PENGARUH SARANA DAN BIAYA PENDIDIKAN TERHADAP HASIL BELAJAR DI SEKOLAH MENENGAH

Muhroji Muhroji(1*)

(1) Progran Studi PGSD FKIP Universitas Muhammadiyah Surakarta
(*) Corresponding Author

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh sarana dan biaya
pendidikan terhadap hasil belajar di sekolah menengah di kota Klaten. Apakah biaya
pendidikan merupakan variabel moderating dari sarana pendidikan terhadap hasil belajar.
Populasi penelitian adalah penyelenggara sekolah di SMU N I, SMK N I, SMK N II dan SMK N III
Klaten. Pengambilan sampel dilakukan dengan non random sampling (judge ment), wa-laupun
demikian tetap mempertimbangkan stratifikasi/ klasifikasi responden sesuai dengan tugas dan tanggung jawabnya. Masing-masing sekolah diambil sampel sebanyak 30 responden, jadi ada 120 responden. Data dikumpulkan dengan metode angket dan dilengkapi dengan metode dokumen dan wawancara. Angket dibuat tertutup dengan skala Likert. Data dianalisis dengan program SPSS for. Windows11,0 dengan teknik Regresi tunggal dan regresi berganda.Hasil penelitian menunjukkan bahwa sarana pendidikan yang ada termasuk baik, biaya pendidikan
termasuk cukup baik dan hasil belajar sekolah menengah di kota Klaten termasuk baik, artinya sudah memenuhi standard pelayanan minimal pendidikan dan pengajaran yang ditetapkan oleh Departemen Pendidikan Nasional. Sarana pendidikan dan biaya pendidikan berpengaruh positif terhadap hasil belajar. Biaya pendidikan bukan merupakan variabel mode-rating dari hubungan sarana pendidikan dengan hasil belajar.

Keywords

Sarana pendidikan, biaya Pendidikan dan Hasil belajar

Full Text:

PDF

References

BP3K, 2001, Kebijaksanaan Umum Kurikulum Berbasis Kompetensi Pendidikan Dasar dan Menengah. Jakarta: BP3K Depdiknas.

CANEDCOM International Corp. Canada, 2002, Pengembangan Sekolah Efektif. Jakarta: Depdiknas.

Depdikbud, 1999, Pedoman Akreditasi Sekolah Swasta. Jakarta: Dirjen Dikdasmen.

Depdiknas, 2000, Pedoman monitoring dan Evaluasi SMK dan BLPT. Jakarta: Direktorat Dikmenjur.

Depdiknas,2001, Pedoman Akreditasi Sekolah Menengah Kejuruan. Jakarta: Direktorat Dikmenjur.

Depdiknas, 2001, Pedoman Penyusunan Standard Pelayanan Minimal Persekolahan Bidang Pendidikan Dasar dan Menengah. Jakarta: Depdiknas.

Depdiknas, 2001, Manajemen Peningkatan Mutu Berbasis Sekolah. Jakarta Direktorat SLTP.

Depdiknas, 2003, SK Mendiknas No. 087/U/2002 Tentang Akreditasi Sekolah, http: //www.Depdiknas.go.id

Fasli Jalal dan Dedi Supriyadi, 2001, Reformasi Pendidikan Dalam Konteks Otonomi Daerah.Jakarta: Adicita Karya Nusa.

Johnes, Jill dan Taylor, Jim, 1990, Performance Indicators in Higher Education. Birmingham: SRHE dan Open University Press.

Nana Syaodih Sukmadinata, 2001, Pengembangan Kurikulum. Bandung: Remaja Rosda Karya.

Saifudin Azwar, 2001, Tes Prestasi ’98. Uogyakarta: Pustaka Pelajar.

Slamet, P H, 2003, Manajemen Berbasis Sekolah, http: //www.depdiknas.go.id.

Suyanto, 2002, UNISIA No. 46/XXV/III/2002, hal. 338-347.

Tilaar, H. A. R., 1995, 50 Tahun Pembangunan Nasional 1945-1995. Jakarta: Grasindo.

UU No. 2 Tahun 1989 tentang Sistem Pendidikan Naional. Jakarta: Dharma Bhakti

Article Metrics

Abstract view(s): 862 time(s)
PDF: 305 time(s)

Refbacks

  • There are currently no refbacks.