Mendorong Ekonomi Kreatif Melalui Produk Ecoprint Melalui Pemanfaatan Potensi Alam di Dukuh Glugo Bantul

Endah Saptutyningsih(1*), Berli Paripurna Kamiel(2)

(1) 
(2) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
(*) Corresponding Author

Abstract

Dalam rangka mendukung program pemerintah untuk mendorong ekonomi kreatif, perlu adanya kreativitas dan peningkatan kapasitas masyarakat dengan memanfaatkan potensi yang ada di lingkungan sekitar. Tujuan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini adalah untuk memanfaatkan potensi alami yang belum dimanfaatkan dengan baik dan masih rendahnya pengetahuan dan ketrampilan untuk mengelola potensi tersebut di Sorowajan, Dukuh Glugo, Desa Panggungharjo Sewon Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kontribusi PKM ini adalah dengan mengadakan pelatihan pembuatan ecoprint yang memanfaatkan potensi alam yang ada di lingkungan Sorowajan, Dukuh Glugo. Objek PKM ini adalah ibu-ibu Kelompok Dasawisma Lili dan Dasawisma Kenanga di Sorowajan, Dukuh Glugo sehingga mereka dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat melalui pengembangan ekonomi kreatif. Metode PKM berupa pelatihan pembuatan ecoprint dengan bahan pewarna alam dan pelatihan pemasaran agar ecoprint yang dihasilkan dapat dipasarkan ke masyarakat luas. Kegiatan ini dapat berjalan dengan baik dan meningkatkan pengetahuan Kelompok Dasawisma Lili dan Dasawisma Kenanga tentang ecoprint dari 34,3% menjadi 97,2%. Seluruh peserta merasakan manfaat pelatihan ecoprint tersebut. Demikian juga terjadi peningkatan pengetahuan tentang pemasaran online, dan sebanyak 68% ingin memasarkan produk ecoprint-nya melalui media online. Luaran PKM ini adalah peningkatan kapasitas Kelompok Dasawisma Lili dan Dasawisma Kenanga di Dukuh Glugo dalam membuat ecoprint kelompok; video teknik pembuatan ecoprint yang bisa dinikmati oleh masyarakat umum. Kegiatan PKM ini juga dipublikasikan di jurnal nasional ber-ISSN yang diharapkan dapat menjadi acuan bagi kelompok masyarakat lain dalam mendorong ekonomi kreatif melalui peningkatan kapasitas masyarakat dengan memanfaatkan potensi desa sehingga meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Keywords

ekonomi kreatif, ecoprint, pemberdayaan masyarakat, pemasaran online

References

Arjana, G.B., (2016). Geografi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Jakarta: Rajawali Pers.

Desa Panggungharjo (2017). Data Monografi Desa Paggungharjo Kecamatan Sewon, Kabupaten Bantul. DIY.

Fadhil, S. (n.d.). Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan Berbasis Pengetahuan dan Kearifan Lokal (Local Wisdom) di Kalimantan, 72–92. Retrieved from https://media.neliti.com/media/publications/196010-ID-pengelolaan-sumber-daya-alam-dan-lingkun.pdf

Humphrey J, Mansell R, Paré D, Schmitz H (2003). Reality of E-Commerce with Developing Countries. London School of Economics, London, UK.

Husna, F. (2016). Eksplorasi Teknik Eco Dyeing dengan Tanaman sebagai Pewarna. In e-Proceeding of Art & Design (Vol. 3, pp. 280–293).

International Labour Organization (2017). Pelatihan Keterampilan Pedesaan: Manual Generik

Pelatihan untuk Pemberdayaan Ekonomi Pedesaan (TREE).

Nissa, R. & Widiawati, D. (2008). Pewarna Alami untuk Produk Fashion. Jurnal Tingkat Sarjana Bidang Senirupa Dan Desain, 1–7. Diakses dari http://jurnal-s1.fsrd.itb.ac.id/index.php/craft/article/view/479/415

Nurfathiyah, P., Mara, A., Siata, R., & Farida, A. (2011). Pemanfaatan Video sebagai Media Penyebaran Inovasi Pertanian. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, (52), 30–36.

Pujilestari, T. (2015). Review: Sumber dan Pemanfaatan Zat Warna Alam untuk Keperluan Industri. Jurnal Dinamika Kerajinan dan Batik, 32(2), 93-106. Yogyakarta.

Sardjono (2010). Teknologi Pewarnaan Batik Zat Warna Alam. Yogyakarta: Balai Besar Kerajinan dan Batik.

Sanjaya, Ridwan dan Josua Tarigan. (2009). Creative Digital Marketing. Jakarta: PT Elex Media Komputindo.

Swatman PMC (1996). Electronic Commerce: Origins and Future Directions, 1st Australian DAMA Conference, Melbourne, Australia.

Article Metrics

Abstract view(s): 1708 time(s)
PDF (Bahasa Indonesia): 1121 time(s)

Refbacks

  • There are currently no refbacks.