dasarnya pendidikan adalah proses perubahan sikap dalam usaha mendewasakan
seseorang, jadi seseorang dikatakan berpendidikan
ketika ada perubahan sikap
pada dirinya, sikap bukan hanya berarti
akhlah atau adab saja, akan tetapi perutertulis berupa buku, dokumen dan majalah yang berkaitan dengan konsep
pengintegrasian ilmu ghoyah dan ilmu wasilah. Sedangkan data yang tidak tertulis
didapat dari SMA Al-Irsyad Al-Islamiyyah Cilacap. Pengumpulan data menggunakan
metode observasi, dokumentasi dan wawancara yang dianalisis dalam bentuk verbal dengan interpretasi koherensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi ilmu
ghoyah dan ilmu wasilah yang diterapkan di SMA Al-Irsyad Al-Islamiyyah Cilacap
ada beberapa bentuk yaitu, integrasi ilmu ghoyah dan ilmu wasilah dalam penyusunan
perangkat pembelajaran, pelaksanaan KBM, kegiatan ekstrakurikuler dan kegiatan
lainnya. Menurut analisis peneliti, ada beberapa hal yang dapat membantu berjalannya proses integrasi ilmu ghoyah dan ilmu wasilah dalam beberapa kegiatan di atas, diantaranya adalah: 1. Pengetahuan dan kemampuan guru dalam menerapkan konsep integrasi ilmu ghoyah dan ilmu wasilah. 2. Adanya kerjasama antara guru dan orangtua dalam megawasi kegiatan peserta didik di luar sekolah.
Kata kunci: konsep integrasi; ilmu tujuan; dan ilmu sarana.

Full Text:

PDF

References

Al-Attas, Muhammad Naquib. 1988. Konsep Pendidikan Islam. Bandung: Mizan.

Al-Mayli, Muhsin, 1993. Pergulatan Mencari Islam. Cetakan pertama. Jakarta: Paramadina.

Al-Qordhawy, Yusuf, 1997. Pengantar Kajian Islam. Cetakan Pertama. Jakarta: Pustaka

Al-Kautsar.

Amir Feisal, Jusuf, 1995. Reorientasi Pendidikan Islam. Cetakan Pertama. Jakarta: Gema

Insani Press.

Arifin, Zainal. 2012. Pengembangan Manajemen Mutu Kurikulum Pendidikan Islam.

Yogyakarta: Diva Press.

Konsep Integrasi Ilmu Ghoyah dan Ilmu Wasilah ... (Opi Irawansah)

Arikunto, Suharsim. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktis. (Jakarta: Rineka Cipta,

.

Azra, Azyumardi. 2012. Pendidikan Islam: Tradisi dan Modernisasi di Tengah Tantangan

Milenium III. Jakarta: Kencana Prenada Media Group. Edisi Pertama.

Brosur penerimaan siswa baru tahun ajaran 2013-2014 SMA Al-Irsyad Al-Islamiyyah Cilacap.

Buku standard operational procedure halaqoh pegawai Yayasan Sosial Al-Irsyad Cilacap.

Butt, Nasm. 1991. Sains dan Masyarakat Islam. Bandung: Pustaka Hidayah. Cetakan

pertama.

Data dari Laporan Individu Sekolah Menengah SMA Al-Irsyad Al-Islamiyyah Cilacap

tahun pelajaran 2011/2012.

DEPAG RI. 1984/1985. Al-Qur’an dan Terjemahnya, (Jakarta: Departemen Agama RI.)

Departemen Agama RI, 2007. Kumpulan Undang-Undang dan Peraturan Pemerintah RI

Tentang Pendidikan, (Jakarta: Dirjen Pendidikan Islam, Departemen Agama RI)

Departemen Pendidikan Nasional, 2005. Kamus Besar Bahasa Indonesia (Edisi ketiga),

(Jakarta: Balai Pustaka).

Elchos, John M. dan Hasan Shadily. 1976. Kamus Inggris Indonesia. (Jakarta: PT Gramedia

Pustaka Utama).

