Out Ward Bound Games, Salah Satu Metode Dinamika Kelompok dalam Pengembangan Sumberdaya Manusia

KI Ismara

DOI: https://doi.org/10.23917/indigenous.v0i0.4635

Abstract

Keberhasilan suatu kegiatan organisasi sangat ditentukan oleh kohesivitas, kreatifitas, dan asertivitas kerja suatu tim. Tim kerja yang robust and smart tersebut dapat dikembangkan melalui sutau pelatihan yang mengakomodasi berbagai perilaku anggota dalam dinamika kelompok. Salah satu metode pelatihan dinamika kelompok tersebut adalah melalui kegiatan out ward bound games. Tujuan out ward bound games adalah mengembangkan potensi diri agar dapat bekerja secara kelompok dengan dinamis dan berkontribusi positif. Seperti halnya pengembangan kecerdasan emosi, spiritual, adversitas, dan penerapan intelektual diri secara kelompok (ESAI-Q). Spesifikasinya adalah dapat terbangkitnya kemampuan untuk saling pengertian, saling pemahaman dan kerjasama yang sinergis dalam menyelesaikan suatu masalah secara tim dengan kreatif, proaktif, dan asertif. Tujuan tersebut diatas dapat tercapai melalui simulasi dinamika kelompok baik secara afektif, kognitif maupun psikomotorik.berdasarkan hasil meta analisis secara kualitatif terhadap pelaksanaan dinamika kelompok melalui pendekatan out ward bound games pada beberapa organisasi profit dan non profit, ternyata dapat menimbulkan output dan outcomes yang positif. Output yang dihasilkan antara lain adalah dapat mereduksi konflik pribadi, trait dan habit yang dapat berpotensi sebagai hambatan dalam pengembangan produktivitas kerja, kepuasan kerja dan motivasi kerja secara tim. Outcomes- nya berupa kesedian dan kesadaran terhadap petingnya untuk berubah, serta mau merobah lingkungan kerja melalui penanaman cooperative value yang baru.

References

Kadir, A. 2003. Mari Mendaki Gunung. Jogjakarta: Andi Offset.

Ancok, DJ. 2002. Outbound Management Training. Jogjakarta: UII Press.

Martin. 2003. Emotional Quality Management. Jakarta: Arga.

Munir, B. 2001. Dinamika Kelompok. Palembang: Penerbit UNSRI.

Cave, P. 1995. Ragam Permainan. Jakarta: Dharma Pustaka.

Corey, G. 1999. Konseling dan Psikoterapi. Bandung: Refika Aditama.

Craig, R L. 1987. Training and Development Hand Book. New York: McGraw-Hill Book.

Etington, J. 1994. The Winning Trainer. Housto: Gulf Publishing.Co.

Gibson, R. 1997. Rethinking the Future. Jakarta: Gramedia.

Hunter. 1990. Memory. London: Penguin Book.

Hunsaker, P L. 2001. Training in Managment Skill. New Jersey: Pretince-Hall.

Ima, I. 2004. Laporan Penelitian Mandiri: Kategorisasi Dampak Pelatihan Team Building di Perusahaan Profit dan Non Profit. UNY

Ismara, KI. 2002. Pendekatan Yoga Relaksasi dalam Manajemen Diri. Diklat ESM Pertamina

Moreno, J J. 2004. Music Therapy and Psychodrama. www.mmbmusic.com.

Noe, R. 2002. Employee Training & Development. New York: McGraw-Hill Book.

Provost, J.1990. Work, Play and Type: achieving balance. Palo Alto: Consulting Psychologist Press.

Ronkhe, K. 1989. A Guides to Games, Initiative, Ropes Course & Adventures. New York: Kendall Hunt Pub.

Scanell and Newstrom. 1994. The Complete Games Trainers Play. New York: McGraw-Hill.

Stoltz, P G. 2003. Adversity Quotient @ Work. Batam: Interaksa.

Wenzler, Fischer, dan Siregar. 1993. Proses Pengembangan Diri ( permainan dan latihan dinamika kelompok). Jakarta: Gramedia.

Article Metrics

Abstract view(s): 438 time(s)
PDF (Bahasa Indonesia): 75 time(s)

Refbacks

  • There are currently no refbacks.