PERBANDINGAN EFEKTIFITAS PEMBUATAN GLUKOSA dari KERTAS BEKAS SECARA HIDROLISIS ASAM dan ENZIM

Ahmad Muhammad Fuadi

Abstract

           Kebutuhan bahan bakar yang terus meningkat serta cadangan minyak bumi yang terbatas merupakan masalah serius yang dihadapi oleh bangsa Indonesia dan dunia pada umumnya. Masalah ini telah memicu eksplorasi bahan-bahan alternative yang bisa digunakan sebagai bahan bakar pengganti bahan bakar minyak. Kertas bekas merupakan salah satu bahan alternative yang bisa diubah menjadi bahan bakar cair. Glukosa hasil hidrolisis kertas bisa difermantasi lebih jauh untuk menghasilkan etanol. Tingginya kadar selulosa di kertas merupakan keuntungan yang besar dalam memanfaatkan kertas bekas menjadi etnol. Penelitian ini mencoba untuk menghidrolisis kertas bekas untuk menjadi glukosa. Hidrolisis dilakukan secara enzimatis dan asam.  Sebanyak 5 gram kertas bekas kering dihancurkan kemudian dikukus selama 1 jam kemudian ditambah 100 mL larutan asam sulfat pada berbagai normalitas. Hidrolisis dijalankan pada suhu 90oC, hasil hidrolisis dianalisa pada berbagai waktu. Hidrolisis enzimatis dilakukan dengan menggunakan kertas bekas 5 gram yang dihancurkan terlebih dahulu, kemudian ditambah air 200 mL dan enzyme 0,3 gram. Hidrolisis dilakukan pada suhu 40oC pada berbagai waktu. Hasil penelitian menunjukkan hidrolisis enzimatis bisa mengkonversi kertas bekas menjadi glukosa lebih besar dibanding hidrolisis asam

Full Text:

PDF

References

Fuadi, A.M., dkk., 2013,Pemakaian Microwave untuk Optimasi Pembuatan Zeolit Sintetis dari Abu Sekam Padi, prosiding seminar Nasional FGDT PTM se Indonesia

Maisaroh, 2011, Hidrolisis Selulosa Bagas dengan Enzim Selulase dari Bekicot (Achatina Fulica) untuk Produksi Etanol dengan Zymomonas Mobilis A3, Master theses S2 ITS,

Sarker, Satyajid D, and Lutfun Nahar, 2007, Chemistry for pharmacy students: general, organic, and natural product chemistry, John Willey and Sons

Groggins, P.H., 1985, Unit Proses in Organic Synthetis, Fifth edition, Mc Graw Hill, Kogakasha.

Xiang, Q., Y. Y. Lee, P.O. Pettersson, R.W. Torget (2003), Heterogeneous Aspects of Acid Hydrolysis of α-Cellulose, Applied Biochemistry and Biotechnology, Vol. 105-108, 505

Martins, L.F., D. Kolling, M. Camassola, A.J.P. Dillon, L.P. Ramos, 2008, Comparison of Penicillium echinulatum and Trichoderma reesei Cellulases in Relation to Their Activity Against Various Cellulosic Substrates, Bioresource Technology, 99, 1417 dan 1424.

Sherman, Henry C, 1962, Chemistry of Food and Nutrition,8th Ed., The Macmillan Company, New York.

Roswiem AP et al. 2002. Biokimia Umum Jilid 1. Bogor: Departemen Biokimia-FMIPA Institut Pertanian Bogor.

Article Level Metrics

Refbacks

  • There are currently no refbacks.