Kecenderungan Penerapan Arsitektur Vernakular Melayu pada Bangunan Modern: Kasus Kota Pekanbaru

Rika Cheris(1*), Imbardi Imbardi(2)

(1) Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik dan Perencanaan Universitas Ekasakti
(2) Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Lancang Kuning
(*) Corresponding Author

Abstract

Keinginan Pemerintah Daerah Pekanbaru dalam melestarikan budaya Melayu baik Budaya yang bergerak (intangible) maupun tidak bergerak (tangible) merupakan cita-cita mulia.  Menjadikan budaya Melayu sebagai landasan dan falsafah hidup dan kehidupan berbangsa dan bernegara juga merupakan cita-cita dari Undang-undang dasar 1945. Untuk mewujudkannya diperlukan perhatian dan kesungguhan generasi muda, para ahli dan seluruh Stakeholder kota agar budaya Melayu ini menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Salah satu upaya untuk melestarikan budaya yang tidak bergerak ini, Pemerintah telah menghimbau masyarakat untuk bisa sedapat mungkin menyesuaikan bangunan yang akan dibangun dengan memasukkan unsur-unsur arsitektur tradisional Melayu di dalamnya. Permasalahan kemudian muncul bahwa penggunaan elemen arsitektur tradisional dan digabungkan dengan arsitektur modern akan menciptakan jenis arsitektur baru. Namun apakah penggabungan ini sudah bisa menunjukkan ciri-ciri arsitektur neo vernakular. Untuk itu riset kali ini akan menemukan beberapa hasil studi mengenai penerapan ornamen arsitektur Melayu tersebut pada bangunan modern. Metodologi yang digunakan yaitu kualitatif deskriptif dengan melakukan observasi lapangan, identifikasi bangunan dan analisis kepustakaan dengan beberapa referensi. Sehingga pada tahap akhir ditemukannya beberapa ornamen yang sesuai penerapannya pada sebuah bangunan dan dengan demikian terbentuklah arsitektur neo vernakular di Pekanbaru dengan unsur-unsur arsitektur Melayu.

Keywords

Arsitektur Vernakular; Arsitektur Melayu; Kecenderungan; Pelestarian Arsitektur

Full Text:

PDF

References

Afridah, Suprayitno, A. M. (2019). Perancangan Medan Islamic Center Dengan Tema Arsitektur Modern. Journal of Architecture and Urbanism Research, 2(2), 7.

Cheris, R., Amalia, D., & Repi, R. (2019). Identifikasi Bangunan Tradisional Arsitektur Melayu Kampar Sebagai Usulan Cagar Budaya Desa Kuapan Kabupaten Kampar, Riau (Tinjauan terhadap Potensi Wisata Budaya Melayu). Prosiding Seminar Nasional Pakar, 0(0), 1-38.1-1.38.7.

Cheris, R., Imbardi, I., & Ivan, L. M. (2021). Elemen Arsitektur Pembentuk Karakter Bangunan pada Tapak Warisan Dunia Kota Sawahlunto Sumatera Barat, Indonesia. Arsitektura, 19(1), 13. https://doi.org/10.20961/arst.v19i1.47961

Cheris, R., Repi, R., & Amalia, D. (2020). Komparasi Tipologi Arsitektur Rumah Lontiak Kabupaten Kampar Dengan Rumah Gadang Kabupaten Sijunjung. Prosiding Seminar Nasional …, 1–6. http://www.trijurnal.lemlit.trisakti.ac.id/pakar/article/view/6819%0Ahttps://www.trijurnal.lemlit.trisakti.ac.id/pakar/article/viewFile/6819/5152

Effendy, T. (2013). Lambang dan Falsafah Dalam Seni Bina Melayu (A. Radjimin (ed.); 1st ed.). Dinas Kebudayaan Propinsi Riau.

Faisal, G. (2019). Arsitektur Melayu: Identifikasi Rumah Melayu Lontiak Suku Majo Kampar. Langkau Betang: Jurnal Arsitektur, 6(1), 1. https://doi.org/10.26418/lantang.v6i1.31007

Al Mudra, Mahyudin. (2003). Rumah Melayu. Balai Kajian dan Pengembangan Budaya Melayu, Yogyakarta.

Peraturan Daerah No. 02 Tentang Bangunan Gedung, (2014).

Prasetyo, I., & Natalia, D. A. R. (2020). Pendekatan Neo-Vernakular pada Perancangan Taman Budaya Kabupaten Landak Kalimantan Barat. Sinektika: Jurnal Arsitektur, 16(2), 62–72. https://doi.org/10.23917/sinektika.v16i2.10591

Repi, Cheris., Rika, Amalia, D. (2020). Ornamen Pada Bangunan Tradisional Arsitektur Melayu Desa Rantau Bais, Kabupaten Rokan Hilir Provinsi Riau. Seminar Nasional Pakar.

Saputra, W. E., Cheris, R., & Ravelino, P. (2022). Vernacular Architecture Implementation On Shopping Center Buildings Design In The City Of Pekanbaru. New Design Ideas, 2022(Special Issue), 76–86.

Shirvani, H. (1985). The Urban Design Procces. Van

Wibawa, P. C., Kridarso, E. R., & Wijayanto, P. (2021). Identification of neo vernacular architecture in district government building in West Java province. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 878(1). https://doi.org/10.1088/1755-1315/878/1/012037

Article Metrics

Abstract view(s): 145 time(s)
PDF: 290 time(s)

Refbacks

  • There are currently no refbacks.