PENERAPAN STRATEGI NABI IBRAHIM DALAM MENDIDIK ANAK DALAM TAFSIR SURAT ASH-SHAFFAT AYAT 99-113 (Studi Kasus di Madrasah Tsanawiyah 3 Muhammadiyah Masaran Sragen)

Sahirman Sahirman(1*),

(1) Pondok Pesantren Ibnu Abbas As-Salafy Sragen Beku Kliwonan Masaran Sragen Jawa Tengah Indonesia Telp.: 0271-7037931
(*) Corresponding Author
DOI: https://doi.org/10.23917/profetika.v15i02.1994

Abstract

This study intends to examine the problems of quality and education value to the children, reviewing the events of the dream with the prophet Abraham to slay
his son Ishmael alaihimas greetings in Q.S Ash-Shaaffaat: 99-113. The problem in this
study are, 1) what strategies are used to educate children of Abraham in the Surah
Ash-Shaaffaat: 99-113? 2) The value of what you want to be grown by the prophet
Ibrahim strategies in educating children contained in surah Ash-Shaaffaat: 99-113? 3) What is the relevance of the strategy developed by prophet Ibrahim in Surah Ash-
Shaaffaat: 99-113 on Islamic education curriculum in MTs.3 Muhammadiyah Masaran
Sragen? This is qualitative study which refers to the data of scientific papers (research
library), the approach used is a model of thematic tafsir (maudhu’i), the data collection
techniques are document study, while analyzing the data used in the content analysis (content analysis). Inductive method is used to infer from the data that has been analyzed previously, are then described in words. The results of this study suggest that strategies to educate children of Abraham are: purification of the soul, are in a good environment
and controlled, has a vision, mission and goals, have excellent communication, has a
spirit of sacrifice to achieve the contentment, love and help of god, has the formula “aljaza’ min jinsil charity”. The resulting values are: a lot of praying, establish the prayer, has the power embroidery, Honesty, Patience and have responsibility. Abraham and education strategy as far as the authors are very relevant to the study of Islamic education
curriculum in MTs.3 Muhammadiyah Masaran Sragen Academic Year 2009/2010.
Keywords: strategy; education; child.

Penelitian ini bermaksud meneliti masalah kualitas dan nilai pendidikan pada
anak, dengan mengkaji peristiwa mimpi Nabi Ibrahim untuk menyembelih anaknya
Ismail alaihimas salam dalam Q.S Ash-Shaaffaat: 99-113. Permasalahan dalam
penelitian ini adalah: pertama, apa strategi yang digunakan Nabi Ibrahim dalam
mendidik anak dalam Q.S Ash-Shaaffaat: 99-113? Kedua, nilai apa yang ingin
ditumbuhkan dengan strategi yang dilakukan Nabi Ibrahim dalam mendidik anak yang
terdapat dalam Q.S Ash-Shaaffaat: 99-113? Ketiga, Bagaimana relevansi strategi yang
dikembangkan oleh Nabi Ibrahim dalam Q.S Ash-Shaaffaat: 99-113 pada kurikulum
pendidikan agama Islam di MTs.3 Muhammadiyah Masaran Sragen? Penelitian
ini bersifat kualitatif yang mengacu pada data-data karya ilmiah (library research),
pendekatan yang digunakan adalah ilmu tafsir model tematik (maudhu’i), Teknik
pengumpulan data adalah dokumentasi, sedangkan dalam menganalis data
digunakan analisis isi (conten analysis). Metode induktif digunakan untuk
mengambil kesimpulan dari data-data yang telah dianalisis sebelumnya, yang
kemudian dijelaskan dengan kata-kata. Hasil dari penelitian ini menunjukkan
bahwa strategi Nabi Ibrahim dalam mendidik anak adalah: pensucian jiwa, berada
pada lingkungan yang baik dan terkontrol, memiliki visi misi dan tujuan, memiliki
komunikasi yang excellent, memiliki semangat berkorban untuk meraih keridhaan, kecintaan dan pertolongan Allah, memiliki rumus “al-jaza’ min jinsil amal”.
Strategi pendidikan Nabi Ibrahim sejauh penelitian penulis sangat relevan dengan
kurikulum pendidikan agama Islam di MTs. 3 Muhammadiyah Masaran Sragen
Tahun Ajaran 2009/2010
Kata Kunci: strategi; pendidikan; anak.

Full Text:

PDF

References

Asmani, Jamal Ma’ruf. 2012. Kiat Mengatasi Kenakalan Remaja di Sekolah, Yogjakarta: Buku Biru. al-Badr, Abdul Muhsin bin Hamad al-Abbad. 2003. Fathul Qawi al-Matiin Fii Syarh al-

Arba’in Wa Tatimmatil Khamsiin. (Dammam: Daar Ibnul Qoyyim, al-Qahirah:Daar

Ibnu Affan.

Al-Dimasyqi, Ali bin Ali Bin Muhammad Bin Abil Iz. 2001. Syarh al-Aqidah al-Thahawiyah,

Cet.II. Bairut lebanon: Resalah Publishers.

Al-Farmawi, Abu Hayy. 1977. Al-Bidayah fi Tafsir al-Maudhu’i, (Mesir: Maktabah

Jumhuriyyah.

Hidayatullah, M. Furqon. 2010. Guru Sejati. Surakarta: Yuma Pustaka.

Ibrahim, T. dan H. Darsono. 2009. Penerapan Fikih, jilid.1 kelas VII Madrasah Tsanawiyah,

Solo: PT.Tiga Serangkai Pustaka Mandiri.

Rahtikawati, Yayan dan Dadan Rusmana. 2013. Metodologi Tafsir al-Quran, Bandung:

CV.Pustaka Setia.

Al-Sa’di, Abdurrahman bin Nasir. 2000. Taesir al-Karim Ar-rohman fi Tafsir Kalami al-

Mannan. Bairut Lebanon: al-Resalah.

Shihab, M. Quraish. 2007. Secercah Cahaya Ilahi: Hidup Bersama Al-Qur’an, Bandung: PT.

Mizan Pustaka.

Shihab, Quraish. 1999. Membumikan Al-Quran: Fungsi dan Peran Wahyu Dalam Kehidupan

Masyarakat, cet.XIX. Bandung: Mizan.

Sugiono. 2007. Metode Penelitian Pendidikan, Bandung: Alfabeta Cet. 3.

Suharto, Dedhi, 2011. Keluarga Qur’ani. Jakarta: PT gramedia Pustaka Utama.

Zarqani, Muhammad Abdul Adzim. 1995. Manahilul Irfan fi Ulumil Qur’an, Bairut: Dar

al-Kitab al-Arabi, 1995, cet:I.

Zubaidi, Bahrun Abubakar Ihsan. 2005. Tahapan Mendidik Anak. Bandung: Irsyad Baitus

Salamar.

Article Metrics

Abstract view(s): 871 time(s)
PDF: 1661 time(s)

Refbacks

  • There are currently no refbacks.