Kritik Interpretatif: Efektifitas Penggunaan Material Reuse terhadap Bangunan

Nur Ichsan Hambali(1*), Amin Fatah Saputra(2), Budi Febryan Hasiholan(3), Eryonata Melino(4), Berkat Dimas Fotaroma Laoli(5)

(1) Prodi Arsitektur Jurusan Teknologi Infrastruktur dan Kewilayahan Institut Teknologi Sumatera
(2) Prodi Arsitektur Jurusan Teknologi Infrastruktur dan Kewilayahan Institut Teknologi Sumatera
(3) Prodi Arsitektur Jurusan Teknologi Infrastruktur dan Kewilayahan Institut Teknologi Sumatera
(4) Prodi Arsitektur Jurusan Teknologi Infrastruktur dan Kewilayahan Institut Teknologi Sumatera
(5) Prodi Arsitektur Jurusan Teknologi Infrastruktur dan Kewilayahan Institut Teknologi Sumatera
(*) Corresponding Author

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengumpulkan informasi dan berbagi pengetahuan mengenai efektifitas penggunaan kembali material dalam suatu pembangunan. Beberapa isu yang melatarbelakanginya adalah perkembangan infrastruktur. Perkembangan infrastruktur di Indonesia adalah salah satu kegiatan yang ikut andil dalam kerusakan lingkungan. Kerusakan yang disebabkan bidang infrastruktur ini sejalan dengan bertambahnya populasi penduduk. Di mana semakin bertambahnya jumlah penduduk maka semakin besar pula tuntutan kebutuhan akan fasilitas-fasilitas yang menjadi wadah aktivitas manusia. Solusi yang dapat dilakukan adalah dengan menggunakan sistem pembangunan yang berkelanjutan atau sustainable construction. Peran dari material yang dapat mendukung pembangunan berkelanjutan adalah penggunaan kembali (re-use) material dalam proses pembangunan. Penelitian ini membahas penerapan konsep sustainable pada rumah tinggal dari segi penggunaan ulang material, serta membahas mengenai contoh penerapan alternatif material sustainable pada rumah tinggal. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis deskriptif untuk pemenuhan poin-poin konsep 3R (Reduce, Reuse, dan Recycle). Dari konsep 3R, konsep reuse adalah konsep yang akan dibahas dan menjadi poin utama di penulisan paper ini. Reuse secara garis besar artinya adalah “Menggunakan Kembali”. Reuse dalam arsitektur berarti menggunakan kembali bahan bangunan yang masih bisa terpakai, contohnya botol-botol kaca bekas, sisa pecahan keramik, papan kayu yang kondisinya masih baik, bahkan seperti kaca mobil bekas dapat digunakan kembali ke dalam sebuah pembangunan. Hasil penelitian ini adalah berupa contoh penerapan alternatif material pada rumah tinggal yang memenuhi konsep sustainable dari segi material.

Keywords

infrastruktur; bangunan; material; reuse; efektif

Full Text:

PDF

References

Adiyanto, J. (2012). Ruang Bersama di Kolong Studio Akanoma (Ke-kini-an Arsitektur Jawa). Seminar Arsitektur Nusantara, 1(1). https://repository.unsri.ac.id/8148/1/SAN_1_UB_12_Des_12.pdf

Arisona, R. D. (2018). PENGELOLAAN SAMPAH 3R (REDUCE, REUSE, RECYCLE) PADA PEMBELAJARAN IPS UNTUK MENUMBUHKAN KARAKTER PEDULI LINGKUNGAN Oleh: Al Ulya: Jurnal Pendidikan Islam, 3, 39–51.

Fathi, A., Utami, S., & Budiarto, R. (2014). Perancangan Sistem Rain Water Harvesting, Studi Kasus: Hotel Novotel YOGYAKARTA. Teknofisika, 3(2), 35–45.

Indraguna, M., Carlos, L., Zulkifli, L., Widjaja, I. P., & Brunner, T. (2014). Kajian Manfaat Material Botol Bekas sebagai Elemen Dinding terhadap Kenyamanan Thermal & Visual Ditinjau dari Aspek Sustainable. Jurnal Reka Karsa - Jurnal Online ITENAS, 2(3), 1–11.

Khanif, A., Adipraja, D., Agianti, S.C., Al-Qassamy, I., Andhini, I. (2015). KAJIAN BANGUNAN IKLIM TROPIS TERHADAP ASPEK PERANCANGAN DARI SISI SAINS ARSITEKTUR “RUMAH BOTOL RIDWAN KAMIL.” https://www.lingkarwarna.com/2016/02/desain-rumah-minimalis-ridwan-kamil.html

Prabowo, A., Al-Ghifari, M. A. A., Fadlilah, F. N., Pakuan, G. M., & Zulfahmi, M. H. (2019). Identifikasi Material Berkelanjutan Pada Ruang Luar Dan Ruang Dalam Bangunan Kantor. Jurnal Arsitektur ZONASI, 2(3), 160. https://doi.org/10.17509/jaz.v2i3.19492

Sunoko, K. (2017). Penggunaan kembali (reuse) bahan bangunan reruntuhan dalam arsitektur tanpa arsitek pada pasca gempa di bantul. 216. http://repository.its.ac.id/46138/

Suriptono. (2014). Teknik Sipil. Menghadirkan Konstruksi Hiju. Presentasi Kuliah Umum 12 Maret 2014 d UK Petra, Surabaya.

Syahriyah, Dew. R. (2017). Penerapan Aspek Green Material Paa Kriteria Bangunan Ramah Lingkungan di Indonesia. Jurnal Lingkungan Binaan Indonesia, 95-100.

Tanuwidjaja, G., Leonardo, L., Mulyono, A., & Silvanus, D. C. (2013). DESAIN RUMAH HEINZ FRICK YANG RAMAH LINGKUNGAN DAN TERJANGKAU. JURNAL TESA ARSITEKTUR, 11(1), 44–63. http://repository.petra.ac.id/16440/1/Publikasi1_10012_666.pdf

Article Metrics

Abstract view(s): 132 time(s)
PDF: 159 time(s)

Refbacks

  • There are currently no refbacks.