Keputusan Menjadi Muslimah

Muna Faiza Amatullah, Nisa Rachmah, M. Darojat Ariyanto

DOI: https://doi.org/10.23917/indigenous.v4i1.5654

Abstract

Islam adalah agama terbesar kedua dunia setelah Kristen. Namun pada beberapa tahun terahir populasi muslim mengalami peningkatan yang cukup signifikan.Peningkatan ini tidak hanya disebabkan pertumbuhan penduduk namun juga perpindahan agama atau konversi agama.  Perpindahan tersebut membutuhkan proses pengambilan keputusan yang kompleks.Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk memahami proses pengambilan keputusan pada individu yang melakukan konversi agama atau disebut sebagai muallaf. Penelitian ini difokuskan pada muallaf perempuan usia dewasa awal.Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Informan terdiri dari 4 muallaf dengan kriteria 1) perempuan berusia 20-40 tahun; 2) mengikrarkan syahadat tidak lebih dari 3 tahun lalu; 3) keputusan pribadi. Metode pengumpulan data adalah wawancara mendalam. Sedangkan metode analisis data menggunakan metode fenomenlogi Moustakes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Proses pengambilan keputusan menggunakan pendekatan intuitif, karena cenderung cepat dan tidak melewati tahap pemilihan alternatif sedangkan faktor yang mendukung pengambilan keputusan yaitu a) kebermanfaatan untuk diri sendiri; b) keyakinan; (c) kesadaran. 3) Tipe konversi dikelompokkan menjadi 2 yaitu mendadak dan bertahap sedangkan motif konversi dikelompokkan menjadi 3 yaitu motif intelektual, afeksional dan spiritual.

References

Astley, J. (2009). The Psychology of Faith development. Dalam de Souza, M., Francis, L.J., O'Higgins-Norman, J., Scott, D.G. (Eds.),International Handbook of Education for Spirituality, Care and Wellbeing(231-245). Springer

Arifi, N. (2015). Dinamika Psikologi Konversi Agama Pada Mantan Alkoholik. Skrpsi. Universitas Negeri Sunan Kalijaga. Yogyakarta

Brice,A (2010) A Minority within a Minority :a Reposrt on covert To Islam in the United Kingdom. Faith Metters. Diunduh dari http://faith-matters.org

Brown, J. Abdallah, S & Reuben (2011). Decision Making style East and West: Is it time to move beyond cross-cultural research?. Internasional Journal of Sociology and Atrophology Vol.3 (12)

Creswell, J.W. (2015) Penelitian Kualitatif & Desain Riset: memilih antara lima pendekatan. Ahmad Lintang. Pustaka pelajar: Yogyakarta

Chaplin, J.P. 2014. Kamus Lengkap Psikologi. Penerjemah: Kartini Kartono. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Damanik, N. (2013). Gambaran Proses Pmebuatan Keputusan dalam Melakukan Konversi Agama. Skripsi. Universitas Sumatera Utara.

Darajdat, Z. (2010) Ilmu Jiwa Agama. Bulan Bintang: Jakarta

Ghazali, I. (2013) .Ihya’ Ulmuddin Jilid 4. Republika Penerbit: Jakarta

Herdiansyah, H. (2012) Metode Penelitian Kualitatif: untuk Ilmu-Ilmu Sosial. Salemba Humanika: Jakarta

. (2015) Metodologi Penelitian Kualitatif untuk Ilmu Psikologi. Salemba Humanika: Jakarta

Hurlock, E.B. (2003) Psikologi Perkembangan suatu pendekatan sepanjang rentang kehidupan Edisi 5. Erlangga: Jakarta

Jalaluddin, H. (2001) Psikologi Agama: Edisi Revisi. Raja Grafido Persada: Jakarta

Janis & Mann (1977) Decision Making: Psychological Analysis of Conflict, Choice and commitment. The Free Press: New York

James, W. (2015). The variates of Religious Experiance: pengalaman-pengalaman Religius. Alih bahasa: Luthfi Anshari. IRCiSoD: Yogjakarta

Lunenbrug, C. (2010). The Power of Intuition: How to Use Your Gut Feeling to Make Better Managirial Decision. Internasional Journal of Management, Bussiness and Administration. Vol 13 No 1

Mandhur, I (Tanpa Tahun) Lisaanu Al-Arab. Dar Al-Ma’arif

Maryanto. (tanpa tahun). Pengambilan Keputusan Rasional vs Intuitif. Diunduh dari http://www.bppk.kemenkeu.go.id/images/postingan/magelang/unduh/intuisi.pdf

Matzler, K. Franz, B & Moordian, T. (2007). Intuitive Decision Making. MITSloon Management Review (diundur dari www.Researchgate.net

Moelong, L.J. (2004). Metode Penelitian Kualitatif. Tanpa penerjemah. Remaja Rosdakarya: Bandung

Moreka, N. (tanpa tahun). Proses Pengambilan Keputusan pada Individu Dewasa muda yang melakukan Konversi Agama karena Pernikahan. Abstark. Univeritas Indonesia. Depok

Najati, U.M. (2014) Al-qur’an wa Ilmi An-Nafsi. Dar-As-Syuruq: Kairo, Mesir

Papalia D.E., Olds, S.W, & Feldman, R.D (2009). Human Development (Perkembangan Manusia edisi 10 buku 2). Penerj: Brian Marwensdy). Jakarta: Salemba Humanika.

Pew Reseach Center (2015,April) The Future worldmReligions: Population Groth Projections, 2010-2050 why Muslim are Raising Fastest and the unaffiliated Are Shirking as share of the world Population. Diunduh dari http://www.pewresearch.org

Rambo, L.R (1993) Understainding Religious Conversion. Yale University Press. London

Rambo, L.R & Farhadian, (1999) C.E. Converting: Satges of Religious Change. In Lamb, C. & Bryan, D (Eds. Religious Conversion: Comtemporary Practik and kontroversis. Casell: London ana new York

Riegler, R.G. & Riegler, R.B.(2009) Cognitive Psychology: Applying the Science of Mind: Second Edition. Pearson Education: USA

Smith, E.E & Kosslyn, S.M. Cognitive Psychology: Mind and Brain. Pearson Educational: New Jersey

Thouless, R. (2005). Pengantar Psikologi Agama.Jakarta: Rajawali Press

Umam,K & Syafiq, M. (2014). Pengalaman Konversi Agama pada Muallaf Tionghoa. Jurnal UNESA. V 2 no 3

Qoyyim, I. (2006) Madarijus Salikin: Jenjang Spiritual Para Penempuh Jalan Ruhan Jilid I. Penerjemah: Kathur Suhardi. Pustaka kautsar: Jakarta

Article Metrics

Abstract view(s): 57 time(s)

Refbacks

  • There are currently no refbacks.