PERASALAHAN PSIKOSOSIOSPIRITUAL DALAM FENOMENA KUMUKUS

Susatyo Yuwono, Iko Yuniarto

DOI: https://doi.org/10.23917/indigenous.v0i0.4646

Abstract

Fenomena kemukus adalah ritual religio-magis berupa ziarah ke makam Pangeran Samudro yang diikuti oleh ritual seksual, yaitu berhubungan seksual dengan lawan jenis. Ritual ini dilakukan dengan keyakinan agar memperoleh apa yang diharapkan seperti pesugihan, berhasil dalam mencocok tanam, atau sembuh dari penyakit. Akan tetapi akhirnya yang lebih menonjol dalam ritual ini adalah praktek prostitusinya. Penelitian ingin mengungkap permasalah prikososiospiritual yang melingkupi fenomena kemukus. Cara penelitian dengan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Subjek penelitian yaitu pelaku prostitusi, peziarah, warga masyarakat dan pemerintah daerah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktek prostitusi muncul karena kepercayaan yang begitu kuat terhdap alur cerita atau legenda yang sudah menyimpang yang berkembang dalam masyarakat. Selain itu adanya sikap permasif pada warga masyarakat asli atas keberadaan prostitusi terselubung, yang berarti dapat menerima adanya prakek/kegiatan prostitusi. Tingginya ketergatungan pengahasilan masyarakat pendatang atas keberadaan makam menyebabkan praktek prostitusi terus berlangsung, apalagi aparat dan pemerintah daerah juga tidak melakukan penerbitan karena kawasan ini juga menyumbang devisa yang cukup besar. 

References

Collie, Rohan 1998,”Pelecehan seksual (hubungan dominasi mayoritas dan miniritas”). Yogyakarta : PT Tiara Wacana

Dinas Sosial Kotamadya Dati II Surakarta. 1986. “Sekilas Tentang Permasalahan Wanita Tuna Susila Pada Umumnya Dan Usaha Penanganan Permasalahan Wanita Tuna Susila Di Daerah Kotamadya Dati Ii Surakarta.” Tidak diterbitkan

Kartono, Kartini. !981. “Patologi Sosial Jilid I.” Jakarta:CV Rajawali

Noach,dkk. 1984, “Kriminology.” Bandung: Tarsito

Rahman,L. 1998. “Buruk Muka Cermin Dibelah , Artikel Majalah Dan Berita Elektronik Kampus Dan Kita Online No. 004/VIII/1998.”

Soekanto, Soejono.1990. “Sosiologi Suatu Pengantar”. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Article Metrics

Abstract view(s): 79 time(s)
PDF (Bahasa Indonesia): 22 time(s)

Refbacks

  • There are currently no refbacks.