KERAGAMAN PLANKTON DI WILAYAH PERAIRAN WADUK CENGKLIK BOYOLALI JAWA TENGAH

Efri Roziaty, Daniek Hayu Aksiwi, Nur Aini Dewi Setyowati

DOI: https://doi.org/10.23917/bioeksperimen.v4i1.5935

Abstract

Penelitian mengenai keragaman plankton di wilayah perairan Waduk Cenglik Boyolali masih sangat sedikit. Penelitian bertujuan untuk: mengidentifiasi keragaman jenis plankton yang berada di wilayah perairan Waduk Cengklik Boyolali. Metode pengambilan sampel dilakukan secara purpossive random sampling yaitu metode pengambilan sampel secara acak berdasarkan tujuan tertentu yang ditargetkan dalam penelitian. Pengambilan sampel akan dilakulan di bagian tepi waduk utama dekat pintu masuk waduk dan lokasi berikutnya adalah di bagian tengah waduk dengan menggunakan perahu. Pengambilan sampel dilakukan pada pagi dan sore hari dengan harapan menemukan plankton yang terkategori fioplankton dan zooplankton. Sampel plankton kemudian diidentifikasi di laboratorium Pendidikan Biologi FKIP UMS. Hasil yang didapatkan berupa jenis-jenis plankton yang terdiri dari fioplankton yang merupakan produsen di perairan dan zooplankton yang merupakan konsumen I di perairan. Indeks keanekaragaman zooplankton di Waduk Cengklik Boyolali didominasi oleh phylum Rotifera dan disusul oleh phylum Sarcomastigophora yang berkisar antara -3,30 sampai -3,35, sedangkan indeks keanekaragaman fioplankton didominasi oleh divisi acillariophyta yang berkisar antara -2,43 sampai -3,08 yang menunjukkan bahwa komunitas biota tidak stabil disebabkan karena kualitas air tercemar berat. Kuantitasi dan jenis plankton yang ada mengindikasikan kualitas perairan tersebut.

Keywords

plankton, Waduk Cengklik, bioindikator, fioplankton, zooplankton

Full Text:

PDF

References

Barus, T. (2004). Pengantar Limnologi Studi tentang Ekosistem Air Daratan. Medan: USU press.

Basmi, J. (1999). Planktonologi: Biokologi Plankton Algae. Bogor: Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan IPB.

Fachrul, M. F. (2007). Metode Sampling Bioteknologi. Jakarta: Bumi Aksara.

Handayani, S., Patria, Mufti. P. (2005). Komunitas Zooplankton di Perairan Waduk Krenceng,Cilegon, Banten. Makra, Sains, 9(2), 75 – 80.

Kristanto, P. (2002). Ekologi Industri. Yogyakarta: Penerbit ANDI.

Odum, E. P. (1993). Fundamental of Ecolog Thrd Edition. Philadelphia: W. B. Sounder CO.

Pitoyo, A., & Wiryanto. (2001). Produktivitas Primer Perairan Waduk Cengklik Boyolali.Biodiversitas , 189-195.

Redden, A. M., Kobayashi, T., Iain Suthers, L. B., Rissik, D., & Newton, G. (2009). Plankton Process and Th Environment. In I. Suthers, & D. Rissik, Plankton - A Guide to Thir Ecology and Moniotring for Water Quality (pp. 15-38). Collingwood, Australia: CSIRO Publishing .

Reyden, A., Kobayashi, T., Suthers, I., Bowling, L., & Newton, D. R. (2009). Plankton Process and the environment. In I. Suthers, & D. Rissik, Plankton : A guide to their ecology and monitoring for water quality (pp. 15-38). Australia: Csiro Publishing .

Wardoyo, S. (1983). Metode Pengukuran Kualitas Air. Training: Penyusunan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan. Bogor: Institut Pertanian Bogor.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.