Pemetaan Karakteristik Kemlayan melalui Pendekatan Terintegrasi dalam Konteks Pengembangan Kampung Tematik

Dyah Widi Astuti(1*), Kussudyarsana Kussudyarsana(2), Dimas Satriyo Wibowo(3), Ryan Styo Aji Prambudi(4)

(1) Program Studi Arsitektur Universitas Muhammadiyah Surakarta
(2) Program Studi Manajemen Universitas Muhammadiyah Surakarta
(3) Program Studi Arsitektur Universitas Muhammadiyah Surakarta
(4) Program Studi Arsitektur Universitas Muhammadiyah Surakarta
(*) Corresponding Author

Abstract

Pemerintah Kota Surakarta, melalui Dinas Pariwisata, telah mencanangkan Program Pengembangan Kampung Tematik sejak akhir tahun 2022 lalu. Program ini didasarkan pada karakteristik atau ciri khas masing-masing kampung yang memang telah berkembang sejak awal berdirinya Surakarta. Pada masa itu munculnya suatu perkampungan dan penamaannya memang dilatarbelakangi oleh adanya kepentingan dan kegiatan dari para penghuni atau penguasa (toponimi). Kemlayan merupakan salah satu kampung yang masuk dalam prioritas Pengembangan Kampung Tematik ini. Dalam hal ini, keberadaan Kampung Kemlayan nantinya akan diarahkan sebagai Kampung Wisata Budaya, sesuai dengan cikal bakal Kemlayan sebagai kampung pengrawit sejak masa PB IV. Namun perjalanan selama lebih dari dua abad tentunya telah membawa perubahan karakteristik yang cukup besar pada Kemlayan. Penelitian ini ditujukan untuk memetakan kembali potensi kawasan secara komprehensif, sehingga bisa dijadikan sebagai dasar pijakan awal dalam menunjang keberhasilan Program Pengembangan Kampung Tematik tersebut dan menjadi motor penggerak dalam menciptakan destinasi wisata yang menitikberatkan pada budaya dan tradisi.

Keywords

Kampung; Karakteristik; Kemlayan; Tematik

Full Text:

PDF

References

Astuti, W., Q. Qomarun, A. Febela, R.A. Putri and D.W. Astuti. 2017. Challenging Potency of Jayengan: New Opportunity for Development of Sustainable Jewelry Creative Industrial Kampung-Based Tourism in Surakarta. Journal of Geomatics and Planning Vol. 4 (2), pp. 245-256

Chen, H., and Rahman, I. 2018. Cultural tourism: an analysis of engagement, cultural contact, memorable tourism experience and destination loyalty. Tourism Management Perspectives. 26, 153-163

Durovic, M., and Lovrentjev, S. 2014. Indicators of sustainability in cultural tourism. The Macrotheme Review, A multidisciplinary journal of global macro trends. 3(7)

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Direktorat Jenderal Kebudayaan. 2018. S. Ngaliman Tjondropangrawit Sang Pembaharu: Jelajah Spiritual Kesenimanan Tradisi. Gramasurya

Kisiala, W. and I. Racka. 2021. Spatial and statistical analysis of urban poverty for sustainable city development. MPDI, Sustainability 13, pp. 858

Marais, M., E. du Plessis, and M. Saayman. 2017. A Review on Critical Success Factors in Tourism. Journal of Hospitality and Tourism Management 31, pp. 1-12

Mcshea, K.B. 2010. Critical Success Factors for Cultural Heritage Tourism Operation. Thesis, The University of Georgia

Noonan, D., and Rizzo, I. 2017. Economic of cultural tourism: issues and perspective. J Cult Econ. 41, 95-107

Priyatmoko, H. “Gamelan di Kemlayan: Studi Sejarah Kampung Abdi Dalem Niyaga di Surakarta”, Patrawidya Vol. 19 (2) (2018), 113-124

Priyatmoko, H. 2020. Satu Kampung Tiga Maestro. Bukukatta dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Edisi 1

Richards, G. 2018. Cultural tourism: a review of recent research and trends. Journal of Hospitality and Tourism Management. 36, 12-21

Robustin, T.P., R.A. Sularso, I. Suroso, and D. Yulisetiarini. 2018. The Contribution of Tourist Attraction, Accessibility and Amenities in Creating Tourist Loyalty in Indonesia, Journal of Business and Economics Review 3 (4), pp. 92-98

Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Surakarta tahun 2011-2031, Peraturan Daerah Kota Surakarta Nomor 1 tahun 2012

UNWTO and UN Global Compact Network Spain. 2016. The tourism sector and the sustainable development goals. UN Global Compact Network Spain.

Article Metrics

Abstract view(s): 139 time(s)
PDF: 205 time(s)

Refbacks

  • There are currently no refbacks.