Lingkungan Literasi Di Rumah Pada Anak Pra Sekolah

Mulyo Manggih Widodo, Lisnawati Ruhaena

DOI: https://doi.org/10.23917/indigenous.v3i1.3059

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami, dan mendeskripsikan lingkungan literasi di rumah pada anak pra sekolah. Informan pada penelitian ini berjumlah 54 informan yang diambil dengan purpossive sampling. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan menggunakan angket untuk mengumpulkan data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) lingkungan literasi dirumah pada anak pra sekolah terdiri dari  kesadaran orangtua akan pentingnya pengajaran literasi sejak dini, yaitu kebiasaan orangtua dalam melakukan kegiatan literasi sebagai kegiatan yang dilakukan sehari-hari sehingga aktivitas itu juga diterapkan kepada anak usia pra sekolah, kegiatan yang dilakukan orangtua dan anak dilakukan secara bersama-sama dan interaktif dan didukung oleh bahan atau kelengkapan alat yang dapat membantu berkembangnya kemampuan literasi anak. (2) Faktor pendukung literasi dirumah yang ditemukan peneliti pada penelitian ini adalah berupa kesadaran orangtua akan pentingnya kemampuan literasi awal di lingkungan rumah, aktivitas sehari-hari yang dilakukan oleh informan, kebiasaan membaca bersama, kelengkapan bahan literasi dirumah berupa buku cerita, alat tulis, mainan, dan kegiatan bersama anak yang mendukung literasi diruma. (3) Faktor penghambat dalam mengajarkan literasi dirumah yang ditemukan peneliti: pendapatan keluarga yang mayoritas rendah, keterbatasan bahan bacaan informan dan suami dirumah serta keterbatasan bahan pendukung literasi dirumah yang disediakan oleh informan.

References

Agung. (2012, Juli 17). Literasi di Rumah Berpengaruh Kuat Pemahaman Anak Dalam Membaca. Dipetik Oktober 23, 2015, dari Situs Berita Universitas Gadjah Mada: https://ugm.ac.id/id/berita/4398-literasi.di.rumah.berpengaruh.kuat.pemahaman.anak. dalam.membaca

Burgess, S. R. (2002). Shared reading correlates of early reading skills. Diambil kembali dari Reading Online: http://www.readingonline.org/articles/art_index.asp?HREF= burgess/index.html

Bus, A. G., Van, I., M. H., V. I., & Pelligrini, A. D. (1995). Joint book reading makes success in learning to read: a meta-analysis on intergenerational transmission of literacy. Review of Educational volume 65, 1–21.

Haugland, S. (2000). What role should technology play in young children’s learning? Part 2. Early childhood classrooms in the 21st century: Using computers to maximize learning. Young Children, 55(1), 12-18.

Hidayat, A. A. (2008). Pengantar Ilmu Kesehatan Anak untuk Pendidikan Kebidanan. Jakarta: Salemba Medika.

Katz, A. (1997). Membimbing Anak Belajar Membaca. Surakarta: Arcan.

Martini, J. (2006). Perkembangan Pengembangan Anak Usia Taman Kanak Kanak: pedoman bagi orang tua dan guru. Jakarta: PT Grasindo.

Roberts, J., Jurgens, J., & Burchinal, M. (2005). The role of home literacy practices in preschool children’s language and emergent literacy skills. Journal of Speech, Language, and Hearing Research, 48, 345–359.

Sadr, A. J., Juhari, R., Mansor, M., Esmaeili, N. S. (2015). Home Environment and Emergent Literacy among Young Children in Iran. Asian Social Science, 11.

Schmitt, S. A., Simpson, A. M., & Friend, M. (2011). longitudinal assessment of the home literacy environment and early language. Infant and Child Development, 20(6), 409-431.

Theo, R., & Martin, H. (2004). Pendidikan Anak usia dini: tuntunan psikologis dan pedagogis bagi pendidik dan orang tua. Jakarta: PT. Gramedia Widiasarana.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.