AFINITAS TEMBANG MACAPAT ASMARADANA KARYA MANGKUNEGARA IV PADA PUISI ASMARADANA KARYA GOENAWAN MOHAMMAD

Sri Lestari, Sigit Arif Wibowo

DOI: https://doi.org/10.23917/kls.v2i2.6740

Abstract

Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mendeskripsikan  afinitas  dan  pengaruh tembang   macapat   Asmaradana   dan   puisi   Asmaradana   karya   Goenawan Mohamad. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian  yaitu  tembang  macapat Asmaradana  dan  puisi Asmaradana  karya Goenawan  Mohamad.  Objek  kajian  ini  adalah  bentuk  afinitas  dan  pengaruh tembang   macapat   Asmaradana   dan   puisi   Asmaradana   karya   Goenawan Mohamad. Teknik pengumpulan data yang digunakan ialah simak, teknik pustaka dan catat.  Teknik analisis dalam penelitian ini mengunakan teknik analisis isi dengan  metode  komparatif.  Teknik  analisis  isi  digunakan  untuk  menganalisis afinitas  dan  pesan  yang  didapat  melalui  kajian  pengaruh  seperti  gagasan yang  digunakan  pengarang  baik  dari  tembang  macapat  Asmaradana  dan puisi Asmaradana karya Goenawan Mohamad. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) berdasar studi afinitas menunjukkan tema, penokohan, amanat dan alur  memiliki  kesamaan  pola.  (2)  berdasar  poin  gagasan  yang  dimunculkan menunjukkan pula kesamaan gagasan tembang macapat Asmaradana terhadap puisi   Asmaradana.   Hal   tersebut   menunjukkan   bahwa   tembang   macapat Asmaradana   memberikan  pengaruh  terhadap  Mohamad  dalam  menciptakan puisi Asmaradana.

 

Kata Kunci: Asmaradana, macapat, afinitas, pengaruh

References

Banita, Baban. (2007). “Pemaknaan Terhadap Sajak-Sajak Lengkap 1961-2001 Karya Goenawan Mohamad: Kajian Intertekstual. Tesis. Yogyakarta: Universitas Gajah Mada.

Damono, Sapardi Djoko. (2005). Pegangan Penelitian Sastra Bandingan. Jakarta: Pusat

Bahasa.

Endraswara, Suwardi. (2003). Metodologi Penelitian Sastra. Yogyakarta: Pustaka

Widyatama.

. (2011). Metodologi Penelitian Sastra Bandingan. Jakarta: Buku Pop. Mohamad, Goenawan. (1973). “Asmaradana” dalam Interlude. Jakarta: Yayasan Puisi

Indonesia.

Nurgiyantoro, Burhan. (2009). Teori Pengkajian Fiksi. Yogyakarta: Gadjah Mada University

Press.

Suyitno dan Dipa Nugraha. (2014). Canonization of Four Indonesian Contemporary Novels Written in The 21 st Century: Questioning Public recognition and Acceptance Toward the Ideas of Feminism. Journal of Language anda Literature, vol 5, No. 1/2014

Teeuw, A. (1987). Sastra dan Ilmu Sastra. Jakarta: Pustaka Jaya. Winarni, Retno. (2013). Kajian Sastra. Salatiga: Widya Sari Press.

Article Metrics

Abstract view(s): 230 time(s)
PDF (Bahasa Indonesia): 226 time(s)

Refbacks

  • There are currently no refbacks.