KEPERCAYAAN DIRI PADA TUNA NETRA (STUDI KASUS PENGGUNA ILMU GETARAN PERGURUAN PENCAK SILAT BELADIRI TANGAN KOSONG MERPATI PUTIH)

Afif Nur Rasyidah

DOI: https://doi.org/10.23917/indigenous.v13i1.2323

Abstract

Pada kenyataannya tuna netra tidak dapat melihat secara normal, tetapi melalui pelatihan ilmu getaran yang di perkenalkan oleh Perguruan Pencak Silat Beladiri Tangan Kosong Merpati Putih mereka mampu mengoptimalkan panca inderanya yang lain. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui gambaran kepercayaan diri pada tuna netra pengguna ilmu getaran PPS Betako Merpati Putih. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Metode pengumpulan datanya menggunakan wawancara, observasi, dokumentasi, serta skala pengukuran psikologi yaitu skala kepercayaan diri. Pada penelitian ini hanya terdapat satu orang yang berkedudukan sebagai informan utama, yaitu seorang tuna netra yang mengikuti pelatihan di PPS Betako Merpati Putih. Hasil yang diperoleh yaitu keikutsertaan informan berlatih ilmu getaran di Merpati Putih membuat informan mendapatkan sedikit banyak peningkatan, baik dalam penglihatan, kesehatan tubuh, maupun interaksi sosialnya dan semakin banyak pula kepercayaan yang diberikan orang lain kepada informan.

Full Text:

PDF

References

Agustian, A.G. (2005). Rahasia Sukses Membangun Kecerdasan Emosi dan Spiritual ESQ : Emotional Spiritual Quotient, The ESQ Way 165 : 1 Ihsan, 6 Rukun Iman dan 5 Rukun Islam. Jakarta: Arga.

Al-Qarni, A. (2004). La Tahzan, Jangan Bersedih! (Penerjemah: Samson Rahman). Jakarta: Qisthi Press.

Alsa, A. (2004). Pendekatan Kuantitatif dan Kualitatif serta kombinasinya dalam Penelitian Psikologi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Andriyani, F. D. (2007). Hubungan antara Kepercayaan Diri dan Tingkat Pendidikan dengan Orientasi Kesuksesan Usaha. Skripsi (tidak diterbitkan). Fakultas Psikologi : Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Atkinson, Rita L., Atkinson, Richard C., and Hilgard, Ernest R. (1997). Pengantar Psikologi (Edisi Kedelapan). Jilid 1. Jakarta: Erlangga.

Chomariyah, N. (2008). Hancurkan Virus Mindermu!. Solo: Smart Media.

Daradjat, Z. (2001). Kesehatan Mental. Jakarta: PT. Toko Gunung Agung Tbk.

Faisal, S. (1990). Penelitian Kualitatif, Dasar-dasar dan Aplikasi. Malang: Yayasan Asih

Asah Asuh Malang (YA3 Malang).

Hakim, T. (2002). Mengatasi Rasa Tidak Percaya Diri. Jakarta: Puspa Swara.

Hambly, K. (1992). Bagaimana Meningkatkan Rasa Percaya Diri (Alih bahasa: F.X.

Budiyanto). Jakarta: Arcan.

Hermawan, D. (2007). Nyalakan Nyali. Solo: Smart Media.

Ilyas, S. (2004). Masalah Kesehatan Mata Anda dalam Pertanyaan-pertanyaan. Edisi ke-2. Jakarta: Balai Penerbit FKUI.

Ilyas, S., Mailangkay, H.H.B., Taim, H., Saman, R.R., Simarmata, M., dan Widodo, P.S (Eds.).(2002). Ilmu Penyakit Mata Edisi ke-2. Jakarta: CV. Sagung Seto.

Izzudin, S. A. (2006). Zero to Hero, Mendahsyatkan Pribadi Biasa Menjadi Luar Biasa. Yogyakarta: Pro-U Media.

