Optimalisasi Peran Bina Keluarga melalui Kelas Senam Lansia Kampung KB Pucangsawit, Surakarta

Rina Sri Widayati(1*), Dewi Kartika Sari(2), Dita Mirawati(3), Wahyuni Wahyuni(4)

(1) Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Aisyiyah Surakarta
(2) Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Aisyiyah Surakarta
(3) Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Aisyiyah Surakarta
(4) Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Aisyiyah Surakarta
(*) Corresponding Author

Abstract

Proporsi penduduk di atas 60 tahun di dunia tahun 2000 sampai 2050 akan berlipat ganda dari sekitar 11% menjadi 22%, atau secara absolut meningkat dari 605 juta menjadi 2 milyar lansia. Lansia sangat berisiko mengalami jatuh, hal ini disebabkan oleh faktor aktivitas, penurunan kemampuan fisik, penyakit yang diderita dan faktor lingkungan. Hasil wawancara dengan lansia di Kelurahan Pucangsawit Jebres Surakarta didapatkan mayoritas belum mengetahui mendeteksi dini risiko jatuh pada lansia. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat tentang deteksi dini risiko jatuh pada lansia dan dapat mempraktekkan senam keseimbangan. Metode yang diterapkan dalam pengabdian masyarakat adalah sosialisasi dan pendidikan kesehatan mengenai deteksi dini risiko jatuh pada lansia dan penatalaksanaannya dengan senam keseimbangan. Kegiatan sosialisasi mengenai deteksi resiko tinggi pada lansia dan simulasi senam keseimbangan bagi lansia dilaksanakan pada hari yang sama masyarakat yang telah dilakukan pada hari Kamis tanggal 11 Juli 2019 di Taman Cerdas Puntadewa Kelurahan Pucangsawit Jebres Surakarta. Kegiatan pengabdian masyarakat diikuti oleh 30 orang. Observasi kegiatan pengabdian masyarakat yang meliputi penyuluhan kesehatan dan pelatihan senam keseimbangan bahwa mayoritas peserta aktif dalam mengajukan pertanyaan maupun menjawab pertanyaan yang diberikan oleh tim pengabdian masyarakat serta dapat mempraktekkan senam keseimbangan. Pemberian pendidikan kesehatan tentang deteksi dini risiko jatuh pada lansia telah membuktikan bahwa pengetahuan dan keterampilan masyarakat meningkat setelah diberikan penyuluhan terlihat dari nilai pre dan post test para kader lansia.

Keywords

optimalisasi, keluarga, senam lansia

References

Bahtiyar, Lutfi (2011) GDS: Hadi dan Kris Pranaka. 2010. Buku Ajar Boedhi Darmojo GERIATRI. Jakarta: Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.

Berkshire. 2008. Balance Exercise; dari www.royalberkshire.nhs.uk diakses 19 Juli 2019

BPS. (2013). Penduduk lanjut usia. Diambil dari http://www.menegpp.go.id/v2/index.php/datadaninformasi/ kependudukan

Darmojo, B. (2009). Buku Ajar Geriatri (Ilmu Kesehatan Usia Lanjut). Jakarta: FKUI

Fatmah., 2013. Masalah Gizi Usia Lanjut: Upaya Penelitian & Pengembangan. dalam Memanusiakan Lanjut Usia Penuaan Penduduk & Pembangunan di Indonesia. Yogyakarta: SurveyMeter.

Guyton, A.C. and Hall J.E. (2007). Buku Ajar Fisiologi Kedokteran. Edisi 10. Jakarta: EGC

Novita Joseph. Manfaat senam lansia untuk tingkatkan kebugaran (https://hellosehat.com/hidup-sehat/kebugaran/senam-lansia-untuk-kebugaran/)

Herawati, I dan Wahyuni. (2004). Perbedaan Pengaruh Senam Otak dan Senam Lansia Terhadap Keseimbangan Pada Orang Lanjut Usia. Infokes,

Kloos A D dan Heiss D G. 2007. Exercie for Impaired Balance. Kisner C & Colby L.A 5thed. Therapeutic Exercise. Philadelphia

Kusnanto. (2007). Peningkatan Stabilitas Postural Pada Lansia Melalui Balance Exercise, (Me d i a Ners, Volume 1, Nomor 2, Oktober 2007)

Komariah, S. 2015. Peran Perawat Dalam Menurunkan Insiden Keselamatan Pasien Jatuh.[Online] available: http://manajemen rumahsakit.net/files/siti%20komariah %20_peran%KEP%20 dalam %20IKP.pdf [19 Juli 2019]

https://digilib.esaunggul.ac.id/public/UEU-Undergraduate-6046-bab1.pdf Kejadian Jatuh Pada Lansia

Madureira MM, Takayama L, Gallinaro AL, Caparbo VF, Costa RA, Pereira RMR. 2006. Balance Training Program Is Highly Effective In Improving Functional Status And Reducing The Risk Of Falls In Elderly Women With Osteoporosis : A Randomize Controlled Trial. San Paulo: International Osteoporosis Foundation And National Osteoporosis Foundation. 18: 419- 425

Maryam. (2008). Mengenal Usia Lanjut dan Perawatannya. Jakarta: Salemba Medika

Meril,dkk.2016. Pengaruh senam lansia terhadap keseimbangan tubuh pada lansia di lingkungan Dajan Bingin Sading.Jurnal keperawatan Community of publishing in nursing Ners volume 4 no 1 April (2016) hal 24-27.

Mubarak. (2009). Ilmu Keperawatan Komunitas dan Aplikasi Buku 2. Jakarta: Salemba Medika

Nugroho (2008). Keperawatan Gerontik. Buku Kedokteran EGC: Jakarta.

Pavlou M. 2010. Principle of Vestibular Rehabilitation; diakses dari www.elearningdigital.com/will/ principle_of_Vestibular_Rehabilitation/Prin ciples_of_Vestibular_Rehabilitation_print.html [18 Juli 2019]

Potter, Perry, (2006), Buku Ajar Fundamental Keperawatan: Konsep, Proses dan Praktik, Edisi 4, Volume 2, Alih Bahasa Renata Komalasari, Editor Monica Ester, dkk, Jakarta: EGC

Pudjiastuti & Utomo. 2003. Fisioterapi pada Lansia. Jakarta: EGC

Sumintarsih. (2006). Kebugaran Jasmani Untuk Usia Lanjut. Yogyakarta: UPN Veteran

Article Metrics

Abstract view(s): 539 time(s)
PDF (Bahasa Indonesia): 502 time(s)

Refbacks

  • There are currently no refbacks.