TAFSIR AYAT-AYAT KEBERAGAMAAN

Abddullah Mahmud

Abstract

Dalam masyarakat global-plural dimanapun, khususnya Indonesia yang ditandai dengan kemajuan bahasa, budaya, suku, ras dan agama, gesekan dan persinggungan antar anggotamasyarakat yang berbeda itu seringkalimenjadi potensi laten yang sewaktu-waktu dapat meledak dan menimbulkan konflik horizontal. Akibatnya, kehidupan semakin jauh dari kata harmonis dan ko-eksistensi damai. Padahal kehipan yang harmonis dan penuh dengan kedamaian merupakan cita-cita bersama yang harus diperjuangkan bersama. Dari sudut pandang awsli, perlu ditinjau kembali ajaran-ajaran kitab suci, al-Qur’an melalui karya tafsir dari para pakarnya. Dalam artikel ini ada tiga mufasir moderen yang akan ditelusuri karya tafsirnya. Khususnya yang terkait dengan ayat-ayat Al-Qur’An yang berbicara tentang agama-agama. Dari telaah yang dilakukan dapat dikemukakan bahwa ketiga mutasi hampir sama pendapatnya, bahwa Islam adalah agama universal dan tidak bersifat ekslusif. Inklusifisme Islam adalah bahwa keselamatan dapat diperoleh melalui keperayaan kepada Tuhan yang Esa, hari Akhir, dan amal shaleh (konstruktif). 

Keywords

tafsir, ayat, keberagaman

Full Text:

PDF

References

Al-Qur’an dan Terjemahnya. Depag. 1999.

Abdullah Saeed, 2016. Pengantar Studi Al-Qur’an, Yogyakarta, Baitul Hikmah Press.

Ali, Abdullah Yusuf, 1934. The Glorius Kur’an, Translation and Commentary, Beirut, : Daar al Fikr.

Asad, Muhammad, 1980. The Message of the Qur’an, translation ed and explained by. Gibraltar, dar al Andalus.

Fazlur Rahman. 1983. Major Themes of the Qur’an, Terj, Bandung: Penerbit Pustaka.

Gustave L von Grunebaum, ed. 1983. Unity and Variety in Muslim Civilization, Terj, Jakarta: Yayasan Obor.

Muhammad Quraish Shihab. 2002. Tafsir Al Mishbah, Pesan Kesan dan Keserasian al-Quran, Jilid I, Jakarta: Lentera Hati.

Muhammad Imarah, 1999. Al-Islam wat-Ta’addudiyah: al Ikhtilaf wat Tanawwi fi Itharil Wihdah, terj. Jakarta: Gema Insani Press.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.