Motif Remaja dalam Menggunakan Media Baru (Studi Pada Remaja di Daerah Sub-Urban Kota Bandung)

Alila Pramiyanti, Idola Perdini Putri, Reni Nureni

DOI: https://doi.org/10.23917/komuniti.v6i2.2783

Abstract

Teknologi internet telah memunculkan media baru dengan interaktivitas dan koneksivitas
yang sangat tinggi. Remaja usia 15-18 merupakan golongan digital native yang gemar menggunakan
media baru. Penelitian yang mengunakan metode survei dengan analisis deskriptif kuantitatif ini,
membahas perilaku dan motif penggunaan media baru oleh remaja sub-urban di Kota bandung.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melakukan pemetaan perilaku dan motif penggunaan media
baru. Teknik sampling yag digunakan adalah teknik aksidental. Sementara itu jumlah sampel
pada penelitian ini adalah 300 siswa SMA yang berasal dari empat SMA di Kabupaten Bandung
yang merupakan daerah sub-urban Kota Bandung. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa
penggunaan remaja sub-urban media baru berada dalam kategori heavy user. Sedangkan motif yang
paling menonjol adalah motif kognitif, dimana para remaja menjadikan media baru sebagai beragam
sumber informasi.

Full Text:

PDF

References

Baldwin, John R, Perry, S.D & Moffit, M.A (2004). Communication Theories for Everyday Life. Boston,

Pearson Education INC

Boyd and Ellison (2007). Social Network Sites, Journal of Computer- Mediated Communication, Vol

, pp. 210-230.

Choo, C-W., Detlor, B., & Turnbull. D. (2000). A behavioural model of information seeking on the web: an

integrated model of browsing and searching, http://firstmonday.org/issues/issues5_2/choo/index.

html

Devito, Joseph A (2009). Essentials of Human Communication.Pearson College Dision

Eeva-Liisa, E. (1998). University students’s information seeking behaviour in a changing learning environment,

diakses pada www.shef.ac.uk/infers/isic/eeskola.html

Flew, Terry. (2005). New Media: An Introduction (2nd Edition). Oxford: Oxford University Press.

Gerungan, W.A. (2004). Psikologi Sosial. Bandung: Refika Aditama.

Gleeson, A. C. (2001). Information-Seeking Behaviour of Scientists and Their Adaptation to Electronic

Journals. Masters theses, University of North Carolina at Chepel Hill, diakses pada www.shef.

ac.uk/infers/isic/eeskola.html

Griffin Em (2006). A First Look at Communication Theory.USA, McGraw Hill.

Hargittai, E. & Hinnant, A. (2006). Towards a Social Framework for Information Seeking.diakses pada

http://ksghome.harvard.edu/-pnorris/acrobat/digitalch3.pdf

Horrigan, John B. (2002). New Internet Users: What They do Online, What They Don’t and Implications for

the Net’s future. http://www.pewinternet.org/pdfs/New_Users_Report.pdf.

Knapp, L. Mark & Daly, A. John. (2002). Handbook of Interpersonal Communication (3

rd

ed.).

London: Sage Publication.

Meyers, E.M., Nathan, L.P. & Saxton, M.L. (2006), Barriers to information seeking in school libraries:

Conflicts in perceptions an practice, information research. tersedia pada http://informationr.net/

ir/12-2/paper295.html

Matzoukou, Konstantina. (2005). A Review of web information seeking research: Considerations method

and foci of interest, tersedia pada http://informationr.net/ir/10-2/paper215.html

Sugiyono (2010). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung, Alfabeta

Sugiyono (2011). Statistika untuk Penelitian. Bandung, Alfabeta

Motif Remaja dalam Menggunakan Media Baru

Rakhmat, Jalaluddin. (2007). Psikologi Komunikasi. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Riduan (2010). Metode dan Teknik Menyusun Tesis. Bandung, Alfabeta

The Graphic, Visualization & Usability Center, the Georgia Institute of Technology (2008). http://

www.cc.gatech.edu//gvu/user_surveys

The Habibie Center, (2010). Cerdas Bermedia untuk Toleransi: Modul dan Laporan Kegiatan. Jakarta: The

Habibie Center.

Uchjana, Onong (2003). Ilmu, Teori dan Filsafat Komunikasi. Bandung : PT. Citra Aditya Bakti.

Wilson, Carolyn, (2011). Media and Information Literacy: Curriculum for Teachers. Paris: UNESCO.

Wood, Andrew F. dan Smith , Matthew J.(2005). Online Communication. New Jersey, Laurance

Erlbaum Associates Inc. Publisher

YPMA (2011). Memahami Interaksi Remaja dengan Internet. Jakarta: YPMA.

Zimic, Sheila. (2009). Not So ‘Techno Savvy’: Challenging the Stereotypical Image of Net Generations.

Jurnal Digital & Education, Volume 1 (2), 2009. URL: http://www.digitalcultureandeducation.

com/cms/

Article Metrics

Abstract view(s): 463 time(s)
PDF: 1535 time(s)

Refbacks

  • There are currently no refbacks.