Persepsi Wisatawan terhadap Kualitas Produk Wisata : Fort Rotterdam, Di Makassar

Gusniyati Nia Buhari(1*), Diananta Pramitasari(2), Ahmad Saifullah(3)

(1) Universitas Muhammadiyah Enrekang
(2) Universitas Gadjah Mada
(3) Universitas Gadjah Mada
(*) Corresponding Author

Abstract

Kawasan Fort Rotterdam merupakan bangunan peninggalan sejarah dan warisan budaya. Hasil observasi persepsi awal terhadap wisatawan lokal yang ada di Fort Rotterdam merupakan masalah yang perlu ditangani yaitu wisatawan yang  datang ke Fort Rotterdam lebih tertarik pada acara bersifat komersil dibandingkan terhadap kegiatan wisata sejarah dan budaya. Acara yang bersifat komersil ini diduga dapat merusak kualitas produk wisata Fort Rotterdam sebagai wisata sejarah dan budaya. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mengukur kualitas produk Fort Rotterdam dan persepsi wisatawan terhadap kualitas produk Fort Rotterdam. Peneliti menggunakan gabungan metode kuantitatif dan kualitatif. Metode kuantitatif dilakukan dengan menyebarkan angket persepsi kepada wisatawan dan wawancara secara langsung. Metode kualitatif dilakukan dengan mengobservasi kondisi eksisting Fort Rotterdam, mengklarifikasi hasil data yang diperoleh melalui angket persepsi. Lokasi penelitian dilakukan di Kota Makassar. Persepsi kualitas produk wisata mengacu pada komponen wisata dan 8 dimensi kualitas produk Garvin. Berdasarkan persepsi wisatawan, hasil penelitian menunjukkan dominan persentasi setara antara persepsi kurang baik dan persepsi baik pada kualitas produk wisata Fort Rotterdam. Persepsi kualitas produk wisata pada tampilan memiliki persepsi yang baik. Persepsi kualitas produk wisata pada fitur memiliki persepsi yang kurang baik. Adapun persepsi kualitas produk pada kehandalan, kemudahan layanan, kesesuaian, ketahanan, dan kesan kualitas menunjukkan persentasi yang setara antara persepsi kurang baik dan persepsi baik. Selanjutnya persepsi kualitas produk wisata pada estetika menunjukkan persentasi persepsi baik.

Keywords

persepsi wisatawan; kualitas produk; fort rotterdam

Full Text:

PDF

References

Anggipurnamasari. 2018. Benteng Rotterdam dan Permasalahannya. Diakses pada 12 September 2021 dari http://kebudayaan.kemdikbud.go.id/bpcbsulsel/benteng-rotterdam-dan-permasalahannya/

Balai Pelestarian Cagar Budaya Sulawesi Selatan. (2016). Profil Balai Pelestarian Cagar Budaya Sulawesi Selatan.Makassar: Balai Pelestarian Cagar Budaya Sulawesi Selatan

Hakim - AKPAR BSI Yogyakarta, F. N. (2018). Pelestarian Kotagede Sebagai Pusat Pariwisata Heritage Kota Tua Di Yogyakarta. Khasanah Ilmu - Jurnal Pariwisata Dan Budaya, 9(1). https://doi.org/10.31294/khi.v9i1.2805

Jumardi, J., & Suswandari, S. (2018a). Situs Benteng Fort Rotterdam Sebagai Sumber Belajar Dan Destinasi Pariwisata Kota Makasar: Tinjauan Fisik Arsitektur Dan Kesejarahan. Jurnal Candrasangkala Pendidikan Sejarah, 4(2), 134. https://doi.org/10.30870/candrasangkala.v4i2.4529

Jumardi, J., & Suswandari, S. (2018b). Situs Benteng Fort Rotterdam Sebagai Sumber Belajar Dan Destinasi Pariwisata Kota Makasar: Tinjauan Fisik Arsitektur Dan Kesejarahan. Jurnal Candrasangkala Pendidikan Sejarah, 4(2), 134. https://doi.org/10.30870/candrasangkala.v4i2.4529

Kusmayadi dan Sugiarto, Endar. 2000. Metodologi Penelitian Dalam Bidang Kepariwisataan. Jakarta: Gramedia Pusaka Utama

Marcelina, S. D., Febryano, I. G., Setiawan, A., & Yuwono, S. B. (2018). Persepsi Wisatawan Terhadap Fasilitas Wisata Di Pusat Latihan Gajah Taman Nasional Way Kambas. Jurnal Belantara, 1(2). https://doi.org/10.29303/jbl.v1i2.60

Nurcahyo, R. J. (n.d.). Pelestarian Budaya Puro Pakualaman Sebagai Wisata Sejarah di Yogyakarta. Khasanah Ilmu : Jurnal Pariwisata Dan Budaya, 11(1), 8. https://doi.org/10.31294/khi.v11i1.7978kartikja

Sugiyono. 2014. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung:Alfabeta

Sunaryo, Bambang.(2013). Kebijakan Pembangunan Pariwisata Indonesia. Yogyakarta: Gava Media

Yoeti, Oka A. (2007). Perencanaan dan pengembangan Pariwisata. Jakarta : PT. Pradnya Paramita

Article Metrics

Abstract view(s): 99 time(s)
PDF: 76 time(s)

Refbacks

  • There are currently no refbacks.