Ibnu Mandzur, (t.trh.). Lisanul ‘Arab, (Kairo:Dar al-Ma’arif).

Ilyas, Yunahar dan Muhammad azhar, 1999. Pendidikan Dalam Perspektif Al-Qur’an.

Cetakan Pertama. Yogyakarta: Lembaga Pengkajian dan Pengamalan Islam.

Izzuddin Taufiq, Muhammad, 2006. Panduan Lengkap dan Praktis Psikologi Islam. Cetakan

Pertama. Jakarta: Gema Insani Press.

Jogiyanto HM, 2008. Metodologi Penelitian Sistem Informasi, (Yogyakarta: AND).

J. Moleong, Lexy. 2007. Metodologi Penelitian Kualitatif, (Bandung: Remaja Rosdakarya).

Jurnal Kajian Islam, al- Insan, Vol.1, No.1, Januari 2005.

Kasiram, muhammad. 1998. Pelaksanaan Pendidikan Agama Islam di Sekolah Umum di Kota

Malang, (Malang: Jurnal Ilmu Pendidikan No. 2 Jilid V).

Kindarto, Sigit. 1999. Langkah Dakwah seorang Hamba: visi dan misi perjuangan H. Ghozi

Baasir, (Cilacap:[t.p])

Mahfud, Sahal dkk. 2000. Pendidikan Islam, Demokratisasi dan Masyarakat Madani.

Yogyakarta: Pustaka Pelajar Offset.

Majid, Abdul dan Dian Andayani. 2011. Pendidikan Karekter Perspektif Islam. Bandung:

PT Remaja Rosdakarya.

Masykur, Muhammad. 2003. Model Pengembangan Kurikulum PAI di SMU Muhammadiyah

Surabaya dan SMU Khadijah Surabaya (Suatu Studi Perbandingan), Tesis, (Surabaya:

IAIN Sunan Ampel Surabaya).

Muhadjir, Noeng. 2000. Metodologi Penelitian Kualitatif, (Yogyakarta: Rake Sarasin).

Muhaimin. 2009. Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam. Jakarta: Raja Grafindo

Persada.

Nata, Abuddin dkk. 2005. Integrasi Ilmu Agama dan Ilmu Umum. Jakarta: Raja Grafindo

Persada.

Nur’aini,Ema. 2008. Upaya Internalisasi Nilai Islam dalam Mata Pelajaran Sains Kelas III di

MI Al-Islam Kartasuro, skripsi, (Solo: UMS).

Purwanto, Ngalim. 2011. Ilmu Pendidikan Teoritis dan Praktis. Bandung: PT. Remaja

Rosdakarya. Edisi Kedua.

Rusydie, Salman. 2012. Kembangkan Dirimu jadi Guru Multitalenta. Jogjakarta: Diva Press.

Cetakan Pertama.

Saifuddin Anshari, Endang, 1989. Kuliah Al-Islam: Pendidikan Agama Islam Di Perguruan

Tinggi. Cetakan Kedua. Jakarta: Rajawali.

Sopiah, Efektifitas Pendidikan Agama Islam (Telaah Implementasi Kurikulum Tahun 2004 pada

SMA Negeri di Kota Pekalongan), (Disertasi tidak diterbitkan), (Yogyakarta: UIN

Kalijaga Yogyakarta, 2009).

Sugiono. Metode Penelitian Pendidikan. (Bandung : Alfabetha, 2009).

Sutrisno, Hadi. Metodologi Research I, (Yogyakarta : Andi offset, 1991).

Syamsuddin, Ach. Maimun. 2012. Integrasi Multidimensi Agama dan Sains. Jogjakarta:

IRCisoD. Edisi Baru.

Tafsir, Ahmad. 2002. Srategi Meningkatkan Mutu Pendidikan Agama Islam. Bandung:

Maestro.

Article Metrics

Abstract view(s): 623 time(s)
PDF: 484 time(s)

Refbacks

  • There are currently no refbacks.