MODEL PENGEMBANGAN PARADIGMA INTEGRASI ILMU DI UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA DAN UNIVERSITAS ISLAM NEGERI MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG

Arbi Arbi(1*), Imam Hanafi(2), Munzir Hitami(3), Helmiati Helmiati(4),

(1) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Suska Riau
(2) Institute for Southeast Asian Islamic Studies (ISAIS) UIN Suska Riau
(3) Program Pascasarjana UIN Suska Riau
(4) Program Pascasarjana UIN Suska Riau
(*) Corresponding Author
DOI: https://doi.org/10.23917/profetika.v20i1.8943

Abstract

Mencuatnya perbincangan persoalan integrasi ilmu ke permukaan, sebenarnya merupakan suatu upaya untuk mencermati dinamika kehidupan dan keilmuan yang dikotomik di dunia Islam. Upaya untuk mengintegrasikan dan menginterkoneksikan berbagai keilmuan Islam dengan sains adalah daya upaya dan sekaligus sebagai jawaban mendesak atas kelemahan dan kekurangan di kalangan umat Islam dibandingkan paradigma ilmu Barat. Telah berabad-abad kaum muslimin terpenjara dalam pemahaman keagamaan yang sempit dan tidak rasional. Seakan-akan mengkaji alam semesta bukan merupakan perbuatan agama. Terjadi pemisahan secara tegas antara urusan dunia dengan akhirat, antara sains dengan agama, antara ilmuwan dengan ulama. Konsekuensinya, dunia Islam tertinggal jauh dari kemajuan sains Barat. Sadar akan keterbatasan dari terpaan dan tamparan sains, ilmu pengetahuan dan teknologi Barat, PTAI Se-Indonesia berbenah diri, melakukan perombakan dan perubahan serius. Perubahan STAIN menjadi IAIN dan konversi IAIN menjadi UIN masih menyisakan problema besar, rumit dan pelik, terutama terletak pada persoalan pengembangan paradigma integrasi ilmu, pilar spritualitas dan model implementasinya. Model pengembangan paradigma integrasi ilmu yang dikembangkan di UIN Suka Yogyakarta terkonsentrasi pada simbol jaring laba-laba dan UIN Maliki Malang bersimbolkan pohon ilmu.

Keywords

Integrasi; Interkoneksi; Sains; Ilmu-ilmu Islam; Paradigma

Full Text:

PDF

References

Abd.Rachman Assegaf, Studi Islam Kontekstual, (Gema Media,Yogyakarta, 2005)

Abdullah Idi dan Toto Suharto, Revitalisasi Pendidikan Islam. Yogyakarta: Tiara Wacana. 2006)

Abuddin Nata, Manajemen Pendidikan, Mengatasi Kelemahan Pendidikan Islam di Indonesia, (Jakarta: Kencana Prenada Media Group, cet. IV. 2013)

Akh. Minhaji, Tradisi Akademik di Perguruan Tinggi. (Yogyakarta: SUKA Press, 2013)

Daud Rasyid, Islam dalam Berbagai Dimensi, (Bandung: Gema Insani, 1998)

Hadari Nawawi, Hakikat Manusia menurut Islam, (Bandung: Gema Risalah, 1992).

Haidar Putra Daulay, Pemberdayaan Pendidikan Islam di Indonesia, (Jakarta: Rineka Cipta, 2009)

Haidar Putra Daulay, Sejarah Pertumbuhan dan Pembaharuan Pendidikan di Indonesia, (Jakarta: Kencana, 2009)

Imam Suprayogo, Perubahan Pendidikan Tinggi Islam; Refleksi Perubahan IAIN/STAIN menjadi UIN. (Malang: UIN Malang Press. 2008)

______________, Universitas Islam Unggul, (Malang: UIN Malang Press, 2009)

______________,. Paradigma Pengembangan Keilmuan di Perguruan Tinggi. (Malang: UIN Malang Press, 2009)

Juan E. Campo, Ensyclopedia of Islam. (New York: An Imprint of Infobase Publishing, 2009)

Kuntowijoyo, Islam Sebagai Ilmu Epistimologi, Metodologi dan Etika, (Yogyakarta : Tiara Wacana, 2006)

Marwan Saridjo. Pendidikan Islam dari Masa ke Masa: Tinjauan Kebijakan Publik terhadap Pendidikan Islam di Indonesia, (Bogor: Yayasan Ngali Aksara dan alManar Press, Cet. II. 2011)

Moh. Raqib, Ilmu Pendidikan Islam, Pengembangan Pendidikan Integratif di Sekolah, Keluarga, dan Masyarakat, (Yokyakarta: LKiS, 2009)

Syamsul Arifin dkk, Spiritualisasi Islam dan Peradaban Masa Depan, (Yogyakarta: SIPRESS, 1996)

Syed Muhammad Naquib al-Attas, Islam and Secularism, (Kuala Lumpur: ISTAC, Edisi Kedua, 1993)

Taufik Abdullah dkk, (ed)., Ensiklopedi Tematis Dunia Islam, jilid ke-6, (Jakarta: Ichtiar Baru Van Hoeve, 2002.

W.J.S. Poerdowasminto, Konsosrsium Bahasa Indonesia, (Jakarta : Balai Pustaka, 1986)

Zainal Abidin Bagir, dkk., (Eds)., Integrasi Ilmu dan Agama: Intrepretasi dan Aksi. (Bandung: PT Mizan Pustaka Kerjasama dengan UGM dan Suka Press Yogyakarta, 2005).

Zainal Habib, Islamisasi Sains. (Malang, UIN Malang Press, 2007)

Abu Darda, “Integrasi Ilmu dan Agama: Perkembangan Konseptual di Indonesia” dalam Jurnal Jurnal At-Ta’dib Vol. 10. No. 1, Juni 2015,

Laily Nur Arifa, “PERUBAHAN STAIN/IAIN MENJADI UIN SEBAGAI BENTUK PENGEMBANGAN PENDIDIKAN TINGGI ISLAM (Contoh Kasus Perubahan STAIN menjadi UIN Malang Perspektif Manajemen Perubahan Kurt Lewin)” dalam Jurnal Vicratina Vol 01, No 2 (2017).

Muljono Damopolii, “Potret Pendidikan Islam: Perspektif Pembaruan Pemikiran Dan Gerakan Islam Indonesia Kontemporer” dalam Jurnal Lentera Pendidikan, Edisi X, no. 1, Juni 2007

M. Amin Abdullah, “Religion, Science and Culture; An Integrated, Interconnected Paradigm of Science”, Al-Jami’ah, Vol. 52, No. 1, 2014 M/1435 H

M. Amin Abdullah, “New Horizon of Islamic Studies Through Socio-Cultural Hermeneutics,” dalam Al-Jami’ah: Journal of Islamic Studies, Vol. 41, No. 1, 2003/1424

Imam Suprayogo, “Mereformasi Bangunan Keilmuan di Perguruan Tinggi Islam”, http://old.uin-malang.ac.id/index.php?option=com_content&view=article&id=441:19-07-2008&catid=25:artikel-imam-suprayogo,.

Imam Suprayogo. Pohon Ilmu UIN Malang. https://tulisanterkini.com/artikel /keislaman/umum/5575-pohon-ilmu-uin-maliki-malang-.html

M. Amir Ali, Removing The Dichotomy of Science : ANecessity for The Growth of Muslim s. future Islam “ A Journal of Future Ideology that Shapes Today The World Tomorrow. http”//www. futureislam. com/ 20050301/insight.

Article Metrics

Abstract view(s): 2066 time(s)
PDF: 2632 time(s)

Refbacks

  • There are currently no refbacks.