Coping Stres pada Caregiver Pasien Stroke

Yasrin Nur Fajriyati, Setia Asyanti

DOI: https://doi.org/10.23917/indigenous.v2i1.5460

Abstract

Stroke merupakan salah satu penyakit yang mematikan. Setiap tahunnya, hampir 6 juta orang dari seluruh dunia meninggal akibat stroke. Diperkirakan 25–74% penderita stroke di seluruh dunia membutuhkan bantuan seseorang untuk menjalankan kegiatannya, seseorang yang menyediakan bantuan bagi penderita penyakit kronis seperti stroke disebut caregiver. Dalam merawat pasien stroke muncul berbagai masalah yang harus dihadapi oleh caregiver dan mengakibatkan stres, untuk mengurangi atau menghilangkan stres, caregiver perlu melakukan coping. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi stres caregiver dan bagaimana bentuk coping caregiver. Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan 4 informan utama dan 4 informan pendukung. Informan utama adalah keluarga inti ebagai caregiver utama pasien stroke, sedangkan informan pendukung adalah orang yang dekat dengan caregiver yang mengetahui kegiatan caregiver dalam merawat pasien stroke. Peneliti menggunakan metode wawancara sebagai alat pengumpul data. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa para caregiver mengalami stres berupa kelelahan fisik, kelelahan psikis, adanya tuntutan dari keluarga serta masalah finansial. Para caregiver menghadapi masalah yang muncul dengan berbagai cara. Terdapat tiga bentuk coping yang berhasil terungkap pada penelitian ini, antara lain coping religius, coping berdasarkan emosi dan coping berdasarkan masalah. Coping yang dipilih dipengaruhi oleh umur, tahap kehidupan, jenis kelamin, suku & kebudayaan, status ekonomi serta dukungan sosial.

Kata kunci : caregiver, stroke, coping stres

References

Carver, Charles S., Scheier, Michael F & Weintraub, Jagdish Kumari. 1989. Assesing Coping Strategies: A Theoretically Based Approach. Journal of Personality and Social Psychology. Vol.56, No.2.

Emblem Health & National Alliance for Caregiving. 2010. Care for the Family Caregiver: A Place to Start. Diunduh dari http://www.caregiving.org/data/Emblem_CfC10_Final2.pdf. Diakses tanggal 22 Januari 2016. Pukul 15.30 WIB

Ghufron, M.N. & Risnawati, S.R. 2011.Teori-teori Psikologi.Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

Hurlock, E.B. 2002. Psikologi Perkembangan : Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan. Edisi 5 (Terjemahan oleh Istiwidayanti). Jakarta : Erlangga.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 2013. Hasil RISKESDAS Provinsi Jawa Tengah. Diunduh dari www.depkes.go.id/resources/download/general/Hasil%20Riskesdas%2020 13 pada tanggal 21 Januari 2016 pkl 09.15 WIB.

Mashudi, Farid. 2012. Psikologi Konseling. Yogyakarta : IRCiSoD

Purnama, Tata Septayuda. 2011. Hubungan Aspek Religiusitas dan Aspek Dukungan Sosial terhadap Konsep Diri Selebriti di Kelompok Pengajian Orbit Jakarta. Tesis (Tidak diterbitkan). Jakarta. Universitas Indonesia

Sarafino, Edward P. 1994. Health Psychology.2nd edition. New York : John Wiley & Sons, Inc.

Smet, Bart. 1994. Psikologi Kesehatan. Jakarta : PT Gramedia Widiasarana Indonesia.

Sundberg, Norman D., Winebarger, Allen A & Traplin, Julian R. 2011. Psikologi Klinis. Yogyakarta : Pustaka Belajar.

Taylor, Shelley E. 2012. Health Psychology.8th edition. New York : McGraw Hill International.

Thornton, Megan & Travis, Shirley S. 2003.Analysis of the Reliability of the Modified Caregiver Strain Index. Journal of Gerontology : Social Sciences. Vol. 58B, No. 2.

Triyanto, Endang. (2010). Hubungan antara dukungan suami dengan mekanisme koping istri yang menderita kista ovarium di Purwokerto. Jurnal Keperawatan Soedirman. 5, (1).

World Health Organization. 2015. Stroke, Cerebrovascular Accident. Diunduh dari http://www.who.int/topics/cerebrovascular_accident/en/ tanggal 22 Januari 2016 pukul 17.16 WIB.

World Stroke Organization. 2012. World Stroke Campaign. Diunduh dari http://www.world-stroke.org/advocacy/world-stroke-campaign tanggal 22 Januari 2016 pukul 15.35 WIB.

Article Metrics

Abstract view(s): 725 time(s)
PDF (Bahasa Indonesia): 881 time(s)

Refbacks

  • There are currently no refbacks.