HUBUNGAN ANTARA PEMAKAIAN BAHASA KRAMA DAN LOCUS OF CONTROL DENGAN PENALARAN MORAL PADA PENUTUR BAHASA KRAMA

Anggara Nur Patria

DOI: https://doi.org/10.23917/indigenous.v11i1.1613

Abstract

Derasnya arus modernisasi dan demokratisasi dapat berpengaruh terhadap eksistensi kebudaayaan Jawa, sehingga banyak manusia Jawa sudah tidak menguasai dan tidak memahami nilai moral yang terkandung dalam bahasa krama, apalagi untuk mengamalkan nilai moral tersebut. Padahal penerapan bahasa krama dalam ranah komunikasi masyarakat Jawa turut berperan sakral dalam membentuk moralitas penuturnya. Hal ini mencuatkan isu yang mempertanyakan relevansi bahasa krama terhadap moralitas pada masa sekarang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pemakaian bahasa krama dan locus of control dengan penalaran moral pada penutur bahasa krama. Hipotesis yang diajukan ada ada hubungan positif antara pemakaian bahasa krama dan locus of control dengan penalaran moral pada penutur bahasa krama. Subjek penelitian ini adalah 90 orang penutur bahasa krama yang berdomisili di kalurahan Baluwarti, Pasar Kliwon, Surakarta. Adapun ciri-ciri sampel dalam penelitian ini adalah: a) pendidikan minimal lulus SLTA atau sederajat. b) Berdomisili di Baluwarti. Metode pengumpulan data menggunakan skala pemakaian bahasa krama dan locus of control dengan penalaran moral. Metode analisis data yang digunakan yaitu teknik analisis regresi ganda atau regresi dua prediktor. Nilai korelasi (R) = 0,411; Fregression = 8,833 dengan p = 0,000 (p < 0,01), menunjukkan ada hubungan yang sangat signifikan antara pemakaian bahasa krama dan locus of control dengan penalaran moral. Hasil nilai korelasi rx1y= 0,322; signifikansi (p) = 0,008; (p < 0,01) berarti ada hubungan positif yang sangat signifikan antara pemakaian bahasa krama dengan penalaran moral. Dengan demikian variabel pemakaian bahasa krama dan locus of control dapat digunakan sebagai prediktor (variabel bebas) untuk memprediksikan penalaran moral, namun generalisasi hasil-hasil penelitian terbatas pada lokasi penelitian dilakukan yaitu kelurahan Baluwarti, kecamatan Pasar Kliwon Surakarta.

Full Text:

PDF

References

Baron dkk. (1980). Psychology Understanding Behaviour. Tokyo: Holtz – Sanders. ltd

Dwiraharjo, M. (2001). Bahasa Jawa Krama. Surakarta: Pustaka Cakra.

Endraswara, S. (2003). Budi Pekerti Dalam Budaya Jawa. Yogyakarta: PT Hanindita Graha Widya.

Koentjaraningrat. (1984). Kebudayaan Jawa. Balai Pustaka

Kompas. (2006). Bahasa Jawa?Ih “boring” banget. Senin 25 Oktober

Min’un, I. Y. (1999). Hubungan antara religiusitas dengan tingkat penalaran moral pada pelajar madrasah Mu’Allmiat Muhammdiyah Yogyakarta. Skripsi. (tidak diterbitkan). Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada.

Mukhoyyaroh, T. (2004). Hubungan Konformitas dan Lingkungan Tempat Tinggal dengan Penalaran Moral pada Remaja Perempuan. Thesis (tidak diterbitkan). Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada.

Mulder, N. (2001). Ruang Batin Masyarakat Indonesia. Yogya: Lkis

Mulya. S.R.S. (2009). Aksara dan Bahasa Jawa: akankah menjadi legenda? Makalah dibentangkan dalam seminar Kebudayaan Jawa “Masa Depan Aksara dan Bahasa Jawa” .Balai Soedjatmoko: Surakarta

Monks, F. J dkk. (2001). Psikologi Perkembangan. Yogyakarta: Gajah Mada University Press

Pervin, L. A. (1993). personality: theory, assessment and reserch. New York: Judith Wiley andSons. Inc

Phares, E. J. (1978). Locus Of Control In Personality. New Jersey: General Learning.

Qudsyi, H & Gusniarti, U. (2007). Hubungan Antara Keberfungsian Keluarga Dengan Penalaran Moral Pada Anak Usia Akhir. Indigenous, Vol.9, No. 1, 44-61.

Rante, S. (2003). Perilaku Disiplin Lalu Lintas Ditinjau Dari Persepsi Sosial Terhadap Polisi dan Locus Of Control Internal Pada Pengendara Becak di Yogyakarta. Thesis. (tidak diterbitkan). Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada.

Rivzi, dkk. (1997). Pusat Kendali Dan Efikasi Diri Sebagai Prediktor terhadap Prokastinasi Akademik Mahasiswa. Psikologika. No 3, tahun II . Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada.

Roqib. M. (2007). Harmoni Dalam Budaya Jawa: dimensi edukasi dan keadilan gender. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. Rosyid, L.H.F. (1997). Perilaku Konsumtif Berdasar Locus Of Control Remaja Putri. Psikologika No 4, tahun II. Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada.

Shaleh, A. (2002). Hubungan-hubungan antara locus of control dengan Pengambilan Keputusan. Tazkiya, Vol 2, No 1 April. Jakarta: Universitas Islam Negeri Jakarta.

Santrock. J. W. (2002). Edisi Lima: Life-Span Development Perkembangan Masa Hidup. Jakarta: Penerbit Erlangga.

Setyowati, D. R. (2006). Hubungan Antara Self Efficacy Dan Internal Locus Of Control Dan Prokrastinasi Pada Kayarwan Departeman Agama Kabupaten Purwokerto. Surakarta. Skripsi (tidak diterbitkan). Surakarta: Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Suseno, F.M. (2003). Etika Jawa: sebuah analisa falsafi tentang kebijaksanan hidup jawa. Jakarta: Gramedia.

Suara Merdeka. (2005). Pelajaran Bahasa Jawa Di SMA. Senin 10 Januari .

Suryabrata, S. (2000). Metode Penelitian. Jakarta : Erlangga.

Solopos. (2007). Bahasa Lokal Kian Tergerus. Jumat 31 Agustus 2007.

Article Metrics

Abstract view(s): 159 time(s)
PDF: 112 time(s)

Refbacks

  • There are currently no refbacks.