Lauster, P. (2003). Tes Kepribadian (Penerjemah: D.H Gulo). Jakarta: PT. Bumi Aksara.

Lim, J. (2003). Metode Sukses Pribadi dalam Studi, Karier, dan Bisnis. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.

Matta, HM. Anis. (2002). Model Manusia Muslim Pesona Abad ke 21. Bandung: PT Syaamil Cipta Media.

Moleong, L. J. (1995). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Mulyana, D. (2002). Metodologi Penelitian Kualitatif, Paradigma Baru Ilmu Komunikasi dan Ilmu Sosial Lainnya. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Musawi, S. M. (2003). Hidup Kreatif Mengendalikan Gejolak Jiwa, Mengubah Problema

Menjadi Prestasi & Kesuksesan. Jakarta: Inisiasi Press.

Nasution, S. (1988). Metode Penelitian Naturalistik Kualitatif. Bandung: Tarsito.

Poerwandari, E. K. (1998). Pendekatan Kualitatif dalam Penelitian Psikologi. Jakarta: Lembaga Pengembangan Sarana Pengukuran dan Pendidikan Psikologi (LPSP3)

Fakultas Psikologi Universitas Indonesia.

Prihartanti, N. (2004). Kepribadian Sehat Menurut Konsep Suryomentaram. Surakarta: Muhammadiyah University Press.

Rahardja, D. (2008, Oktober). Pengembangan Konsep bagi Tuna Netra.(Online). Diperoleh dari http://dj-rahardja.blogspot.com/2008/10/pengembangan-konsep-bagi-tuna netra. html.

-------------- (2008, September). Ketunanetraan. (Online). Diperoleh dari http://dj- rahardja. blogspot.com/2008/09/ketunanetraan.html.

Ruwaida, A., Lilik, S., dan Dewi, R. (2006). Hubungan Antara Kepercayaan Diri dan Dukungan Keluarga Dengan Kesiapan Menghadapi Masa Menopause. Indigenous,

Jurnal Ilmiah Berkala Psikologi, Vol. 8, (2), hlm. 76-99.

Satiadarma, M. P. (2000). Dasar-dasar Psikologi Olahraga. Jakarta: PT. Primacon Jaya Dinamika.

Shodiq, B. (2005). Jadilah Remaja Berkualitas. Bandung: As Syamil.

Smith, J. D. (2006). Inklusi, Sekolah Ramah untuk Semua (Alih bahasa: Denis, Ny. Enrica). Bandung : Nuansa.

Soekanto, S. (2002). Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Somantri, T. S. (2007). Psikologi Anak Luar Biasa. Bandung: PT. Refika Aditama.

Tajuddin, M. (1979). 272 Hadits Qudsi (Penerjemah: H. Salim Bahreisy). Surabaya: PT. Bina Ilmu.

Teviningrum, S. (2007, Juni). Melihat Tanpa Mata. (Online). Diperoleh dari http://kintoko78. multiply.com/journal/item/8/MELIHAT_TANPA_MATA

Walgito, B. (2000). “Peran Orangtua dalam Pembentukan Kepercayaan Diri: Suatu Pendekatan Psikologi Humanistik”. Dalam Supratiknya, Faturochman, dan Sentot Haryanto (Eds). Peran Psikologi di Indonesia, Kumpulan Pidato Pengukuhan Guru Besar Fakultas

Psikologi Universitas Gajah Mada. Hlm. 69-91. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

------------ (2003). Psikologi Sosial (Suatu Pengantar). Yogyakarta : Andi.

Wardani, I. (2009, Agustus). Prestasi dari Jalan Beringin. (Online). Diperoleh dari http://infosocieta.depsos.go.id/index.php/tentang-kami.html.

Wuryantomo. (2009). Penjelasan Umum Kurikulum Standar Program Reguler Merpati Putih. File Hasil Penataran Pelatihan Nasional.

Article Metrics

Abstract view(s): 1318 time(s)
PDF: 845 time(s)

Refbacks

  • There are currently no refbacks.