HARAPAN ORANGTUA YANG TIDAK REALISTIS DAN TINDAK KEKERASAN FISIK TERHADAP ANAK

Ika Agustin, Sri Muliati Abdullah

DOI: https://doi.org/10.23917/indigenous.v11i1.1627

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara harapan orangtua yang tidak realistis dengan tindak kekerasan fisik terhadap anak. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah ada hubungan positif antara harapan orangtua yang tidak realistis dengan tindak kekerasan fisik terhadap anak. Jumlah subjek dalam penelitian ini adalah 38 orang. Data dikumpulkan dengan menggunakan skala Tindak Kekerasan Fisik dan Skala Harapan Tidak Realistis. Hasil analisis korelasi menunjukkan rxy = 0,378 (p<0,05), berarti hipotesis diterima. Prosentase kontribusi variabel harapan tidak realistis terhadap peningkatan tindak kekerasan fisik sebesar sebesar 14,3%,. dan 85,7% dipengaruhi oleh faktor lain seperti tekanan ekonomi, kesepian, usia orangtua, pendidikan atau pelatihan, stres, pernah menyaksikan atau menjadi korban kekerasan semasa kanak-kanak, dan harga diri.

Full Text:

PDF

References

Cicchetti, D & Cohen, D. J (1995). Developmental Psychopathology: Risk, Disorder, and Adaptation. Volume 2. New York: John Wiley and Sons, Inc. Effendi, O.U (2003). Ilmu Komunikasi Teori dan Praktek. Bandung: PT Remaja Rosdakarya

Fajri, E.Z & Senja, R.A (2002). Kamus Lengkap Bahasa Indonesia. Yogyakarta: Difa Publisher.

Hetherington, E.M & Parke, R.D (1999). Child Psy- chology: A Contemporary Viewpoint. (5th ed). Boston: Mc Graw-Hill College

Hurlock, E.B (1992). Psikologi Perkembangan: Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan. Edisi 5. Jakarta: Erlangga

Indrayanti (2003). Hubungan antara berpikir Positif dengan Somatisasi. Jurnal Psikologi Insight. Vol.2.Hal.32-42

Johnson, J.& Werner, F. (1992). Child Abuse and Neglect: The Educator’s Role Reporting and Prevention. Colorado: Colarodo Aurora Public Schools.

Kedaulatan Rakyat (2002) Undang-Undang Perlindungan Anak: Masih Banyak Pasal yang tidak Konsisten. 13 Oktober. Yogyakarta: PT-BP Kedaulatan Rakyat

Mussen, P. H, Conger, J.J Kagan, J & Huston, A.C (1994). Perkembangan dan Kepribadian Anak. Terjemahan: F. X. Budiyanto Edisi 6.Jakarta: Arcan

Nevid, J.S, Rathus, S.A, & Greence, B (1997). Ab- normal Psychology in a Changing World. (3rd-ed). New Jersey: Prentice-Hall, Inc

Newberger, E.H (1982). Child Abuse. (1st ed). United State of America: little Brown and Company Boston

Papalia, d. E, Olds, S.W & Feldman. R.D (2002). A Child’s World: Infancy through Adolescence (9th ed). New York: McGraw-Hill Companies

Poernomo, S (1999) Penganiayaan Anak. Majalah Kedokteran Indonesia, vol. 41, 713-718

Putra, H.S (1999). A Focussed study On Child Abuse in Six selected Provinces in Indonesia. Laporan Penelitian. Yogyakarta: Unicef United Nations children’s Fund Centre For Tourism Research and Development Gadjah Mada University

Qomariyah, S.J. (2001). Hubungan antara Harga Diri Ibu dengan Tidak kekerasan Fisik terhadap Anak. Skripsi. Tidak diterbitkan. Yogyakarta: Fakultas Psikologi Universitas Wangsa Manggala

Rasyid, I. (2001). Hadiah dan Hukuman: Sosialisasi kekerasan dalam Mendidik Anak. Seri Skripsi. Yogyakarta: Kesan Kelompok Studi Antro Samalin, N. & Whitney, C (2003).1….2….3….sayang

semuanya: Panduan Praktis Membesarkan Anak Tanpa Menbeda-bedakan. Terjemahan: Rahmani Astuti. Cetakan I Bandung: kaifa

Soetjiningsih. (1995). Tumbuh Kembang Anak. Jakarta: Buku Kedokteran EGC

Stanhope, M&Lancaster, J (1996). Commutiny Health Nursing: Promoting Health of Aggregate, Families, and Individuals (4th ed). Missouri: Mosby Year Book, Inc

Suyanto, B. Hariadi, S,S,Nugroho, P.A, Basuki, L, Mutain, Ariadi, S, Karnaji, Jalal,M& Sudarso (2000). Tindak Kekerasan Mengintai Anak-Anak: Studi Tentang Pola Terjadinya Tindak

Kekerasan dan Pelanggaran terhadap Hak-hak Anak di Luar Jawa Timur. Surabaya: Lutfansah Mediatama

Wenar, C (1994). Developmental psychology: From Infancy through Adolescence : New York: McGraw-Hill, Inc

Article Metrics

Abstract view(s): 268 time(s)
PDF: 130 time(s)

Refbacks

  • There are currently no refbacks.