PENGARUH KONSENTRASI LARUTAN POTASSIUM HIDROKSIDA DAN WAKTU HIDROLISIS TERHADAP PEMBUATAN ASAM OKSALAT DARI TANDAN PISANG KEPOK KUNING

Aris Kurniawan, Haryanto Haryanto

Abstract

Limbah tandan pisang banyak mengandung selulosa sebagai bahan baku dalam pembuatan asam oksalat. Pembuatan asam oksalat dari tandan pisang dilakukan melalui 4 tahapan yakni: hidrolisis, pengendapan, pengasaman, dan pengkristalan. Kandungan selulosa di dalam tandan pisang kepok kuning sekitar 35% dikonversi menjadi asam oksalat dengan hidrolisis alkali menggunakan KOH. Dalam proses hidrolisis ini menggunakan variasi konsentrasi KOH  5, 10, 15, 30, dan 40% dan waktu hidrolisis 60 menit, 75 menit, dan 90 menit. Dari  penelitian yang telah dilakukan diperoleh kadar maksimal asam oksalat dalam larutan hasil hidrolisis 45,04% dan rendemen 9,92% pada konsentrasi KOH 15% dan waktu hidrolisis 60 menit

Full Text:

PDF

References

Ahmad, S. 2006, “Pisang Budidaya, Pengolahan, dan Prospek Pasar”, Niaga Swadaya, Jakarta.

Austin, T., George, 1984, “Shreves Chemical Process Industries”, McGraw Hill Book Company.

BPTP. 2007. “Produksi Pisang di Indonesia”. http://balitbu.litbang.deptan.go.id/

Chaplin, M, 1994, “Glucose from Cellulose”, http://www.lsbu.ac.uk/biology/enztech/cellulose.html, tanggal akses : 11 Maret 2013 pukul 14.00.WIB.

Ersanghono, K, 1982, “Kimia Organik”. edisi I. IKIP Semarang.

Fessenden, R.J and Fessenden J.S, 1999, “Organic Chemistry”, Gramedia. Jakarta

Kirk- Othmer, 1981, “Encyclopedia of Chemical Technology, edition vol 15, John Wile and Son, New York.

Rismunanda, 1981, “Bertanam Pisang”, Sinar Baru, Bandung

Smith,J.M, 1981, “Chemical Engineering Kinetics”, Third edition, MC.Grow Hill Book Company, Singapore.

Soedjono, Nuryani, 1991, “Budidaya Pisang”, Bidang Ilmu Pertanian, Dahara Prize.

Article Level Metrics

Refbacks

  • There are currently no refbacks.