PEMBUATAN YOGURT SUSU SAPI DENGAN PEMANIS STEVIA SEBAGAI SUMBER KALSIUM UNTUK MENCEGAH OSTEOPOROSIS

Kun Harismah

Abstract

Telah dilakukan pembuatan yogurt dengan penambahan pemanis alami daun stevia. Stevia (Stevia rebaudiana Bertoni) termasuk family Asteraceae, daun kering mempunyai kemanisan 30 kali sukrosa dan tidak menghasilkan kalori. Yogurt sebagai produk olahan susu yang difermentasi mempunyai kandunagn gizi lebih baik dari susu dan merupakan sumber Ca yang bisa dikonsumsi untuk memenuhi kebutuhan tubuh agar terhindar dari osteoporosis. Tujuan pembuatan yogurt adalah mempelajari produksi yogurt berbahan dasar susu sapi yang difermentasi dan menambah pemanis sukrosa dan daun stevia. Rancangan acak lengkap dua variabel dengan tiga kali ulangan telah diterapkan dengan perlakuan perbandingan jumlah sukrosa, kombinasi sukrosa + daun stevia kering, dan stevia yang ditambahkan masing-masing 4:0, 1:1, 1:2, 1:3, dan 0:4. Hasilnya menunjukkan bahwa dari berbagai perlakuan tersebut semakin banyak daun stevia yang ditambahkan pada yogurt semakin banyak Ca yang diperoleh. Kadar Ca yang didapat masing-masing adalah 30,57mg, 39,33mg, 45,43mg, 58,00mg, dan 76,30mg.

 

Full Text:

PDF

References

Heaney, R.P., 2000, Calcium, Dairy Products and Osteoporosis. Journal of the American College of Nutrition, 19(2): 83S-99S.

(a). Almatsier, Sunita, 2004, Prinsip Dasar Ilmu Gizi, Gramedia Pustaka Utama, Jakarta. (b). Islam, M.Z., Lamberg-Allardt, C., Kärkkäinen, M., and Ali, S.M.K., 2003, Dietary Calcium Intake in Premenopausal Bangladeshi Women: Do Socio-Economic or Physiological Factors Play Rolae?, European Journal of Clinical Nutrition 57:674–680

Mena, B. and Aryana K. J., 2012, Influence of Ethanol on Probiotic and Culture Bacteria Lactobacillus bulgaricus and Streptococcus thermophilus within a Therapeutic Product, Open Journal of Medical Microbiology, 2: 70-76

Mishra, N. 2011. An Analysis of antidiabetic activity of Stevia rebaudiana extract on diabetic patient, Journal of Natural Science Researc., 1(3): 1-10. http://www.iiste.org/Journals/index.php/JNSR/article/view/1215/1136. Diakses 2 September 2014

Surajudin, Kusuma, F.R., Purnomo, D., 2006. Yoghurt, Susu Fermentasi yang Menyehatkan, Agromedia Pustaka, Jakarta, halaman: 7-47.

Hendriani R., Rostinawati, T., Kusuma, S.A.F., 2009, Penelusuran Antibakteri Bakteriosin dari Bakteri Asam Laktat dalam Yoghurt Asal Kabupaten Bandung Barat terhadap Staphylococcus aureus dan Escherichia coli, Laporan Akhir Penelitian Peneliti Muda (Litmud), Unpad, Bandung.

Savita, S.M., K. Sheela, Sharan Sunanda, A.G. Shankar dan Parama Ramakrishna, 2004, Stevia rebaudian-A functional component for food industry, J. Hum. Ecol., 15(4): 261-264.

mpbio, 2014, O-cresolphtalein-complexon, http://www.mpbio.com, diakses 6 Oktober 2014

Dewan Standarisasi Nasional, 1998, SNI Susu Segar SNI 01-3141-1998, Dewan Standarisasi Nasional, Jakarta

Shah N.P., 2000, Symposium: Probiotic Bacteria. Probiotic Bacteria: Selective Enumeration and Survival in Dairy Foods. J Dairy Sci 83 (4): 894-907

Widodo, W., 2002, Bioteknologi Fermentasi Susu, Pusat Pengembangan Bioteknologi, Universitas Muhammadiyah Malang

Seema, T., 2010, Stevia rebaudiana: A medicinal and nutraceutical plant and sweet gold for diabetic patients, IJPLS, 1(8):451-457

Harismah, K., Shofi , A., Sarisdiyanti, M., dan Fauziyah, R.N., 2014, Potensi Stevia sebagai Pemanis Non Kalori Pada Yoghurt, Prosiding Seminar Nasional Hasil-hasil Penelitian dan Pengabdian Unimus. Peran Pangan Fungsional Berbasis Pangan Lokal dalam Peningkatan Derajat Kesehatan, Semarang, 9 Agustus 2014, hal. 103-106.

Badan Standardisasi Nasional (BSN), 2009, Standar Nasional Indonesia (SNI) Yogurt SNI 2981_2009, Badan Standardisasi Nasional, Jakarta

Van den Berg, P., Van Haard, P.M.M, Van den Bergh, J.P.W., Niesten, D.D, Van der Eist, M., and Schweitzer, D.H., 2014, First Quantification of Calcium Intake from Calcium-Dense Dairy Products in Dutch Fracture Patients (The Delft Cohort Study), Nutrients, 6: 2404-24.

Article Level Metrics

Refbacks

  • There are currently no refbacks.